Berita Terkini
Trending Tags

Cerita Al Arsy, Murid Tunggal Kelas 1 SDN Jalen Ponorogo yang Tak Gentar Sekolah Sendirian

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
  • visibility 21
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Al Arsy Al Farizi mengikuti MPLS di SDN Jalen, Foto : Ega – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Al Arsy Al Farizi menjadi satu-satunya siswa baru di SDN Jalen, Kecamatan Balong, Ponorogo. Saat ditemui di hari kedua masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Selasa (15/07/2025), Arsy tampak antusias mengikuti kegiatan bersama kakak kelasnya dalam satu ruang kelas.

Tak tampak sedikit pun rasa takut, canggung, atau minder di wajah bocah berusia tujuh tahun ini. Ia justru mengaku senang, meski harus belajar seorang diri di kelas satu tanpa teman seangkatan. Selain karena lokasi sekolah yang dekat dengan rumah, alasan lain yang membuatnya semangat adalah keinginannya mengikuti jejak sang kakak yang merupakan alumni SDN Jalen.

“Kakakku dulu juga sekolah di sini. Hari ini aku belajar menulis angka dan menggambar bareng teman-teman kelas 2,” ujarnya polos.

Sementara itu, Kepala SDN Jalen, Dedy Adhi Nugroho, mengatakan bahwa meski hanya menerima satu siswa di tahun ajaran 2025/2026, pelayanan pendidikan tetap diberikan secara optimal. Bahkan, perhatian guru justru lebih fokus, seperti pembelajaran privat.

“Jumlah satu siswa ini bukan hal baru bagi kami. Tiga tahun lalu juga pernah hanya menerima satu murid. Alhamdulillah, orang tua dan anaknya masih percaya kepada kami. Kami tetap memberikan perlakuan yang sama seperti siswa lainnya. Untuk merangsang semangat belajarnya, kami gabungkan dia dengan kelas 2 dalam ruang belajar yang sama, meskipun materi pelajarannya tetap dibedakan,” jelasnya.

Saat ini, jumlah siswa di SDN Jalen tercatat sebanyak 20 anak. Rinciannya, kelas 1 hanya satu siswa, kelas 2 sebanyak 11 siswa, kelas 3 tidak ada, kelas 4 tiga siswa, kelas 5 dua siswa, dan kelas 6 tiga siswa.

“Kemungkinan penyebabnya karena sebagian besar orang tua lebih memilih menyekolahkan anaknya ke lembaga pendidikan agama, seperti Madrasah Ibtidaiyah (MI) maupun pondok pesantren,” pungkasnya.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Bulan Tercatat Sudah 14 Muda Mudi Ajukan Nikah Dini

    Tiga Bulan Tercatat Sudah 14 Muda Mudi Ajukan Nikah Dini

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tiga Bulan Pertama di tahun 2025, jumlah pasangan muda mudi yang melakukan pernikahan dini di Kabupaten Madiun terbilang banyak. Berdasarkan data Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Madiun, hingga Maret ini tercatat 14 pasang yang melakukan pernikahan usia dini atau permohonan dispensasi nikah.  […]

    Bagikan
  • Tebing Kandangan Longsor Putus Akses Alternatif Madiun – Ponorogo, Butuh Alat Berat Untuk Evakuasi Material

    Tebing Kandangan Longsor Putus Akses Alternatif Madiun – Ponorogo, Butuh Alat Berat Untuk Evakuasi Material

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Kandangan Desa/Kecamatan Kare Kabupaten Madiun Jumat pagi (31/01/2025). Tebing setinggi 8 meter longsor menutup akses jalan alternatif penghubung Kabupaten Madiun – Ponorogo.  Kepala Dusun Kandangan, Gianto menjelaskan dampak longsor ini, warga yang berasal dari Ponorogo hendak ke Madiun ataupun sebaliknya tidak bisa melewati jalan […]

    Bagikan
  • 1 Korban Meninggal Kecelakaan di Jalan Raya Tol Solo-Ngawi Ternyata Anak Staf DPRD Ngawi

    1 Korban Meninggal Kecelakaan di Jalan Raya Tol Solo-Ngawi Ternyata Anak Staf DPRD Ngawi

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Sosok korban kecelakaan yang menemani Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Waluyo Jati Sasono, di  Jalan Raya Tol Solo-Ngawi KM 547+900 A, masuk Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Jumat (06/06/2025), diungkap oleh salah satu rekan sejawat. Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Ngawi, sekaligus Ketua DPC Demokrat Kabupaten Ngawi, […]

    Bagikan
  • Penantian Proses Panjang, Bupati Magetan Terpilih Bakal Dilantik 23 Mei

    Penantian Proses Panjang, Bupati Magetan Terpilih Bakal Dilantik 23 Mei

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Harapan masyarakat Magetan untuk segera menyaksikan pelantikan Bupati-Wakil Bupati hasil Pilkada 2024 mulai menemui titik terang. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memastikan bahwa pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Magetan terpilih akan dilaksanakan pada 23 Mei 2025. Hal tersebut disampaikan Khofifah saat dimintai keterangan soal perkembangan administrasi pelantikan yang hingga kini […]

    Bagikan
  • Caruban Lebih Inklusif, Trotoar Ramah Disabilitas Terus Dibangun di Madiun

    Caruban Lebih Inklusif, Trotoar Ramah Disabilitas Terus Dibangun di Madiun

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus menggenjot pembangunan trotoar ramah disabilitas di kawasan Caruban. Lewat tangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), wajah kota perlahan berubah, lebih ramah bagi pejalan kaki dan penyandang disabilitas. Sejauh ini, jalur pedestrian yang dilengkapi guiding block atau jalur taktil sudah terbangun sepanjang 11 kilometer dari […]

    Bagikan
  • IPB Gelar Program Dosen Pulang Kampung di Magetan, Genjot Digital Marketing untuk Anak Muda Desa

    IPB Gelar Program Dosen Pulang Kampung di Magetan, Genjot Digital Marketing untuk Anak Muda Desa

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui program “Dosen Pulang Kampung” hadir di Kabupaten Magetan, Jawa Timur Kamis (12/06/2025). Kegiatan itu dengan misi pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan digital marketing. Fokus utama kegiatan kali ini adalah memberdayakan generasi muda desa dalam memasarkan produk lokal secara daring. Program ini digagas oleh Dr. Tekad Urip […]

    Bagikan
expand_less