Berita Terkini
Trending Tags

Bupati Madiun Kukuhkan Tim Jitupasna, Percepat Penanganan Pascabencana Secara Akuntabel

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • visibility 132
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto mengukuhkan Tim Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) Kabupaten Madiun.

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dengan mengukuhkan Tim Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna), Senin (15/6/2026). Tim tersebut dibentuk untuk memastikan penanganan pascabencana dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan akuntabel, sekaligus mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi Wakil Bupati Madiun dr Purnomo Hadi dan Sekretaris Daerah Sigit Budiarto di Ruang Rapat Eka Kapti, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspem) Caruban. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Madiun dalam menghadapi potensi kemarau panjang dan masa peralihan musim yang rawan memicu berbagai bencana.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan Tim Jitupasna melibatkan 10 organisasi perangkat daerah (OPD), 90 Desa Tangguh Bencana (Destana), PMI, serta Basarnas Kabupaten Madiun.

“Tim ini dibentuk untuk mempercepat asesmen dampak bencana, menghitung kerusakan dan kerugian secara akurat, serta menyusun kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana,” ujar Boby.

Menurutnya, hasil kajian tim nantinya akan menjadi acuan pemerintah daerah dalam menentukan prioritas program, alokasi anggaran, hingga pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi yang terintegrasi.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan pembentukan Tim Jitupasna dilakukan karena penanganan pascabencana selama ini dinilai masih membutuhkan waktu cukup panjang akibat proses koordinasi lintas instansi.

“Dengan adanya Jitupasna ini, insyaallah dalam menangani pascabencana bisa lebih cepat kita atasi. Kami tidak ingin masyarakat terlalu lama merasakan dampak dan trauma akibat bencana,” kata Bupati yang akrab disapa Mas Hari Wur.

Image Not Found
Pengukuhan Tim Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) Kabupaten Madiun.

Ia menjelaskan, keberadaan tim tersebut akan memangkas proses administrasi dan mempercepat pengambilan keputusan saat terjadi bencana. Tim yang telah dibentuk memiliki kewenangan melakukan pengkajian kebutuhan pascabencana sejak awal sehingga kebutuhan penanganan dapat segera dihitung dan diusulkan.

“Prinsipnya harus cepat, tepat, dan akuntabel. Saat terjadi bencana, keesokan harinya sudah bisa dilakukan analisis, lalu segera ditindaklanjuti. Dengan begitu proses pencairan anggaran dan penanganan di lapangan bisa lebih cepat,” ujarnya.

Selain memperkuat penanganan pascabencana, Pemkab Madiun juga mulai mengantisipasi potensi bencana saat musim kemarau, terutama kebakaran lahan dan permukiman.

Hari mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, khususnya tidak membuang puntung rokok sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran saat kondisi cuaca kering.

“Kalau kemarau biasanya yang perlu diantisipasi adalah kebakaran. Kami sudah mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan,” katanya.

Meski demikian, ia optimistis ancaman kekeringan di Kabupaten Madiun relatif terkendali karena daerah tersebut memiliki sumber daya air yang melimpah.

Untuk mendukung kesiapsiagaan, Pemkab Madiun juga memastikan sarana, prasarana, serta anggaran penanggulangan bencana telah disiapkan.

“Insyaallah semuanya sudah kami siapkan, termasuk anggaran. Kami tidak ingin masyarakat yang terdampak bencana harus menunggu terlalu lama untuk kembali pulih dan beraktivitas,” pungkasnya.(Tov).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krs/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • 337 Jemaah Haji Kloter 51 Tiba di Magetan, Satu Jemaah Wafat di Tanah Suci

    337 Jemaah Haji Kloter 51 Tiba di Magetan, Satu Jemaah Wafat di Tanah Suci

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Suasana haru dan bahagia menyelimuti Pendopo Surya Graha, Kabupaten Magetan, Jumat (27/06/2025) sore, saat ratusan jemaah haji kloter 51 asal Magetan tiba kembali di tanah air. Kedatangan mereka disambut hangat oleh jajaran Forkopimda, keluarga, serta kerabat yang telah menanti sejak siang hari. Sebanyak 337 jemaah haji tiba menggunakan delapan armada […]

    Bagikan
  • Residivis Pembobol Counter HP di Ponorogo Ditangkap Polisi

    Residivis Pembobol Counter HP di Ponorogo Ditangkap Polisi

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang spesialis pembobol counter handphone di Ponorogo akhirnya ditangkap polisi setelah menjual barang hasil curiannya ke Jawa Tengah. Pelaku diketahui bernama Suyanto, warga Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Ponorogo. Ia kembali berurusan dengan hukum setelah terbukti membobol sebuah counter HP di Kecamatan Balong dan menggasak 14 unit handphone milik korban. Kasatreskrim […]

    Bagikan
  • Seni Gembrung Dilestarikan Lewat Festival dan Pelatihan di Kota Madiun

    Seni Gembrung Dilestarikan Lewat Festival dan Pelatihan di Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seni tradisional Gembrung yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terus dijaga kelestariannya di Kota Madiun. Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Madiun berkomitmen untuk melestarikan warisan budaya tersebut melalui berbagai program pelatihan dan pemberian bantuan alat kesenian. “Kami telah mengadakan pelatihan seni Gembrung […]

    Bagikan
  • Diduga Gelapkan Aset Desa, Kades Sidoharjo Pulung Didemo Warga

    Diduga Gelapkan Aset Desa, Kades Sidoharjo Pulung Didemo Warga

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Belasan warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, menggelar aksi demonstrasi menuntut Kepala Desa Sidoharjo, Brian Handika, mundur dari jabatannya. Kades dan seorang perangkat desa, Bima Prasetyo diduga terlibat dalam tindak pidana penggelapan aset desa. Mereka dituding menggadaikan kendaraan dinas desa, sepeda motor berplat merah AE 2779 SP, senilai Rp […]

    Bagikan
  • DPRD Madiun Soroti Potensi Pariwisata Belum Tergarap, Dinilai Bisa Dongkrak PAD

    DPRD Madiun Soroti Potensi Pariwisata Belum Tergarap, Dinilai Bisa Dongkrak PAD

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menilai masih banyak potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang belum dimaksimalkan oleh Pemerintah Kabupaten Madiun. Salah satu sektor yang dinilai memiliki peluang besar untuk meningkatkan pendapatan daerah adalah pariwisata. Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun, Purwadi, mengatakan Kabupaten Madiun memiliki modal yang kuat untuk mengembangkan sektor wisata. Selain […]

    Bagikan
  • Harga Telur Lesu, Peternak Ayam Petelur di Magetan Terpaksa Gadai Sertifikat hingga Jual Sapi demi Bertahan

    Harga Telur Lesu, Peternak Ayam Petelur di Magetan Terpaksa Gadai Sertifikat hingga Jual Sapi demi Bertahan

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sejumlah peternak ayam petelur di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menghadapi tekanan ekonomi setelah penjualan telur mengalami perlambatan dalam beberapa pekan terakhir. Meski harga telur sempat membaik, kondisi tersebut belum mampu menutup kerugian yang telah mereka alami selama berbulan-bulan akibat tingginya biaya produksi dan rendahnya harga jual. Di Kelurahan Alas Tuwo, […]

    Bagikan
expand_less