Berita Terkini
Trending Tags

Kepatihan Ngawi Terancam Runtuh, Bangunan Bersejarah Tahun 1828 Menanti Revitalisasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
  • visibility 59
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu bangunan bersejarah Kepatihan dalam kondisi rusak parah, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Ngawi – Salah satu bangunan bersejarah penting di Kabupaten Ngawi, yakni Kepatihan yang terletak di Jalan Patiunus, Kelurahan Ketanggi, kini dalam kondisi rusak parah. Bangunan bergaya arsitektur Jawa yang berdiri sejak tahun 1828 ini terlihat nyaris roboh. Dindingnya retak, plafon ambrol, pintu-pintu rusak, dan sejumlah bagian jebol. Meski masih difungsikan sebagai Sekretariat Kebudayaan, kerusakan struktur belum tersentuh perbaikan berarti.

Kondisi ini menimbulkan keprihatinan mengingat Kepatihan merupakan salah satu cagar budaya penting yang merekam jejak awal sejarah berdirinya Kabupaten Ngawi. Bangunan ini dibangun oleh Raden Patih Pringgo Kusumo, tokoh yang dipercaya sebagai pendiri Ngawi. Tak heran jika masyarakat memandang bangunan ini bukan sekadar aset, melainkan simbol identitas daerah.

“Kami sudah merampungkan dokumen teknis revitalisasi sejak 2023 lalu. Bahkan, hasil kajian dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI menyebutkan dibutuhkan anggaran sekitar Rp1,6 miliar,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Ngawi, Sumarsono, saat dikonfirmasi pada Rabu (16/07/2025).

Namun, hingga kini, proses revitalisasi masih tertahan karena keterbatasan anggaran. Padahal, menurut Sumarsono, fokus utama perbaikan adalah memperkuat struktur bangunan agar tidak roboh dan membahayakan keselamatan.

Image Not Found
Salah satu bangunan bersejarah Kepatihan dalam kondisi rusak parah, Foto : Kusnanto – Sinergia

Ke depan, kawasan Kepatihan direncanakan menjadi Taman Budaya Ngawi, yang akan difungsikan sebagai pusat kegiatan seni dan budaya. Konsep ini diharapkan bisa menghidupkan kembali peran bangunan dalam konteks kekinian, tanpa meninggalkan nilai historisnya.

Bangunan Kepatihan masih mempertahankan gaya asli. Dinding bata, saka guru dari kayu jati, dan atap genteng dari tanah liat. Belum pernah direstorasi sejak dibangun hampir dua abad lalu, keberadaannya kini menjadi ironi. Bangunan yang kaya akan nilai budaya, namun terabaikan oleh perhatian dan dana.

“Semoga rencana ini bisa segera terealisasi. Sayang sekali kalau sampai bangunan ini runtuh karena dibiarkan rusak terlalu lama,” tutup Sumarsono penuh harap.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perlawanan Hukum Penangguhan Eksekusi Ditolak Pengadilan, PCNU Kota Madiun Lanjutkan Eksekusi

    Perlawanan Hukum Penangguhan Eksekusi Ditolak Pengadilan, PCNU Kota Madiun Lanjutkan Eksekusi

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kota Madiun memberikan putusan terhadap perkara gugatan dengan nomor 50/Pdt.Bth/2025/Pn.Mad pada Kamis (05/02/2026). Gugatan tersebut berkaitan dengan penundaan atau penangguhan eksekusi atau pengosongan atas sebidang tanah dan bangunan yang terletak di Jalan Alun-alun Barat Nomor 6, Kelurahan Pangongangan , Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Aset tersebut merupakan […]

    Bagikan
  • Palang Sudah Tertutup, Motor Tetap Terobos! Berujung Tabrakan dengan Kereta

    Palang Sudah Tertutup, Motor Tetap Terobos! Berujung Tabrakan dengan Kereta

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Situasi mencekam terjadi di wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun. Dalam waktu berdekatan, dua insiden tertemper melibatkan orang tak dikenal dan kendaraan bermotor terjadi pada Kamis (19/3/2026). Hal ini memicu keprihatinan sekaligus peringatan keras dari pihak KAI. Peristiwa pertama terjadi di petak jalan Kediri–Ngadiluwih sekitar pukul […]

    Bagikan
  • Salah Satu Calon Sekda Magetan Melebihi Batas Maksimal Umur Jika Dilantik

    Salah Satu Calon Sekda Magetan Melebihi Batas Maksimal Umur Jika Dilantik

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Berdasarkan aturan Permen PAN-RB Nomor 15 Tahun 2019 tentang pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), sejumlah persyaratan harus dipenuhi bagi pejabat yang ingin menduduki jabatan Sekda di Pemkab Magetan. Dari ketiga calon yang sudah mendaftar dan dinyatakan lolos seleksi administrasi, ada salah satu calon yang berpotensi melebihi batas maksimal umur jika nantinya […]

    Bagikan
  • Lewat Doa Bersama Wakil Ketua DPRD Mbah Slamet Ajak Konsituenya Jaga Kebhinekaan NKRI

    Lewat Doa Bersama Wakil Ketua DPRD Mbah Slamet Ajak Konsituenya Jaga Kebhinekaan NKRI

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Slamet Rijadi, menggelar reses masa persidangan pertama tahun 2025 di Kecamatan Dagangan dan Geger. Salah satu agenda berlangsung di Aula Balai Desa Kertobanyon, Geger, Rabu (10/09/2025), dengan doa bersama melibatkan ulama, tokoh masyarakat, seniman, budayawan, dan pemuda. Selain doa untuk bangsa, kegiatan ini menjadi ruang […]

    Bagikan
  • BPS Kota Madiun catat Inflasi year or year sebesar 1,31 persen

    BPS Kota Madiun catat Inflasi year or year sebesar 1,31 persen

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun merilis inflansi yang terjadi sepanjang tahun 2024. Tercatat secara month to month (MtM) untuk Desember 2024, Kota Madiun mengalami inflasi sebanyak 0,43 persen. Sementara itu jika melihat data inflasi secara year or year sebesar 1,31 persen. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Aziz menjelaskan posisi inflasi Kota […]

    Bagikan
  • Viral! Parkir di CFD Bantaran Madiun, Motor Pengunjung Raib Meski Dijaga Jukir

    Viral! Parkir di CFD Bantaran Madiun, Motor Pengunjung Raib Meski Dijaga Jukir

    • calendar_month 6 jam yang lalu
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Nasib kurang menyenanhkan dialami salah satu pengunjung Car Free Day (CFD) di Taman Bantaran Kelurahan Pangongangan Kecamatan Manguharjo Kota Madiun pada Minggu (19/01/206). Dalam unggahan yang viral di media sosial, pengunjung tersebut mengaku kehilangan motor yang dititipkan di area parkir. Ironisnya, meski terdapat juru parkir (Jukir) namun motor malah hilang. […]

    Bagikan
expand_less