Berita Terkini
Trending Tags

Harga Sayur Anjlok Usai Nataru, Diduga Dampak Libur Program MBG

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 213
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Penurunan harga sayur di berbagai pasar tradisional Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Penurunan harga sayur secara drastis di berbagai pasar tradisional Kabupaten Magetan setelah libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain itu juga diduga belum beroperasinya kembali Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selama dua pekan terakhir, sebagian besar komoditas sayuran mengalami koreksi harga yang cukup besar. Kondisi ini dirasakan pedagang dan petani sebagai pukulan berat, terutama karena bertepatan dengan musim panen.

Hasil pantauan di Pasar Sayur Magetan, Jumat (9/1/2026), seledri turun dari Rp20.000 menjadi Rp8.000 per kilogram, kapri merosot dari Rp70.000 menjadi Rp25.000 per kilogram, daun sawi jatuh dari Rp8.000 menjadi Rp2.000 per kilogram, cabai rawit turun dari Rp85.000 menjadi Rp35.000 per kilogram, cabai merah keriting bergerak dari Rp50.000 ke Rp30.000 per kilogram, bawang merah turun menjadi Rp25.000 per kilogram, dan tomat anjlok ke Rp6.000 per kilogram.

Para pedagang mengaku kejatuhan harga tidak terlepas dari absennya pembelian dari program MBG. Selama ini, MBG menjadi salah satu penyangga permintaan yang cukup stabil bagi pasokan sayuran lokal.

“Hampir semua harga jatuh. Salah satu penyebabnya karena program MBG berhenti saat liburan kemarin,” ungkap Wahyu Ningsih, pedagang sayur, yang merasakan penurunan omzet secara signifikan.

Image Not Found
Penurunan harga bumbu dapur di pasar tradisional Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Pedagang lainnya, Madinah, menyampaikan bahwa stok sayur justru melimpah karena panen raya, namun permintaan tidak sebanding.

“Barang banyak masuk karena musim panen, sementara pembeli justru menurun drastis,” tuturnya.

Sejumlah pedagang menilai, jika pemerintah tidak memikirkan mekanisme penyangga ketika MBG tidak berjalan, maka kejadian seperti ini akan terus berulang setiap libur panjang.

“Kalau program berhenti begitu saja, harga pasti jatuh duluan. Petani tidak punya banyak pilihan selain menjual dengan harga apa adanya,” ujar Ahnul Firdaus, pedagang cabai, yang selama dua minggu terakhir merugi karena harga terus turun.

Dengan dimulainya kembali proses belajar mengajar, pelaku pasar berharap permintaan akan naik kembali. Namun kejatuhan harga selama dua pekan terakhir menjadi peringatan penting bahwa tanpa perencanaan transisi, program sebesar MBG justru berpotensi menciptakan ketidakstabilan pasar. Program yang bertujuan melindungi petani dan pedagang kecil justru berisiko menimbulkan goncangan harga apabila tidak dikelola secara terencana.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ingatkan Penting Loyalitas , PKB Ponorogo Beberkan Hasil Muktamar 

    Ingatkan Penting Loyalitas , PKB Ponorogo Beberkan Hasil Muktamar 

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ponorogo menggelar konsolidasi kader di Gedung PGRI, Ponorogo, sebagai bagian dari strategi menyongsong Pemilu 2029. Dalam acara tersebut, Wakil Ketua DPW PKB Jatim, Musyafak Rouf, menegaskan pentingnya loyalitas kader terhadap garis kebijakan partai. Menurut Musyafak, seluruh kader diwajibkan tegak lurus dengan keputusan yang telah ditetapkan dalam […]

    Bagikan
  • Digali Terlalu Dalam? Tanah Longsor di Magetan Tewaskan Pekerja Galian

    Digali Terlalu Dalam? Tanah Longsor di Magetan Tewaskan Pekerja Galian

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Seorang pekerja tambang galian tanah di Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, meninggal dunia setelah tertimbun material longsor, Minggu (25/1/2026) pagi. Korban bernama Suyono (40), warga setempat, tewas dalam perjalanan menuju RSUD dr. Sayidiman Magetan setelah sempat ditemukan hidup oleh rekan-rekannya. Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat enam pekerja memulai […]

    Bagikan
  • Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Bertambah, Mayoritas Usia Produktif

    Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Bertambah, Mayoritas Usia Produktif

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Jumlah Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kabupaten Madiun terus mengalami peningkatan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun mencatat, sepanjang triwulan pertama tahun ini, ditemukan 36 kasus ODHA baru. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Anies Djaka Karyawan, mengungkapkan untuk keseluruhan tahun berjalan, jumlah ODHA baru yang terdata sudah mencapai 160 orang. […]

    Bagikan
  • Eks PPU Maospati Disulap Jadi Rest Area Strategis Tiga Kota, Pembangunan Secara Bertahap

    Eks PPU Maospati Disulap Jadi Rest Area Strategis Tiga Kota, Pembangunan Secara Bertahap

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus mengebut pembangunan kawasan eks Pasar Produk Unggulan (PPU) Maospati yang kini memasuki tahap kedua. Proyek revitalisasi tersebut ditargetkan menjadi pusat jajanan dan kuliner yang mengusung konsep rest area modern, sekaligus menjadi wajah baru pintu masuk Kabupaten Magetan dari arah barat. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten […]

    Bagikan
  • Gus Ipul : 600 Ribu Penerima Bansos Diduga Gunakan Dana untuk Judi Online

    Gus Ipul : 600 Ribu Penerima Bansos Diduga Gunakan Dana untuk Judi Online

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa sekitar 600 ribu penerima bantuan sosial (bansos) di Indonesia terindikasi menyalahgunakan dana bansos untuk bermain judi online (judol). Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri dialog bersama pilar-pilar sosial dari wilayah Ponorogo, Pacitan, dan Trenggalek di Gedung Watu Dakon, UIN Ponorogo, Senin (04/08/2025). Dari jumlah tersebut, sebanyak […]

    Bagikan
  • Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Wilayah Korem 081 Rampung, Warga Rasakan Dampak Ekonomi

    Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Wilayah Korem 081 Rampung, Warga Rasakan Dampak Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia — Sejumlah Jembatan Perintis Garuda telah rampung dibangun di wilayah jajaran Korem 081/DSJ. Infrastruktur tersebut kini mulai dimanfaatkan masyarakat dan dinilai mampu meningkatkan aksesibilitas serta aktivitas ekonomi warga di sejumlah daerah. Pembangunan jembatan ini mempermudah mobilitas masyarakat, terutama untuk kegiatan pertanian, pendidikan, hingga akses layanan kesehatan. Sebelumnya, warga harus menempuh jalur lebih jauh dan […]

    Bagikan
expand_less