Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Dari Sawah ke Forum Global, Petani Milenial dan Era Baru Teknologi Pertanian Indonesia

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • visibility 255
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perwakilan Petani Milenial Kabupaten Madiun, menjadi salah satu peserta dalam International Sustainable Rice Forum 2025, Foto : Istimewa – Sinergia

Sinergia | Jakarta – Perkembangan teknologi pertanian kini membuka babak baru bagi pelaku tani muda di berbagai daerah. Dengan mengadopsi metode budidaya berkelanjutan dan teknologi berbasis data, petani milenial Madiun berupaya membuktikan bahwa masa depan pertanian Indonesia ditentukan oleh kemampuan mereka merangkul inovasi.

Husain Fata Mizani, perwakilan Petani Milenial Kabupaten Madiun, menjadi salah satu peserta dalam International Sustainable Rice Forum 2025. Forum ini mempertemukan sejumlah lembaga global seperti IRRI, Rikolto, dan World Bank Group, yang sama-sama mendorong pengembangan program Low Carbon Rice atau pertanian padi rendah emisi.

Keterlibatan petani muda dari Madiun ini menunjukkan bahwa transformasi pertanian menuju praktik berkelanjutan tidak hanya digerakkan pemerintah dan lembaga internasional, tetapi juga didorong oleh generasi baru pelaku tani di tingkat lokal.

Forum dibuka oleh Menteri Perdagangan sekaligus Menko Ketahanan Pangan, Zulkifli Hasan. Dalam sambutannya ia menekankan bahwa pertanian rendah karbon adalah salah satu pilar penguatan ketahanan pangan. Menurutnya, Indonesia tidak bisa lagi bergantung pada pola produksi lama yang boros energi dan bahan kimia.

“Transformasi pertanian berkelanjutan adalah keharusan untuk menjaga produktivitas sekaligus melindungi lingkungan,” kata Zulhas dalam pembukaan.

Pada hari kedua, acara memasuki sesi apresiasi yang dipimpin perwakilan Bappenas, Prof. Ir. Rachmad Pambudy. Ia menyampaikan penghargaan kepada pihak-pihak yang berperan aktif memperluas praktik pertanian berkelanjutan di berbagai daerah.

Dalam sesi komitmen wilayah, Bupati Ngawi Oni menyampaikan bahwa implementasi teknologi ramah lingkungan di daerahnya sudah memberikan hasil nyata: biaya produksi lebih rendah, penggunaan pupuk kimia berkurang, produktivitas meningkat, dan petani mulai merasakan peningkatan efisiensi usaha taninya.

Program Low Carbon Rice di Ngawi berjalan melalui kolaborasi pemerintah daerah, kelompok tani, dan penggilingan padi. Pendekatan ini menjadi bukti bahwa pertanian berkelanjutan tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi petani.

Dari Madiun, petani milenial yang diwakili Husain Fata Mizani hadir sebagai bagian dari unsur taruna tani. Ia aktif melakukan edukasi, pendampingan lapangan, serta peningkatan kapasitas petani muda di wilayahnya.

“Keterlibatan kami di forum internasional ini memperlihatkan bahwa petani muda memegang peran strategis dalam mempercepat transformasi sistem pangan: sebagai penggerak inovasi, penyambung aspirasi petani, dan mitra pemerintah dalam mempraktikkan budidaya padi rendah emisi di lapangan.” ucap Husain.

Husain menambahkan partisipasi petani muda dari daerah seperti Madiun memperkuat pesan bahwa komitmen menuju pertanian berkelanjutan tidak berhenti pada wacana kebijakan. 

“Di tingkat akar rumput, para pelaku tani mulai mengadopsi teknologi dan metode baru yang lebih hemat energi, lebih ramah lingkungan, dan lebih menguntungkan secara ekonomi.” kata Husain.

Transformasi ini menjadi penanda bahwa masa depan pertanian Indonesia tidak hanya ditentukan oleh skala industri dan regulasi nasional, tetapi juga oleh kesiapan generasi mudanya untuk mengubah cara produksi pangan secara lebih berkelanjutan.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran Raksasa Pengadaan Pick Up 4×4 KDKMP Disorot, DPR RI Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Impor

    Anggaran Raksasa Pengadaan Pick Up 4×4 KDKMP Disorot, DPR RI Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Impor

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kritik atas kebijakan impor kendaraan pick up 4×4 untuk menunjang operasional Koperasi Merah Putih kembali mencuat. Anggota Komisi VI DPR RI Budi Sulistyono, yang dikenal dengan sapaan Kanang, menilai keputusan pemerintah pusat tersebut perlu dikaji ulang karena dinilai tidak tepat sasaran dan berpotensi melemahkan industri otomotif nasional. Pengadaan kendaraan itu dilakukan […]

    Bagikan
  • Defisit Perubahan APBD Ngawi Tembus Rp150 Miliar, Sejumlah Kegiatan Dipangkas

    Defisit Perubahan APBD Ngawi Tembus Rp150 Miliar, Sejumlah Kegiatan Dipangkas

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama DPRD menyepakati Ranperda Perubahan APBD Kabupaten Ngawi Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna dengan agenda jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD sekaligus pengambilan keputusan. Salah satu perhatian utama dalam pembahasan tersebut adalah defisit anggaran yang mencapai sekitar Rp150 miliar. Ketua DPRD Ngawi Yuwono Kartiko menyebut, kondisi […]

    Bagikan
  • Polemik PSHT Memanas, Kubu Ketum PSHT Taufiq Tolak Parluh Kubu Moerdjoko Play Button

    Polemik PSHT Memanas, Kubu Ketum PSHT Taufiq Tolak Parluh Kubu Moerdjoko

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 2.830
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dualisme Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kembali memanas. Ratusan warga PSHT dari kubu Ketua Umum (Ketum) PSHT, Muhammad Taufiq menggelar aksi demo di Aloon-Aloon Kota Madiun pada Senin (02/02/2026). Aksi ini buntut akan dilaksanakannya Parapatan Luhur (Parluh) oleh kubu Ketum PSHT Pusat Madiun, R. Moerdjoko. Welly Dany Permana, Kuasa Hukum PSHT […]

    Bagikan
  • Viral !!! Minibus Tabrak Deretan Motor Parkir, Pelaku Langsung Kabur

    Viral !!! Minibus Tabrak Deretan Motor Parkir, Pelaku Langsung Kabur

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Insiden tabrak lari terjadi di halaman parkir depan salah satu minimarket dekat Lanud Iswahjudi, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, pada Minggu (12/10/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Sebuah mobil minibus berwarna silver menabrak deretan sepeda motor yang terparkir, lalu melarikan diri ke arah barat. Peristiwa ini sempat terekam kamera CCTV minimarket yang membuat […]

    Bagikan
  • TPA Mrican Akan Ditutup 7 November, Ponorogo Terancam Darurat Sampah

    TPA Mrican Akan Ditutup 7 November, Ponorogo Terancam Darurat Sampah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican di Ponorogo dipastikan berhenti beroperasi mulai 7 November 2025 mendatang. Penutupan dilakukan setelah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan teguran keras kepada Pemkab Ponorogo karena dinilai gagal mengelola sampah sesuai standar lingkungan. Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Jamus Kunto, membenarkan keputusan tersebut. Teguran […]

    Bagikan
  • Krisis Air Bersih di Dusun Dungus Ponorogo, Polisi Salurkan 16 Ribu Liter untuk 180 KK

    Krisis Air Bersih di Dusun Dungus Ponorogo, Polisi Salurkan 16 Ribu Liter untuk 180 KK

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Krisis air bersih yang dialami warga Dusun Dungus, Desa Karangpatihan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mendapat respons dari jajaran Polsek Pulung. Pada Rabu (12/8/2026), Polsek Pulung menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan. Sebanyak dua tangki truk atau sekitar 16.000 liter air bersih disalurkan ke sejumlah titik di […]

    Bagikan
expand_less