Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Kepatihan Ngawi Terancam Runtuh, Bangunan Bersejarah Tahun 1828 Menanti Revitalisasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu bangunan bersejarah Kepatihan dalam kondisi rusak parah, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Ngawi – Salah satu bangunan bersejarah penting di Kabupaten Ngawi, yakni Kepatihan yang terletak di Jalan Patiunus, Kelurahan Ketanggi, kini dalam kondisi rusak parah. Bangunan bergaya arsitektur Jawa yang berdiri sejak tahun 1828 ini terlihat nyaris roboh. Dindingnya retak, plafon ambrol, pintu-pintu rusak, dan sejumlah bagian jebol. Meski masih difungsikan sebagai Sekretariat Kebudayaan, kerusakan struktur belum tersentuh perbaikan berarti.

Kondisi ini menimbulkan keprihatinan mengingat Kepatihan merupakan salah satu cagar budaya penting yang merekam jejak awal sejarah berdirinya Kabupaten Ngawi. Bangunan ini dibangun oleh Raden Patih Pringgo Kusumo, tokoh yang dipercaya sebagai pendiri Ngawi. Tak heran jika masyarakat memandang bangunan ini bukan sekadar aset, melainkan simbol identitas daerah.

“Kami sudah merampungkan dokumen teknis revitalisasi sejak 2023 lalu. Bahkan, hasil kajian dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI menyebutkan dibutuhkan anggaran sekitar Rp1,6 miliar,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Ngawi, Sumarsono, saat dikonfirmasi pada Rabu (16/07/2025).

Namun, hingga kini, proses revitalisasi masih tertahan karena keterbatasan anggaran. Padahal, menurut Sumarsono, fokus utama perbaikan adalah memperkuat struktur bangunan agar tidak roboh dan membahayakan keselamatan.

Image Not Found
Salah satu bangunan bersejarah Kepatihan dalam kondisi rusak parah, Foto : Kusnanto – Sinergia

Ke depan, kawasan Kepatihan direncanakan menjadi Taman Budaya Ngawi, yang akan difungsikan sebagai pusat kegiatan seni dan budaya. Konsep ini diharapkan bisa menghidupkan kembali peran bangunan dalam konteks kekinian, tanpa meninggalkan nilai historisnya.

Bangunan Kepatihan masih mempertahankan gaya asli. Dinding bata, saka guru dari kayu jati, dan atap genteng dari tanah liat. Belum pernah direstorasi sejak dibangun hampir dua abad lalu, keberadaannya kini menjadi ironi. Bangunan yang kaya akan nilai budaya, namun terabaikan oleh perhatian dan dana.

“Semoga rencana ini bisa segera terealisasi. Sayang sekali kalau sampai bangunan ini runtuh karena dibiarkan rusak terlalu lama,” tutup Sumarsono penuh harap.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 206 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Madiun Resmi Berbadan Hukum

    206 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Madiun Resmi Berbadan Hukum

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyatakan seluruh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang tersebar di 206 desa dan kelurahan telah resmi berbadan hukum. Penyelesaian legalitas ini menandai langkah strategis dalam penguatan ekonomi desa melalui wadah koperasi. “Per tanggal 25 kemarin, sudah 100 persen. Jadi 206 KDMP sudah terbentuk dan seluruhnya telah memiliki […]

    Bagikan
  • Atasi Sampah dari 15 Kecamatan, Lahan TPA Kaliabu Akan Dikelola Pemkab Madiun untuk TPST

    Atasi Sampah dari 15 Kecamatan, Lahan TPA Kaliabu Akan Dikelola Pemkab Madiun untuk TPST

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyatakan siap menerima program pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) melalui Local Service Delivery Improvement Project (LSDP). Fasilitas yang akan dibangun di kawasan TPA Kaliabu, Kecamatan Mejayan, itu diproyeksikan untuk menangani timbulan sampah dari 15 kecamatan di Kabupaten Madiun. Kesiapan tersebut mengemuka saat tim Desk LSDP dari pemerintah […]

    Bagikan
  • Gerak Cepat! Dua Kasus Curanmor di Ngawi Terungkap Kurang dari 24 Jam

    Gerak Cepat! Dua Kasus Curanmor di Ngawi Terungkap Kurang dari 24 Jam

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi menunjukkan respon cepat dalam penanganan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukumnya. Dua kasus berbeda yang terjadi di Kecamatan Ngawi dan Kecamatan Widodaren berhasil diungkap dalam kurun kurang dari 24 jam. Pengungkapan tersebut dipaparkan Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso dalam konferensi pers di depan Media Center Polres […]

    Bagikan
  • 811 Warga Binaan Lapas I Madiun Terima Remisi Khusus Idul Fitri, 2 Orang Langsung Bebas

    811 Warga Binaan Lapas I Madiun Terima Remisi Khusus Idul Fitri, 2 Orang Langsung Bebas

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Momen hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah menjadi kado spesial bagi 811 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan  Kelas I Madiun. Mereka mendapatkan remisi atau potongan masa tahanan. Dari jumlah tersebut, dua orang dinyatakan langsung bebas setelah mendapatkan remisi. Kepala Lapas I Madiun Andi Wijaya Rivai, menyampaikan bahwa pemberian remisi ini merupakan […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hanguskan Kandang, Empat Kambing dan Unggas Mati

    Kebakaran Hanguskan Kandang, Empat Kambing dan Unggas Mati

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran kandang ternak terjadi di Desa Maospati, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Sabtu (6/9/2025) sore. Dalam musibah ini, empat ekor kambing dan sejumlah unggas mati terpanggang, kerugian pun ditaksir mencapai belasan juta rupiah. Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Api diduga berasal dari perapian yang digunakan untuk menghangatkan kandang dan mengusir […]

    Bagikan
  • Viral Keributan di Telaga Sarangan, Dipicu Motor Knalpot Brong

    Viral Keributan di Telaga Sarangan, Dipicu Motor Knalpot Brong

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Destinasi wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah video keributan viral di media sosial. Rekaman berdurasi 34 detik tersebut memperlihatkan cekcok antara wisatawan dengan pelaku usaha setempat. Dalam video yang beredar, tampak seorang pengendara sepeda motor terlibat adu mulut dengan sejumlah pedagang. Situasi sempat memanas hingga akhirnya […]

    Bagikan
expand_less