Berita Terkini
Trending Tags

Dari Gelandangan ke Petani, “Ladangku” di UPT RSBK Madiun Tumbuhkan Harapan Baru

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 237
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Penghuni UPT RSBK Madiun diajarkan konsep pertanian untuk meningkatkan kemandirian, (30/4/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun — Lahan kosong seluas sekitar 1.000 meter persegi di belakang UPT Rehabilitasi Sosial Bina Karya (RSBK) Madiun kini tak lagi terbengkalai. Area itu disulap menjadi kebun produktif bernama “Ladangku”, tempat puluhan orang terlantar menanam harapan baru lewat pertanian.

Program ini digagas sebagai bagian dari upaya ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan bagi sekitar 100 penerima manfaat (PM) yang tinggal di wisma UPT RSBK Madiun, Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Kamis (30/4/2026).

Mayoritas mereka yang sebelumnya hidup sebagai gelandangan dan pengemis kini dikenalkan pada rutinitas baru yakni bertani. Mereka tidak hanya menjalani rehabilitasi sosial, tetapi juga dibekali keterampilan produktif agar dapat mandiri saat kembali ke masyarakat.

Mereka pun dilatih dari nol. Belajar menyiapkan lahan, menyemai benih, merawat tanaman, hingga memanen hasil. Tak berhenti di situ, mereka juga diajari cara memasarkan hasil panen berupa sayuran dan buah hortikultura.

Bagi Jubari Panular, salah satu PM, Ladangku bukan sekadar program, melainkan titik balik kehidupan. Pria asal Sidoarjo itu sempat merantau ke Jakarta sebelum akhirnya terlantar akibat tekanan ekonomi pasca pandemi COVID-19.

“Dulu merantau ke Jakarta, tapi setelah COVID kondisi ekonomi menurun dan saya sempat terlantar. Akhirnya masuk ke RSBK Madiun,” ujarnya.

Kini, ia belajar menanam buah seperti semangka dan blewah. Meski masih menemui kendala, ia merasakan manfaat nyata dari hasil panen yang didapat.

“Alhamdulillah, bisa untuk kebutuhan dan sedikit ditabung,” katanya.

Image Not Found
Kebun produktif RSBK Madiun jadi ruang tumbuh harapan baru, Foto : Istimewa

Jubari berharap keterampilan yang diperoleh bisa menjadi bekal untuk memulai hidup baru setelah keluar dari RSBK.

“Semoga nanti bisa saya kembangkan lagi di luar, dan dapat pekerjaan,” ujarnya.

Kepala UPT RSBK Madiun, Yudhokisworo, mengatakan program Ladangku merupakan tindak lanjut arahan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur agar setiap unit pelaksana teknis memanfaatkan lahan kosong secara produktif.

“Program ini menjadi bentuk kontribusi kami dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus memberdayakan para penerima manfaat,” ujar Yudho.

Menurutnya, pendekatan di RSBK Madiun memiliki tantangan tersendiri karena sebagian PM juga mengalami disabilitas mental. Karena itu, pendampingan dilakukan secara khusus agar mereka tetap bisa terlibat dalam kegiatan pertanian.

“Harapannya, mereka punya keterampilan dan bisa menghasilkan selama proses rehabilitasi. Ini bekal penting sebelum kembali ke masyarakat,” katanya.

Hasilnya mulai terlihat. Dalam kurun enam bulan, para PM sudah mampu memanen berbagai komoditas seperti kacang panjang, tomat, terong, sawi, timun, hingga buah melon dan blewah.

Menariknya, hasil panen tidak hanya dijual, tetapi juga dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi di dalam UPT. Skema pembagian hasil pun dirancang berpihak pada PM.

Sekitar 80 persen hasil panen dialokasikan sebagai tabungan bagi PM, sementara 20 persen digunakan untuk biaya operasional, seperti pembelian bibit dan pupuk.

Ke depan, pengelola berencana memperluas lahan garapan karena masih tersedia area kosong yang potensial. Meski demikian, sejumlah kendala seperti serangan hama tikus masih menjadi tantangan di lapangan.

Program ini juga mendapat dukungan dari Dinas Pertanian Kabupaten Madiun melalui penyediaan tenaga instruktur, guna memastikan proses pembelajaran berjalan optimal.

Di tengah keterbatasan, Ladangku menjadi ruang bagi mereka untuk kembali percaya bahwa hidup bisa ditata ulang—dari tanah yang digarap, harapan itu perlahan tumbuh. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keren ! Baksos Dharma Pertiwi di Ngawi Catat Rekor MURI, Sasar Anak Kebutuhan Khusus

    Keren ! Baksos Dharma Pertiwi di Ngawi Catat Rekor MURI, Sasar Anak Kebutuhan Khusus

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Dharma Pertiwi Daerah E menggelar bakti sosial (Baksos) di Kodim 0805/Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Selasa (25/2/2025). Baksos serentak oleh Dharma Pertiwi ini dilakukan di 1.430 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. Baksos yang diselenggarakan itu dalam rangka memperingati Hari Jadi Dharma Pertiwi yang jatuh pada 15 April 2025. “Kegiatan […]

    Bagikan
  • PDAM Kab. Madiun Segera Punya Direktur Baru, Berikut Lima Nama Kandidat

    PDAM Kab. Madiun Segera Punya Direktur Baru, Berikut Lima Nama Kandidat

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proses seleksi direksi baru Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun memasuki babak akhir. Panitia Seleksi telah merilis nama-nama kandidat yang lolos tahap administrasi untuk masa jabatan 2025–2030. Dari daftar yang diumumkan, sejumlah peserta diketahui mendaftar lebih dari satu posisi. Namun, nama Pelaksana Tugas (Plt) Direktur […]

    Bagikan
  • DPRD Soroti Kinerja BUMD Umbul Yang Tak Maksimal, Dinilai Belum Mampu Hasilkan PAD

    DPRD Soroti Kinerja BUMD Umbul Yang Tak Maksimal, Dinilai Belum Mampu Hasilkan PAD

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun kembali menyoroti kondisi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Umbul Square yang hingga kini belum mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dewan menilai persoalan internal yang berkepanjangan menjadi penyebab utama mandeknya kinerja perusahaan daerah tersebut. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Madiun, Rudi Triswahono, mengatakan Umbul Square membutuhkan […]

    Bagikan
  • Sugiri-Lisdyarita Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo Terpilih

    Sugiri-Lisdyarita Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo Terpilih

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo secara resmi menetapkan pasangan Sugiri Sancoko dan Lisdyarita sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Penetapan ini dilakukan dalam Rapat Pleno KPU yang sekaligus menjadi momen penyerahan Surat Keputusan (SK) penetapan hasil Pilkada 2024. SK tersebut tertuang dalam Nomor 11 […]

    Bagikan
  • Rem Blong di Turunan Nguwolo, Mahasiswa Asal Jombang Tewas di Tempat

    Rem Blong di Turunan Nguwolo, Mahasiswa Asal Jombang Tewas di Tempat

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur lama Sarangan–Plaosan. Jumat (15/08/2025), sebuah sepeda motor matic mengalami rem blong di turunan tajam Nguwolo, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, dan menabrak kendaraan dari arah berlawanan. Peristiwa ini menewaskan seorang mahasiswa asal Jombang. Insiden terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, tepat di depan Masjid Nguwolo. Saat itu […]

    Bagikan
  • Seleksi Sekda Magetan, Satu Peserta Gugur di Tahap Awal

    Seleksi Sekda Magetan, Satu Peserta Gugur di Tahap Awal

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan memasuki uji kompetensi manajerial dan sosio-kultural. Agenda ini telah digelar di Aula Lantai 5 Gedung BKD Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Kamis (28/8). Dari delapan peserta yang diundang, hanya tujuh yang hadir. Seorang kandidat, Ansar Rasidi—Staf Ahli Bidang Ekonomi dan […]

    Bagikan
expand_less