Berita Terkini
Trending Tags

IPB Gelar Program Dosen Pulang Kampung di Magetan, Genjot Digital Marketing untuk Anak Muda Desa

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
  • visibility 193
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelatihan digital marketing program “Dosen Pulang Kampung” oleh IPB di gedung Balai Latihan Kerja, Nitikan, Plaosan, Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui program “Dosen Pulang Kampung” hadir di Kabupaten Magetan, Jawa Timur Kamis (12/06/2025). Kegiatan itu dengan misi pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan digital marketing. Fokus utama kegiatan kali ini adalah memberdayakan generasi muda desa dalam memasarkan produk lokal secara daring.

Program ini digagas oleh Dr. Tekad Urip Pambudi Sujarnoko, dosen IPB yang berasal dari Magetan. Ia menggandeng sejumlah koleganya untuk menerapkan hasil riset kampus dalam bentuk nyata kepada masyarakat.

“Perguruan tinggi itu tidak hanya soal mengajar dan meneliti, tapi juga pengabdian. Di sinilah kami membagikan ilmu yang kami dapat di kampus kepada masyarakat, terutama generasi muda,” jelas Ulil Azmi Nurlaili Afifah.

Menurut Ulil, salah satu kendala yang dihadapi warga Magetan adalah lemahnya akses pasar. Padahal kapasitas produksi pertanian dan peternakan sudah cukup baik. Produk melimpah, tapi sulit dijual karena kurangnya strategi pemasaran.

“Digital marketing menjadi solusi. Lewat media sosial, e-commerce, dan promosi daring lainnya, kita harap produk lokal bisa terserap lebih baik, bahkan tembus pasar Jabodetabek,” tambahnya.

Kegiatan pengabdian ini dimulai dengan pelatihan video promosi menggunakan aplikasi CapCut. Anak-anak muda desa diajarkan membuat iklan sederhana agar mampu membranding produk mereka secara menarik.

Meski saat ini fokus pelatihan menyasar generasi muda, ke depan tim IPB berencana memperluas peserta, termasuk kalangan ibu rumah tangga. Koordinasi awal bahkan sudah dilakukan dengan organisasi masyarakat seperti NU. 

“Next-nya kami akan menyasar kelompok ibu-ibu pengajian dan para pelaku usaha kecil yang usianya lebih sepuh. Semua berhak tahu dan mampu memasarkan produk mereka secara digital,” kata Ulil.

Ketua program, Dr. Tekad Urip, menjelaskan bahwa Magetan memiliki potensi besar di bidang peternakan, pertanian, dan produk kreatif. Selama dua tahun terakhir, IPB sudah membantu warga memasarkan hasil ternak, seperti domba dan telur, ke luar daerah.

“Kami sudah mulai suplai ternak ke Jabodetabek sejak 2022. Tapi sempat terkendala PMK. Maka dari itu, penjualan digital jadi krusial agar pasar lokal tetap menyerap,” ungkap Tekad.

Potensi lainnya termasuk produk pertanian seperti jagung, jeruk pamelo, dan beras, serta produk kerajinan seperti sepatu dan kulit. Rencana ke depan termasuk pelatihan pengemasan dan branding yang lebih profesional.

Tekad menegaskan pihaknya akan melakukan pemetaan produk potensial dan membuka jalur distribusi yang lebih luas. Harapannya, pemuda Magetan bukan hanya mampu memproduksi, tetapi juga mengemas dan menjual dengan nilai tambah.

“Anak muda jangan hanya jadi produsen. Belajar branding dan pengemasan itu penting. Digital marketing bisa membuka jalan ke pasar yang lebih besar dan pendapatan yang layak,” tutup Tekad.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bayi 7 Hari di Magetan Diduga Dianiaya, Polres Magetan Periksa 5 Saksi

    Bayi 7 Hari di Magetan Diduga Dianiaya, Polres Magetan Periksa 5 Saksi

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang bayi berusia tujuh hari di Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, tengah mendapat perhatian serius aparat kepolisian. Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Bayi yang masih sangat rentan itu ditemukan dalam kondisi terluka setelah sempat ditinggal sebentar oleh salah satu anggota keluarganya. Ketika […]

    Bagikan
  • Magetan Digegerkan Viral Video Asusila, Polisi Sudah Amankan Terduga Pelaku

    Magetan Digegerkan Viral Video Asusila, Polisi Sudah Amankan Terduga Pelaku

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Publik Kabupaten Magetan beberapa hari terakhir ini dibuat geger oleh beredarnya video asusila yang melibatkan kakak dan adik tiri berinisial DN dan LJ. Ironisnya, video tersebut diduga diperjualbelikan oleh DN di grub Telegram. Hal itu sangat disayang dan meresahkan warga Magetan, khususnya di wilayah Kecamatan Barat yang mengenali si pelaku. “Sekitar […]

    Bagikan
  • Kekayaan Agus Pramonon Sekda “Satu Dekade” Ponorogo Jadi Sorotan Usai Terjaring OTT KPK

    Kekayaan Agus Pramonon Sekda “Satu Dekade” Ponorogo Jadi Sorotan Usai Terjaring OTT KPK

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Nama Agus Pramono, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo, tengah menjadi perhatian publik. Ia dikabarkan termasuk di antara pejabat yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (07/11/2025) sore. Agus bukan sosok baru di lingkungan birokrasi Ponorogo. Ia telah menjabat sebagai Sekda sejak tahun 2012 dan masih […]

    Bagikan
  • Nanik–Suyatni Resmi Pimpin Magetan, Usung Visi “Nyaman, Maju, dan Berkelanjutan”

    Nanik–Suyatni Resmi Pimpin Magetan, Usung Visi “Nyaman, Maju, dan Berkelanjutan”

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan kini resmi memiliki pemimpin definitif. Dalam rapat paripurna DPRD Magetan yang digelar pada Senin malam (26/5/2025), dilakukan serah terima jabatan (Sertijab) dari Penjabat (Pj) Bupati Nizhamul kepada pasangan Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro. Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Magetan, Jawa […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Maut di Ngawi: Bus Hantam Pikap, Satu Tewas, Sopir Bus Kabur!

    Kecelakaan Maut di Ngawi: Bus Hantam Pikap, Satu Tewas, Sopir Bus Kabur!

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 119
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ngawi-Solo, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Minggu (5/1/2025) pagi. Bus PT Madjoe Muda Mandiri jurusan Jakarta-Ponorogo menabrak mobil pikap bermuatan burung. Akibat kecelakaan ini, pengemudi pikap tewas di tempat, sementara dua penumpangnya mengalami luka-luka. Pengemudi pikap, Supii (52), warga Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Pasang Stiker Penarikan Aset Kios di Bogowonto Culinary Center

    Pemkot Madiun Pasang Stiker Penarikan Aset Kios di Bogowonto Culinary Center

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menunjukkan ketegasan dalam menertibkan aset daerah. Pada Selasa (08/07/2025), tim gabungan dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mendatangi kawasan Bogowonto Culinary Center. Mereka melakukan pemasangan stiker penarikan aset pada sejumlah kios yang menunggak retribusi. Langkah ini merupakan tindak lanjut […]

    Bagikan
expand_less