Berita Terkini
Trending Tags

Fraksi Golkar Kritik Keras Pengelolaan PAD Magetan, Soroti PDAM dan Sistem Retribusi Manual

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
  • visibility 141
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anggota Fraksi Golkar, Didik Haryo, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Magetan melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam Pandangan Umum (PU) atas Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024, mereka menyoroti lemahnya sistem yang dinilai semrawut dan membuka celah besar kebocoran.

Menurut anggota Fraksi Golkar, Didik Haryo, pengelolaan PAD hingga kini belum menunjukkan perbaikan signifikan. Ia menyoroti buruknya sistem pengendalian internal (SPI), terutama dalam pengelolaan retribusi di sektor wisata unggulan seperti Telaga Sarangan yang masih dijalankan secara manual.

“Bayar tiket, langsung masuk. Tidak ada sistem kontrol yang jelas di pintu masuk. Ini rawan sekali kebocoran,” ujar Didik di hadapan forum sidang paripurna.

Dorongan agar digitalisasi sistem retribusi segera diterapkan sudah lama disuarakan DPRD, namun hingga kini belum terealisasi. Didik menilai hal ini menunjukkan kurangnya komitmen dari pemerintah daerah dalam membangun tata kelola keuangan yang transparan dan profesional.

Kritik tak hanya berhenti di sektor pariwisata. Fraksi Golkar juga menyorot buruknya kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Magetan yang dinilai tidak sebanding dengan besarnya penyertaan modal yang telah digelontorkan pemerintah daerah.

“PDAM sudah dua kali menerima penyertaan modal miliaran rupiah, tapi kontribusinya ke PAD nyaris tak terasa. Bupati harus berani melakukan evaluasi total. Jangan sampai hanya jadi penyalur air biasa,” tegas Didik.

Ia mencontohkan bagaimana daerah lain telah memaksimalkan potensi usaha air, seperti pengembangan unit bisnis air minum dalam kemasan (AMDK), air tangki, hingga es kristal. Magetan, kata dia, perlu lebih progresif dan tidak tertinggal dari daerah yang bahkan lebih kecil.

Lebih jauh, Fraksi Golkar menyoroti lemahnya struktur PAD yang hanya menyumbang sekitar 13 persen dari total APBD. Didik memperingatkan bahwa ketergantungan pada transfer dari pemerintah pusat sangat berisiko.

“Kalau dana pusat terpangkas, kita bisa kolaps. Ini situasi serius, bukan sekadar kritik basa-basi,” katanya.

Ia juga menaruh harapan besar pada duet kepemimpinan baru Bupati Suprawoto Mantri dan Wakil Bupati Suyad Waluyo. Menurutnya, sudah waktunya birokrasi Magetan berbenah dan memprioritaskan reformasi manajemen keuangan daerah.

“Bu Mantri dan Kang Suyad harus berani menata ulang. Jangan sampai uang rakyat hanya menjadi beban, bukan menjadi sumber pemasukan,” tutupnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Masa Angkutan Lebaran, Pegawai KAI Daop 7 Madiun Dibekali Keterampilan Medis 

    Jelang Masa Angkutan Lebaran, Pegawai KAI Daop 7 Madiun Dibekali Keterampilan Medis 

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Masa Angkutan Lebaran 2025 menjadi atensi PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun. Hal itu tidak lepas dari tingginya mobilitas masyarakat, khususnya pengguna moda transportasi kereta api untuk melakukan perjalanan mudik atau balik lebaran. Untuk itu, KAI Daop 7 Madiun pun memberikan pembekalan kepada para pegawai dengan keterampilan […]

    Bagikan
  • Peduli Kemanusiaan, Bisma Madiun Berbagai Takjil di Momen Ramadan

    Peduli Kemanusiaan, Bisma Madiun Berbagai Takjil di Momen Ramadan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Prajurit TNI di Madiun yang tergabung dalam abituren Bintara PK II TNI AD Tahun 1995 atau Bisma menggelar giat sosial di momen Ramadan tahun ini. Kegiatan sosial ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 Bisma, sekaligus sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat. Pembagian takjil ini pun […]

    Bagikan
  • Ludes! Kebakaran Rumah di Pinggirsari, Pemadam Butuh Satu Jam untuk Jinakkan Api

    Ludes! Kebakaran Rumah di Pinggirsari, Pemadam Butuh Satu Jam untuk Jinakkan Api

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kebakaran melanda rumah milik emi sumiati (40) di Jalan Ki Ageng Serang, RT 001 RW 001, Dukuh Tepeng, Kelurahan Pinggirsari, Kecamatan Ponorogo, Minggu (23/2/2025). Api pertama kali diketahui sekitar pukul 05.03 WIB dan berhasil dipadamkan dalam waktu lebih dari satu jam. Pemadam Kebakaran Kabupaten Ponorogo menerima laporan insiden ini segera bergerak […]

    Bagikan
  • Lahan Tanam Berkurang, Produksi Padi di Kota Madiun Justru Meningkat

    Lahan Tanam Berkurang, Produksi Padi di Kota Madiun Justru Meningkat

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di tengah semakin sempitnya lahan pertanian, para petani di Kota Madiun justru menunjukkan pencapaian luar biasa. Produksi padi tahun 2024 mengalami kenaikan, meski luas lahan pertanian mengalami penyusutan. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Azis menyampaikan lahan pertanian di Kota Pendekar mengalami penurunan sebesar 0,65 persen, dari 2.204 hektare menjadi 2.190 […]

    Bagikan
  • 1.125 Honorer di Pemkab Magetan Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

    1.125 Honorer di Pemkab Magetan Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan tenaga honorer di Kabupaten Magetan akhirnya mendapat kepastian status. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan resmi mengusulkan sebanyak 1.125 honorer untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Usulan tersebut mencakup 31 guru, 271 tenaga kesehatan, dan 823 tenaga teknis. Khusus tenaga kesehatan, selama ini banyak yang digaji melalui […]

    Bagikan
  • Dramatis, BPBD Magetan Evakuasi Kambing Jatuh ke Sumur Tua

    Dramatis, BPBD Magetan Evakuasi Kambing Jatuh ke Sumur Tua

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Suasana kepanikan mewarnai Dusun Kedungrejo, Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, pada Sabtu (27/06/2025) petang. Seekor kambing milik warga tercebur ke dalam sumur tua sedalam 20 meter. Peristiwa itu sontak mengundang perhatian warga dan memaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan turun tangan melakukan evakuasi. Insiden bermula saat Suwarno (43), […]

    Bagikan
expand_less