Dalam Sehari BPBD Kota Madiun Lakukan Pembersihan Sarang Tawon Vespa 2 Lokasi
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 14 jam yang lalu
- visibility 33
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun kembali melakukan penanganan bencana non alam berupa animal rescue. Kali ini BPBD melakukan pembersihan sarang tawon vespa yang meresahkan warga. Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun, Heter Hidayati mengungkapkan jika dalam sehari menerima 2 laporan terkait tawon vespa.
“Untuk kejadian kemarin di hari Sabtu (28/02/2026) itu ada dua kejadian tadi pagi dan sore. Pagi itu di wilayah Kelurahan Kejuron dan yang sore itu di Kelurahan Tawangrejo. Begitu laporan kita langsung menurunkan tim untuk evakuasi,” ujar Heter, Senin (02/03/2026).
Laporan pertama disampaikan oleh Andi Bayu Susanto terkait keberadaan sarang tawon vespa yang berada di area permukiman warga dan dinilai membahayakan. Menurut Heter, keberadaan tawon vespa sangat berisiko karena dapat menyerang secara berkelompok apabila merasa terganggu.
“Tawon vespa ini cukup berbahaya. Sengatannya bisa menyebabkan reaksi alergi serius, bahkan berisiko fatal jika menyerang dalam jumlah banyak. Karena itu, laporan seperti ini menjadi prioritas penanganan,” jelasnya.
Regu 4 BPBD Kota Madiun diterjunkan ke lokasi dengan membawa satu unit mobil operasional, satu set baju anti lebah, satu set alat bakar, dan tabung gas.
Petugas melakukan pembersihan sarang dengan metode pembakaran terkontrol. Proses evakuasi dan pembersihan berlangsung sekitar 30 menit hingga sarang dipastikan bersih dan aman.
“Alhamdulillah proses berjalan lancar. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian juga nihil,” tegas Heter.
Sementara itu, pada sore harinya, personil BPBD juga mengevakuasi tawon vespa yang berada di rumah Suyoto. Proses evakuasi juga dilakukan dengan metode pembakaran.
“Langsung di tangani dengan cara dibakar menggunakan alat dan api. Kemudian dibersihkan. Setelah selesai pembakaran dikasih oli untuk mencegah tawon vespa itu kembali,” katanya.

Heter mengimbau masyarakat agar tidak mencoba mengevakuasi sarang tawon secara mandiri karena berisiko tinggi.
“Kami mengimbau warga untuk segera melapor melalui Call Center 112 atau langsung ke Pusdalops BPBD Kota Madiun apabila menemukan sarang tawon atau potensi bahaya lainnya. Jangan ditangani sendiri,” pungkas Heter.
Laporan animal rescue langsung direspon cepat oleh BPBD Kota Madiun. Tidak hanya tawon vespa, pengaduan juga masuk terkait keberadaan ular maupun hewan lainnya di pemukiman padat penduduk. Untuk itu, masyarakat juga dihimbau untuk tetap waspada.(Krs).
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Buyung

