Berita Terkini
Trending Tags

Menjelang Lebaran, Gas Elpiji 3 Kilogram di Ngawi Langka, Warga Terpaksa Beralih ke Kayu Bakar

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • visibility 247
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lebih dari dua pekan warga di Ngawi kesulitan mendapatkan gas melon, (13/3/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Sudah lebih dari dua pekan, warga kesulitan mendapatkan gas melon tersebut di tingkat pengecer. Hal itu membuat sebagian dari warga terpaksa kembali menggunakan kayu bakar untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Di Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, situasi tersebut membuat warga harus berkeliling dari satu pengecer ke pengecer lain. Namun, gas tetap sulit didapat. Kalaupun tersedia, harganya melonjak drastis hingga mencapai Rp35.000 per tabung, jauh di atas harga sebelumnya yang berkisar Rp22.000.

Warohmah, salah satu warga, mengaku kondisi ini terjadi sejak awal Ramadan. “Susah pak, susah. Semenjak puasa itu elpiji sudah langka. Kalau tidak, warga terpaksa pakai kayu bakar. Kalau pun ada, harganya 30 ribu ke atas,” ujarnya.

Para pengecer juga mengaku kewalahan. Jatah pengiriman dari pangkalan disebut mengalami pengurangan signifikan, dari semula 50–60 tabung menjadi hanya sekitar 20 tabung per minggu. Kondisi ini membuat mereka tidak mampu memenuhi permintaan pelanggan.

“Parah pak, parah. Elpiji langka. Saya saja hanya dijatah 20 sekarang, sebelumnya 50 sampai 60 tabung per minggu. Penyebabnya tidak tahu, katanya barang langka,” tutur Margo Sampun, salah satu pengecer di wilayah tersebut.

Kendati demikian, tidak ada konfirmasi mengenai pengurangan kuota dari pihak distributor ataupun SPBE. Namun, awak media tidak mendapatkan kesempatan melakukan peliputan di pangkalan karena pemilik melarang pengambilan gambar.

Kelangkaan gas juga dirasakan para pedagang kuliner di sepanjang Jalan Raya Desa Kedunggalar. Banyak pedagang harus berburu gas hingga ke desa tetangga, dengan harga di tingkat pengecer yang mencapai Rp30.000 hingga Rp35.000 per tabung.

Ayu Ekowati, pedagang ayam goreng, mengaku kondisi ini sangat menyulitkan. “Susah pak mencari ke sana kemari. Harganya pun 30 ribu sampai 35 ribu. Terpaksa kita beli karena jualan kita gunakan gas,” kata Ayu.

Bahkan sebagian pedagang terpaksa menutup sementara lapak dagang karena tidak mendapatkan pasokan gas untuk memasak.

Tidak hanya di Kedunggalar, kelangkaan gas elpiji 3 kilogram juga dirasakan warga di sejumlah desa di Kecamatan Widodaren. Warga berharap pemerintah segera turun tangan melakukan pengecekan distribusi serta memastikan ketersediaan pasokan menjelang Lebaran, saat kebutuhan masyarakat meningkat. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Telanjang Kaki Kapolres Kaimana Cekatan Tanam Jagung Serentak

    Telanjang Kaki Kapolres Kaimana Cekatan Tanam Jagung Serentak

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Kaimana – Kapolres Kaimana, Papua Barat, AKBP Gadug Kurniawan, nampak enjoy menanam bibit jagung secara serentak. Tidak itu saja perwira dua melati di pundak bahkan nekad telanjang kaki meskipun pejabat lainya memakai sepatu boot. Moment itu dibagikan ke redaksi  Sinergia mediatama.com oleh Humas Polres Kaimana, Ipda Daniel Kawetare. Kegiatan tanam jagung serentak ini […]

    Bagikan
  • Panen Raya di Ngawi, Gubernur Khofifah Klaim Jawa Timur Menuju Kedaulatan Pangan

    Panen Raya di Ngawi, Gubernur Khofifah Klaim Jawa Timur Menuju Kedaulatan Pangan

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Jawa Timur merupakan lumbung pangan nasional dalam beberapa tahun terakhir. Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, produksi padi pada 2024 sebanyak 9,27 juta ton GKG (Gabah Kering Giling-red) dan produksi beras pada 2024 untuk konsumsi pangan penduduk mencapai 5,35 juta ton. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengklaim […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Wanti-Wanti Calon Direktur RSUD dr.Harjono

    DPRD Ponorogo Wanti-Wanti Calon Direktur RSUD dr.Harjono

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – DPRD Kabupaten Ponorogo menilai RSUD dr. Harjono harus segera berbenah. Legislatif menegaskan bahwa rumah sakit daerah terbesar di kabupaten ini membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki rekam jejak profesional dan kemampuan manajerial yang kuat. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi D DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto, menanggapi kekosongan posisi Direktur Utama RSUD dr. Harjono setelah […]

    Bagikan
  • BBPOM Surabaya Sidak Takjil di Caruban, Dua Sampel Kerupuk Diduga Mengandung Boraks

    BBPOM Surabaya Sidak Takjil di Caruban, Dua Sampel Kerupuk Diduga Mengandung Boraks

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya menemukan dua sampel kerupuk yang diduga mengandung bahan berbahaya boraks saat melakukan pemeriksaan makanan berbuka puasa di Kabupaten Madiun, Kamis (5/3/2026). Pemeriksaan dilakukan di kawasan Alun-Alun Caruban, tepatnya di sepanjang Jalan MT Haryono, Kecamatan Mejayan, yang menjadi salah satu pusat penjualan takjil selama […]

    Bagikan
  • Puluhan Siswa SDN Sidorejo 01 Wungu Mulai Terima MBG

    Puluhan Siswa SDN Sidorejo 01 Wungu Mulai Terima MBG

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Siswa SDN Sidorejo 01 Wungu, Kabupaten Madiun menjadi salah satu penerima manfaat program makanan bergizi gratis (MBG) yang terkover Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Madiun. Sebanyak 91 siswa telah menikmati menu sehat setiap hari.  Pihak sekolah berharap program ini berjalan lancar sesuai harapan. “Secara resmi program dimulai bersamaan dengan launching […]

    Bagikan
  • Sajikan Konsep Hey Day, Nusantara Edupark Diserbu Ribuan Pengunjung

    Sajikan Konsep Hey Day, Nusantara Edupark Diserbu Ribuan Pengunjung

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) membawa berkah bagi sektor pariwisata di Kabupaten Madiun. Sejumlah destinasi wisata mengalami lonjakan kunjungan, salah satunya Nusantara Edupark yang berlokasi di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu. Mengusung konsep wisata edukatif bertema pertanian dan peternakan melalui event bertajuk Hey Day Edupark, tempat wisata ini menawarkan pengalaman […]

    Bagikan
expand_less