
Sinergia | Magetan – Tim gabungan yang dikoordinasikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan masih bekerja mengevakuasi sejumlah sepeda motor milik wisatawan yang tercebur ke Telaga Sarangan akibat jalan lingkar telaga sisi selatan longsor pada Sabtu (17/11/2026). Hingga Sabtu siang, tiga dari perkiraan tujuh motor yang terdampak telah berhasil diangkat ke permukaan.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Magetan, Cahaya Wijaya, mengungkapkan bahwa upaya penyelamatan kendaraan berlangsung sejak pagi hari dan dikerjakan oleh berbagai unsur.
“Beberapa motor yang jatuh ke telaga sudah kami tarik. Syukurlah peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa,” tutur Cahaya saat berada di lokasi, Sabtu (17/1/2026).
Evakuasi dilakukan oleh tim terpadu yang terdiri dari BPBD Magetan, lifeguard Dinas Pariwisata, personel kepolisian dari Polsek dan Polres, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, serta para relawan dan warga sekitar.
Menurut Cahaya, proses pengangkatan mulai dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB dan sebelum tengah hari tiga motor sudah dapat dievakuasi.
Cahaya menambahkan bahwa pihaknya telah memberi perhatian terhadap sejumlah titik rawan di kawasan tersebut, termasuk lokasi longsor yang sebelumnya menunjukkan tanda-tanda keretakan.

“Retakan di area itu sebenarnya sudah tampak sejak kemarin. Kami mengimbau agar wisatawan tidak memarkir kendaraan di titik yang berpotensi rawan,” jelasnya.
Longsoran yang terjadi memiliki panjang sekitar 70 meter, lebar 2 meter, dan tinggi tebing kira-kira 7 meter. Sebelumnya, longsor kecil juga sempat muncul di sisi tebing lainnya meski tidak langsung mengarah ke telaga.
BPBD Magetan menjadwalkan rapat koordinasi bersama Dinas Pariwisata untuk membahas langkah-langkah peningkatan keselamatan bagi pengunjung kawasan wisata Sarangan.
Sementara itu, cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sarangan diduga menjadi faktor utama terjadinya pergerakan tanah. Tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir diyakini memperlemah struktur tebing hingga akhirnya mengalami longsor.(Nan/Krs).