Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Empat Daerah Ikuti P2P Daring, Bawaslu Tekankan Pentingnya Pengawasan Partisipatif Sejak Dini

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 16
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
P2P kembali digelar secara daring oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) kembali digelar secara daring oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) pada Jumat (28/11/2025). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut diikuti peserta dari empat daerah sekaligus, yakni Kota Probolinggo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Magetan. Dari Magetan sendiri, tercatat sebanyak 37 peserta yang terjaring dari masyarakat umum, mahasiswa, hingga pelajar ikut ambil bagian dalam forum tersebut.

Pelaksanaan P2P dilakukan melalui Zoom Meeting dan menghadirkan pemateri serta fasilitator yang kompeten, termasuk dari Bawaslu Provinsi. Materi yang disampaikan mencakup dasar-dasar kepemiluan, prinsip pengawasan partisipatif, identifikasi potensi kerawanan, serta teknik pelaporan dugaan pelanggaran. Forum juga memberi ruang bagi peserta untuk berinteraksi, bertanya, dan berdiskusi terkait dinamika pengawasan di masing-masing daerah.

Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Magetan, M. Ramzi, menjelaskan bahwa P2P menjadi bagian penting dari strategi memperluas dan memperkuat pengawasan partisipatif. Menurutnya, keberadaan pengawas resmi dari Bawaslu hingga ke tingkat desa tetap memiliki batasan.

“Bawaslu merupakan satu-satunya lembaga yang diberi mandat oleh Undang-Undang untuk melakukan pengawasan Pemilu. Akan tetapi, Bawaslu dengan seluruh jajaran hingga tingkat desa tidak mungkin mampu mengawasi secara keseluruhan setiap tahapan Pemilu atau pemilihan. Dari situlah perlu partisipasi aktif dari semua pihak,” ujarnya.

Ramzi menjelaskan bahwa konsep pengawasan partisipatif telah diatur dalam Pasal 1 Ayat 8 Peraturan Bawaslu Nomor 2 Tahun 2023. Pengawasan partisipatif, kata dia, adalah tugas bersama antara jajaran Bawaslu untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mengawasi Pemilu maupun Pemilihan.

“Salah satu bentuk pengawasan partisipatif adalah Pendidikan Pengawas Partisipatif yang dilakukan secara daring. Ini merupakan sarana untuk membentuk dan memperkuat pengawasan partisipatif,” imbuhnya.

Terkait pelaksanaan P2P Tahun 2025, Ramzi menyebut bahwa program tersebut dirancang melalui metode pembelajaran visual yang reflektif dan menekankan pada keterampilan teknis pengawasan. Selain sebagai sarana edukasi, P2P juga menjadi langkah strategis untuk memberdayakan kader pengawasan di tengah tuntutan efisiensi anggaran.

Ramzi juga menegaskan bahwa pelaksanaan P2P di awal, jauh sebelum tahapan pemilu dimulai, justru menjadi keuntungan tersendiri bagi masyarakat. “Kenapa sudah dilakukan sekarang, mengingat tahapan Pemilu masih lama? Ini justru menjadi kesempatan yang baik untuk menciptakan dan meningkatkan kesadaran masyarakat sejak sekarang. Harapannya, semua lapisan masyarakat merasa memiliki terhadap Pemilu,” terangnya.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu berharap para peserta dapat menjadi perpanjangan tangan pengawasan di tengah masyarakat. Kehadiran kader pengawas partisipatif diharapkan dapat memperkuat integritas proses demokrasi serta mendorong pelaksanaan pemilu yang jujur, berintegritas, dan bebas dari pelanggaran. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Becak Listrik Dibagikan di Madiun, Diprioritaskan untuk Tukang Becak Lansia

    Ratusan Becak Listrik Dibagikan di Madiun, Diprioritaskan untuk Tukang Becak Lansia

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Ratusan becak listrik kembali diserahkan kepada tukang becak di Kabupaten Madiun oleh Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), Minggu (8/2/2026). Bantuan ini diberikan untuk membantu meringankan pekerjaan para pengemudi becak, khususnya yang telah berusia lanjut. Penyerahan dilakukan di Pendopo Ronggo Djumeno dan dihadiri Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama jajaran Forkopimda. Becak listrik […]

    Bagikan
  • Viral Nota Mahal di Telaga Sarangan, Wisatawan Keluhkan Harga Tak Wajar

    Viral Nota Mahal di Telaga Sarangan, Wisatawan Keluhkan Harga Tak Wajar

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Telaga Sarangan Magetan Jawa Timur kembali menjadi perbincangan publik. Bukan soal keindahan alamnya, namun harga makanan minuman yang dinilai tidak wajar. Hal itu pun viral di media social usai salah satu wisatawan membagikan pengalaman tidak menyenangkan yang dirasakan saat bertransaksi di salah satu warung sekitar telaga di lereng Gunung Lawu tersebut. […]

    Bagikan
  • Harga Melonjak, Warga Kare Madiun Berburu Telur Murah di Pasar Murah

    Harga Melonjak, Warga Kare Madiun Berburu Telur Murah di Pasar Murah

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Lonjakan harga bahan pokok, terutama telur ayam, membuat Pemerintah Kabupaten Madiun turun tangan dengan menggelar pasar murah di sejumlah wilayah. Rabu (22/10/2025), ratusan warga memadati halaman kantor Kecamatan Kare demi mendapatkan paket sembako bersubsidi. Meski hujan mengguyur sejak pagi, antusiasme warga tak surut. Mereka rela mengantre untuk memperoleh nomor antrean […]

    Bagikan
  • Pembangunan Rumah Wahyu Yang Terbakar Diusulkan Program RTLH

    Pembangunan Rumah Wahyu Yang Terbakar Diusulkan Program RTLH

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat dalam penanganan musibah kebakaran yang menimpa rumah yang ditempati oleh Wahyu Herianto di Jalan Bali Gang II Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo pada Rabu (22/01/2025) kemarin. BPBD Kota Madiun pun menyerahkan bantuan berupa sembako, matras, karpet hingga makanan siap saji kepada Wahyu […]

    Bagikan
  • CoE Magetan 2026 Dikecam, Jumlah Event Anjlok, Inovasi Mandek, Komunitas Merasa Dimatikan

    CoE Magetan 2026 Dikecam, Jumlah Event Anjlok, Inovasi Mandek, Komunitas Merasa Dimatikan

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peluncuran Calendar of Events (CoE) Magetan 2026 yang digelar meriah di Festival Plaza Ndoyo, Kamis (11/12/2025), justru memicu gelombang kritik dari publik dan pelaku wisata. Di tengah panggung seni, happening art bertema Samata Samapita, hingga parade musik keroncong yang digelar selama tiga hari, substansi kalender event dinilai jauh dari memuaskan. Sorotan […]

    Bagikan
  • Pendapatan Daerah pada Rencana P-APBD 2025 Kota Madiun Turun Rp. 33,9 Miliar

    Pendapatan Daerah pada Rencana P-APBD 2025 Kota Madiun Turun Rp. 33,9 Miliar

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dampak efisiensi oleh Pemerintah Pusat, pendapatan daerah pada rencana perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Madiun tahun anggaran 2025 diproyeksikan turun. Hal itu terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun pada Senin (14/07/2025) dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Wali Kota Madiun atas Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran […]

    Bagikan
expand_less