Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Enam UMKM Magetan Tembus Pasar Internasional, Ekspor Perdana Dilepas ke Maladewa

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 33
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti lepas ekspor produk UMKM, (5/3/2026), Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Enam pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) asal Kabupaten Magetan resmi menembus pasar internasional setelah berhasil mengekspor produk mereka ke Maladewa. Pelepasan ekspor dilakukan di lokasi produksi Keripik Tempe H&G di Kelurahan Tebon, Kecamatan Barat, pada Kamis (5/3)2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyatakan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti bahwa UMKM lokal mampu bersaing di pasar global. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memperkuat dukungan agar jumlah UMKM yang masuk pasar ekspor terus meningkat.

“Ini capaian yang sangat membanggakan. UMKM dari Magetan kini bisa meluncurkan ekspor secara mandiri. Pemerintah akan terus memberikan motivasi dan dukungan supaya makin banyak pelaku usaha yang bisa mengikuti langkah ini,” ujarnya.

Menurutnya, enam UMKM yang terlibat seluruhnya berasal dari Magetan. Ia berharap jumlah tersebut akan terus bertambah melalui peningkatan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha.

“Semua pelaku yang mengekspor kali ini adalah UMKM kita sendiri. Tentu kami berharap jumlahnya bertambah, sehingga semakin banyak yang bisa naik kelas,” tuturnya.

Dukungan terhadap perluasan pasar internasional juga datang dari Jalian Setiarsa, Tenaga Teknis Bidang Standardisasi Produk, Akses Pasar, Promosi, Pemasaran, dan Kurasi Produk Ekspor pada Export Center Surabaya Kementerian Perdagangan. Ia mengatakan pihaknya terus mengembangkan program pendampingan bagi UMKM yang sudah memiliki pengalaman ekspor.

“Kami terus mendorong perluasan pasar dan bekerja sama dengan pemerintah daerah, termasuk Pemkab Magetan. Program ini memang kami tujukan bagi UMKM yang sudah pernah melakukan ekspor,” jelasnya.

Ia menambahkan, Export Center Surabaya hampir setiap bulan membantu UMKM dari berbagai daerah di Jawa Timur untuk menembus pasar internasional, dengan jumlah yang bervariasi.

“Setiap bulan selalu ada UMKM yang berhasil masuk pasar luar negeri. Jumlahnya berbeda-beda di tiap daerah,” ungkapnya.

Image Not Found
Produk unggulan lokal sebagai langkah perluasan pasar global, Foto : Kusnanto

Produk makanan olahan, minuman serbuk, kerajinan, batik, dan fashion disebut sebagai komoditas yang memiliki peluang besar untuk ekspor. Selain itu, Kementerian Perdagangan juga memanfaatkan jaringan promosi melalui 19 Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) serta 24 atase perdagangan di 33 negara untuk memperluas pasar produk Indonesia.

Pada momen tersebut, pelaku UMKM Magetan juga diundang mengikuti One to Many Business Meeting yang digelar pada 7 April di Grand City Surabaya. Satu pelaku usaha nantinya akan dipertemukan dengan sembilan calon pembeli, baik secara daring maupun luring.

“Kami akan berkoordinasi dengan Pemkab Magetan untuk menentukan UMKM yang dapat bertemu langsung dengan para buyer,” tambahnya.

Pemilik makanan olahan keripik tempe dan sambel pecel H&G, Ita Listiana, mengaku ekspor dari Magetan ini merupakan impian yang terselesaikan. Sebelumnya, ekspor produk biasanya harus digabung dengan daerah lain.

“Selama ini ekspor kami masih ikut daerah lain seperti Situbondo, Surabaya, atau Mojokerto. Momen ini seperti mimpi, karena Magetan akhirnya bisa melepas produknya sendiri,” katanya.

Dalam pengiriman kali ini, keripik tempe dipasok dalam jumlah besar hingga memenuhi satu kontainer. Ita berharap pencapaian tersebut dapat memacu keberanian UMKM lain di Magetan untuk melangkah ke pasar internasional.

“Saya berharap teman-teman UMKM lainnya tidak ragu. Beranilah mencoba, karena peluang selalu ada,” pungkasnya. (kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 31 Acara Meriahkan Grebeg Suro 2025, Berikut Jadwal Lengkapnya

    31 Acara Meriahkan Grebeg Suro 2025, Berikut Jadwal Lengkapnya

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Gelaran budaya akbar Grebeg Suro 2025 segera digelar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo telah menyiapkan 31 rangkaian acara untuk menyemarakkan perayaan tersebut. Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, menyampaikan bahwa Grebeg Suro tahun ini akan digelar lebih meriah dan atraktif, tanpa mengesampingkan nilai-nilai […]

    Bagikan
  • Toko Kelontong di Ngawi Dibobol Maling Terekam CCTV

    Toko Kelontong di Ngawi Dibobol Maling Terekam CCTV

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi pencurian di sebuah toko kelontong di Dusun Dungwaluh, Desa Campursari, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, terekam jelas CCTV pada Jumat (07/11/2025) dini hari. Dalam rekaman berdurasi sekitar satu menit itu, terlihat seorang pria masuk ke dalam toko dengan gerak-gerik mencurigakan. Wajahnya ditutupi kaos yang ia kenakan, sementara tangannya dengan cepat mengacak-acak […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Tetap Kondusif, Pemkot Perketat Pengamanan Pasca Demo

    Kota Madiun Tetap Kondusif, Pemkot Perketat Pengamanan Pasca Demo

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun dipastikan dalam kondisi aman usai aksi demonstrasi yang sempat terjadi beberapa waktu lalu. Wali Kota Madiun, Maidi, langsung turun tangan memimpin apel siaga keamanan bersama jajaran camat, lurah, OPD dan TNI-Polri pada Senin (01/09/2025) malam. “Situasi harus tetap kondusif. Ada isu-isu yang berkembang, maka saya hadir untuk memastikan […]

    Bagikan
  • Belasan PSK Terpapar HIV, Pemkab Ponorogo Perketat Kawasan Rawan Penularan

    Belasan PSK Terpapar HIV, Pemkab Ponorogo Perketat Kawasan Rawan Penularan

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Penertiban warung remang-remang di jalur Ponorogo–Trenggalek, tepatnya di wilayah Kecamatan Siman, Ponorogo membongkar fakta mengejutkan. Dari hasil skrining kesehatan yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, sebanyak 13 pekerja seks komersial (PSK) dinyatakan positif HIV. Yang mencengangkan, dari jumlah tersebut, 11 di antaranya merupakan warga luar daerah. Sementara, dua lainnya diketahui […]

    Bagikan
  • Patrick Kluivert, Kandidat Kuat Pengganti Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia

    Patrick Kluivert, Kandidat Kuat Pengganti Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle arrachmando
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia, Setelah berakhirnya era Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia, perhatian publik kini tertuju pada sosok penggantinya. Dikutip dari salah satu Tweet dan Postingan Instagram Pakar Transfer Internasional @fabriziozom, menyebutkan salah satu nama yang mencuat dan mendapat perhatian serius adalah Patrick Kluivert, legenda sepak bola Belanda yang juga memiliki rekam jejak mengesankan sebagai pelatih. Patrick […]

    Bagikan
  • Pemerintah Kec Geger Menggelar Bimtek Transparansi Tata Kelola Keuangan Desa

    Pemerintah Kec Geger Menggelar Bimtek Transparansi Tata Kelola Keuangan Desa

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Transparansi dan akuntabel Pengelolaan keuangan di setiap desa menjadi syarat wajib agar tata kelola sesuai regulasi. Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 20 tahun 2018 menjadi payung hukum mengatur azaz dan tata tertib administrasi anggaran di desa. Tranparansi diterjemahkan agar masyarakat bisa mengakses data anggaran di setiap desa tersebut. Paling tidak minimal […]

    Bagikan
expand_less