
Sinergia | Ponorogo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyertaan Modal kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sari Gunung. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Ponorogo memperkuat kinerja dan tata kelola perusahaan daerah tersebut.
Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno menjelaskan, sidang paripurna kali ini beragendakan penyampaian usulan Bupati mengenai persetujuan Raperda penyertaan modal untuk Perumda Sari Gunung. Menurutnya, raperda ini merupakan tindak lanjut dari revisi peraturan daerah serupa yang telah dibahas pada tahun 2024 lalu.
“Persetujuan anggaran tidak bisa serta-merta disetujui. Kami meminta pihak eksekutif menyusun analisis kebutuhan modal serta rencana penggunaannya secara rinci dan transparan,” ujar Dwi Agus, yang akrab disapa Kang Wi, saat ditemui usai rapat paripurna.
Kang Wi menambahkan, karena Perumda Sari Gunung tidak lagi berfokus pada sektor pertambangan, Pemkab perlu menjelaskan arah pengembangan usaha ke depan.
“Apakah akan bergerak di sektor pariwisata, pertanian, atau usaha lainnya, perlu dijabarkan dengan jelas agar DPRD dapat menilai potensi dan kelayakannya,” jelasnya.
Terkait besaran dana penyertaan modal, DPRD Ponorogo masih menunggu hasil perhitungan dari pemerintah daerah. Perhitungan tersebut akan mempertimbangkan kekuatan fiskal daerah pada tahun anggaran 2026 mendatang.
“Karena tahun depan ada pengurangan Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari Kementerian Keuangan, perlu perhitungan matang. Jika APBD belum memungkinkan, maka penyertaan modal bisa ditunda ke tahun berikutnya,” terangnya.
Lebih lanjut, Kang Wi berharap Perumda Sari Gunung dapat berkembang menjadi badan usaha profesional, transparan, dan akuntabel. Ia juga mendorong adanya sinergi dengan BUMDes dan pelaku usaha lokal lainnya dalam pengolahan maupun pemasaran produk.
“Dalam jangka panjang, kami berharap Perumda Sari Gunung mampu memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Ponorogo,” pungkasnya.
Ega Patria – Sinergia