Berita Terkini
Trending Tags

Harga Pupuk Subsidi Turun, Tapi di Magetan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • visibility 112
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Sejumlah petani di Kabupaten Magetan masih mengeluhkan dengan harga pupuk bersubsidi yang dinilai belum turun. Padahal pemerintah pusat telah menetapkan penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET). Menanggapi hal itu, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Magetan memberikan penjelasan.

Staf Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Pupuk Dinas TPHP Magetan, Edy Utomo, mengatakan bahwa perbedaan harga di lapangan memang sangat dimungkinkan bisa terjadi. Hal itu terutama karena pola pembelian yang dilakukan secara kolektif oleh kelompok tani (poktan) melalui kios resmi.

“Di Magetan, umumnya pembelian pupuk dilakukan bersama-sama oleh anggota kelompok tani. Karena itu, sering ada tambahan biaya seperti ongkos angkut atau biaya pengelolaan. Hal semacam itu masih wajar selama rinciannya jelas dan telah disepakati bersama,” ujar Edy.

Menurutnya, gejolak mengenai harga pupuk muncul karena belum ada aturan khusus yang mengatur harga di luar HET yang ditetapkan oleh pemerintah. Namun, Edy menegaskan bahwa setiap tambahan harga di tingkat kelompok tani harus bersifat transparan dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif.

Ia mencontohkan, bila harga pupuk di tingkat petani mencapai Rp135.000 per sak, perlu dilihat terlebih dahulu apakah stok tersebut merupakan pupuk lama atau baru. Jika pupuk tersebut merupakan stok lama sebelum penyesuaian HET, harga itu masih bisa dimaklumi. Tetapi jika sudah mengikuti harga baru, maka angka tersebut dinilai terlalu tinggi.

“Untuk stok baru, harga normalnya berada di kisaran Rp110.000 sampai Rp115.000 per sak. Jika lebih dari itu, berarti sudah tidak sesuai,” jelasnya.

Edy menambahkan, Dinas TPHP bersama Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3), aparat penegak hukum, serta unsur Forkopimcam terus melakukan pemantauan di lapangan. Langkah ini bertujuan memastikan distribusi dan harga pupuk bersubsidi berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di kalangan petani.

“Yang terpenting, semua pihak terlibat dalam pengawasan dan komunikasi dijaga dengan baik. Jangan sampai ada hal yang ditutup-tutupi agar situasi di bawah tetap kondusif,” tutup Edy. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satpol PP Madiun Sita Puluhan Botol Miras dan Rokok Ilegal Jelang Tahun Baru Islam

    Satpol PP Madiun Sita Puluhan Botol Miras dan Rokok Ilegal Jelang Tahun Baru Islam

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H atau bulan Suro, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Madiun menggelar operasi cipta kondisi. Operasi yang berlangsung pada Kamis dini hari (26/06/2025), puluhan botol minuman beralkohol (Minol) berbagai merek serta rokok ilegal berhasil diamankan. Dalam […]

    Bagikan
  • Pelajar 14 Tahun Tewas Usai Kecelakaan di Jalan Raya Karas

    Pelajar 14 Tahun Tewas Usai Kecelakaan di Jalan Raya Karas

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas melibatkan pelajar kembali terjadi di wilayah Kabupaten Magetan. ABH (14) tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil pick up di Jalan Raya Karas, tepatnya di sebelah timur Jembatan Desa Jungke, Kecamatan Karas, Rabu (08/10/2025) kemarin malam sekitar pukul 19.30 WIB. Insiden maut itu melibatkan mobil pick […]

    Bagikan
  • Soal Isu Pemotongan Bantuan PKH di Desa Tamanarum, Dinsos Magetan : Itu Sukarela

    Soal Isu Pemotongan Bantuan PKH di Desa Tamanarum, Dinsos Magetan : Itu Sukarela

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Isu dugaan pemotongan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp. 25 ribu di Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, akhirnya terjawab. Dinas Sosial (Dinsos) Magetan bersama pihak BNI memastikan tidak ada potongan resmi sebesar itu, melainkan hanya biaya administrasi sistem sebesar Rp. 3 ribu sesuai ketentuan. Kepala Dinsos Magetan, Parminto Budi […]

    Bagikan
  • Momen HUT ke-80 Kemerdekaan RI, KA BIAS Kini Beroperasi Caruban – Bandara Adi Soemarmo

    Momen HUT ke-80 Kemerdekaan RI, KA BIAS Kini Beroperasi Caruban – Bandara Adi Soemarmo

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun resmi mengoperasikan Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) relasi Caruban– Bandara Adi Soemarmo pulang-pergi pada Minggu (17/08/2025). Perjalanan perdana KA BIAS diberangkatkan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Vice President […]

    Bagikan
  • Nyamar Jadi Petugas PLN, Pria di Madiun Dibekuk Usai Gasak Kabel di Puluhan Titik

    Nyamar Jadi Petugas PLN, Pria di Madiun Dibekuk Usai Gasak Kabel di Puluhan Titik

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 1.189
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Aksi pencurian kabel listrik yang meresahkan warga di sejumlah wilayah akhirnya terhenti. Tim Jatanras Polres Madiun meringkus seorang pria bernama Ivo Candra Irawan, warga Desa Morang, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun Kamis (7/5/2026). Penggerebekan dramatis terjadi di pinggir jalan raya Madiun- Surabaya. Penangkapan ini dilakukan tak lama setelah pelaku melancarkan aksinya. Polisi […]

    Bagikan
  • Mudik Lebaran Makin Hemat! Diskon Tiket Kereta Hingga 30 Persen

    Mudik Lebaran Makin Hemat! Diskon Tiket Kereta Hingga 30 Persen

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kabar gembira untuk masyarakat yang sudah mulai merencanakan mudik Lebaran 2026. Pemerintah kembali menggulirkan stimulus ekonomi dengan memberikan diskon tarif kereta api sebesar 30 persen  PT Kereta Api Indonesia (Persero) pun langsung tancap gas menyiapkan lebih dari 1,2 juta tempat duduk demi memastikan perjalanan mudik dan balik berjalan lancar, aman, […]

    Bagikan
expand_less