Berita Terkini
Trending Tags

Empat Daerah Ikuti P2P Daring, Bawaslu Tekankan Pentingnya Pengawasan Partisipatif Sejak Dini

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 136
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
P2P kembali digelar secara daring oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) kembali digelar secara daring oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) pada Jumat (28/11/2025). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut diikuti peserta dari empat daerah sekaligus, yakni Kota Probolinggo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Magetan. Dari Magetan sendiri, tercatat sebanyak 37 peserta yang terjaring dari masyarakat umum, mahasiswa, hingga pelajar ikut ambil bagian dalam forum tersebut.

Pelaksanaan P2P dilakukan melalui Zoom Meeting dan menghadirkan pemateri serta fasilitator yang kompeten, termasuk dari Bawaslu Provinsi. Materi yang disampaikan mencakup dasar-dasar kepemiluan, prinsip pengawasan partisipatif, identifikasi potensi kerawanan, serta teknik pelaporan dugaan pelanggaran. Forum juga memberi ruang bagi peserta untuk berinteraksi, bertanya, dan berdiskusi terkait dinamika pengawasan di masing-masing daerah.

Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Magetan, M. Ramzi, menjelaskan bahwa P2P menjadi bagian penting dari strategi memperluas dan memperkuat pengawasan partisipatif. Menurutnya, keberadaan pengawas resmi dari Bawaslu hingga ke tingkat desa tetap memiliki batasan.

“Bawaslu merupakan satu-satunya lembaga yang diberi mandat oleh Undang-Undang untuk melakukan pengawasan Pemilu. Akan tetapi, Bawaslu dengan seluruh jajaran hingga tingkat desa tidak mungkin mampu mengawasi secara keseluruhan setiap tahapan Pemilu atau pemilihan. Dari situlah perlu partisipasi aktif dari semua pihak,” ujarnya.

Ramzi menjelaskan bahwa konsep pengawasan partisipatif telah diatur dalam Pasal 1 Ayat 8 Peraturan Bawaslu Nomor 2 Tahun 2023. Pengawasan partisipatif, kata dia, adalah tugas bersama antara jajaran Bawaslu untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mengawasi Pemilu maupun Pemilihan.

“Salah satu bentuk pengawasan partisipatif adalah Pendidikan Pengawas Partisipatif yang dilakukan secara daring. Ini merupakan sarana untuk membentuk dan memperkuat pengawasan partisipatif,” imbuhnya.

Terkait pelaksanaan P2P Tahun 2025, Ramzi menyebut bahwa program tersebut dirancang melalui metode pembelajaran visual yang reflektif dan menekankan pada keterampilan teknis pengawasan. Selain sebagai sarana edukasi, P2P juga menjadi langkah strategis untuk memberdayakan kader pengawasan di tengah tuntutan efisiensi anggaran.

Ramzi juga menegaskan bahwa pelaksanaan P2P di awal, jauh sebelum tahapan pemilu dimulai, justru menjadi keuntungan tersendiri bagi masyarakat. “Kenapa sudah dilakukan sekarang, mengingat tahapan Pemilu masih lama? Ini justru menjadi kesempatan yang baik untuk menciptakan dan meningkatkan kesadaran masyarakat sejak sekarang. Harapannya, semua lapisan masyarakat merasa memiliki terhadap Pemilu,” terangnya.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu berharap para peserta dapat menjadi perpanjangan tangan pengawasan di tengah masyarakat. Kehadiran kader pengawas partisipatif diharapkan dapat memperkuat integritas proses demokrasi serta mendorong pelaksanaan pemilu yang jujur, berintegritas, dan bebas dari pelanggaran. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paripurna Penyampaian RPJMD Ponorogo 2025–2030, DPRD Lanjutkan dengan Pansus

    Paripurna Penyampaian RPJMD Ponorogo 2025–2030, DPRD Lanjutkan dengan Pansus

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – DPRD Ponorogo kembali menggelar rapat paripurna pada Senin (14/4/2025), dengan agenda penyampaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2030. Rapat paripurna digelar di ruang rapat lantai II Bappeda, Jalan Alun-alun Utara, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. Dalam rapat tersebut, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyampaikan arah pembangunan Ponorogo lima tahun ke depan. […]

    Bagikan
  • Makam Tegalsari Tak Pernah Sepi Peziarah, Jejak Peradaban Islam yang Tetap Hidup di Ponorogo

    Makam Tegalsari Tak Pernah Sepi Peziarah, Jejak Peradaban Islam yang Tetap Hidup di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kompleks Makam Tegalsari di Kecamatan Jetis kembali dipadati ribuan peziarah pada peringatan Hari Santri Nasional, Selasa (22/10/2025). Meski diguyur gerimis sejak pagi, arus peziarah tidak surut. Mereka datang dari berbagai daerah untuk berdoa dan menziarahi makam para ulama besar pendiri peradaban Islam di Jawa. Di kompleks makam yang berada satu kawasan […]

    Bagikan
  • Hujan Deras Picu Banjir di Magetan, Tanggul Jebol hingga Jalan Rusak

    Hujan Deras Picu Banjir di Magetan, Tanggul Jebol hingga Jalan Rusak

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Sabtu (4/4/2026) sore, memicu banjir di sejumlah titik. Air meluap ke permukiman warga hingga ruas jalan utama, menyebabkan kerusakan infrastruktur dan gangguan arus lalu lintas. Salah satu kejadian paling parah terjadi di Jalan Raya Magetan–Sarangan, tepatnya di depan SMA Negeri 3 […]

    Bagikan
  • Petani Lereng Wilis Mulai Panen Tembakau, Hadapi Tantangan Hama Meski Cuaca Bersahabat

    Petani Lereng Wilis Mulai Panen Tembakau, Hadapi Tantangan Hama Meski Cuaca Bersahabat

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Musim panen tembakau mulai berlangsung di kawasan lereng Gunung Wilis, Kabupaten Madiun. Sejak pertengahan Juni 2025, para petani di Desa Bolo, Kecamatan Kare, tampak sibuk memanen dan mengeringkan hasil tanaman yang mereka rawat sejak Maret lalu. Yulianto (41), salah satu petani tembakau setempat, mengungkapkan bahwa ia telah melakukan tiga kali […]

    Bagikan
  • Kepatihan Ngawi Terancam Runtuh, Bangunan Bersejarah Tahun 1828 Menanti Revitalisasi

    Kepatihan Ngawi Terancam Runtuh, Bangunan Bersejarah Tahun 1828 Menanti Revitalisasi

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Salah satu bangunan bersejarah penting di Kabupaten Ngawi, yakni Kepatihan yang terletak di Jalan Patiunus, Kelurahan Ketanggi, kini dalam kondisi rusak parah. Bangunan bergaya arsitektur Jawa yang berdiri sejak tahun 1828 ini terlihat nyaris roboh. Dindingnya retak, plafon ambrol, pintu-pintu rusak, dan sejumlah bagian jebol. Meski masih difungsikan sebagai Sekretariat […]

    Bagikan
  • Tragedi Maut di Perlintasan JPL 08 Magetan, PT KAI Mulai Diperiksa Polisi

    Tragedi Maut di Perlintasan JPL 08 Magetan, PT KAI Mulai Diperiksa Polisi

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan tragis yang melibatkan Kereta Api Malioboro Ekspres dan tujuh sepeda motor di perlintasan sebidang di Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, kini memasuki babak baru. Polres Magetan mulai menyelidiki unsur kelalaian, termasuk yang melibatkan jajaran manajemen PT KAI Daop 7 Madiun. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengatakan […]

    Bagikan
expand_less