Berita Terkini
Trending Tags

Sinkronisasi Program Pusat-Daerah dan Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan di Hari Otoda ke-30

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 138
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
ASN dan Forkopimda ikuti upacara Otoda, dorong sinergi pusat dan daerah, (27/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menegaskan pentingnya penyelarasan program pembangunan daerah dengan kebijakan nasional serta efisiensi anggaran dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tahun 2026. Upacara digelar di halaman Balai Kota Madiun, Senin (27/4/2026), dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, dan diikuti jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala OPD, serta ASN.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Wali Kota membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri yang menekankan bahwa otonomi daerah bukan sekadar kewenangan administratif, tetapi juga tanggung jawab dalam mengelola potensi lokal secara selaras dengan arah pembangunan nasional.

Tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita” disebut menjadi landasan penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Sinkronisasi tersebut dinilai krusial agar program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam keberhasilan pembangunan nasional. Seluruh kepala daerah untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan global,” jelasnya.

Image Not Found
Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 di Balai Kota Madiun berlangsung khidmat, (27/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sejumlah langkah strategis disoroti dalam sambutan tersebut, mulai dari integrasi perencanaan dan penganggaran pusat-daerah, reformasi birokrasi berbasis hasil (outcome), hingga penguatan kemandirian fiskal. Selain itu, kolaborasi antardaerah dan fokus pada layanan dasar juga menjadi prioritas untuk mengurangi ketimpangan pembangunan.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga didorong untuk menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Fokus diarahkan pada sektor-sektor strategis seperti swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan kewirausahaan untuk membuka lapangan kerja.

Sorotan utama dalam peringatan kali ini adalah arahan terkait efisiensi anggaran sebagaimana instruksi Presiden Republik Indonesia. Pemerintah daerah diminta menghindari kegiatan seremonial yang berlebihan dan memastikan setiap penggunaan anggaran memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

“Setiap kegiatan di pemerintah daerah harus jelas outcome-nya, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat. Tidak ada lagi kegiatan yang bersifat seremonial berlebihan,” ujar F. Bagus Panuntun usai upacara.

Ia menambahkan, efisiensi anggaran menjadi momentum untuk mengarahkan belanja daerah agar lebih tepat guna dan tepat sasaran. Dengan demikian, setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun pimpin upacara, tekankan efisiensi anggaran daerah. (27/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam menerjemahkan visi misi nasional ke dalam kebijakan di tingkat lokal. Hal ini sejalan dengan semangat otonomi daerah yang tidak hanya menekankan kemandirian, tetapi juga sinergi dalam pembangunan.

“Tentunya ini menjaga dan berkolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Sehingga apa yang diturunkan dalam visi misi oleh Pak Presiden di dalam Asta Cita ini bisa diterapkan di pemerintah daerah,” pungkas Bagus.

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 ini diharapkan menjadi penguat komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan, serta memastikan penggunaan anggaran yang lebih efisien dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada Magetan Makin Memanas, Pengamat Politik Sebut Suara Paslon 2 Akan Jadi Rebutan di Empat TPS

    Pilkada Magetan Makin Memanas, Pengamat Politik Sebut Suara Paslon 2 Akan Jadi Rebutan di Empat TPS

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan untuk menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di empat TPS yang menjadi objek sengketa dalam Pilkada Magetan 2024. Terkait putusan tersebut, pengamat politik Nuryanto, memberikan pandangannya tentang dinamika yang akan terjadi pada tahap lanjutan pemilihan ini. “Mencermati bahwa PSU di empat TPS tersebut akan sangat mempengaruhi […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Panen Jagung Ungu, Punya Nilai Ekonomi dan Khasiat Kesehatan

    Wali Kota Madiun Panen Jagung Ungu, Punya Nilai Ekonomi dan Khasiat Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, bersama petani melakukan panen jagung ungu di lahan percobaan Kota Madiun, Selasa (23/09/2025). Jagung jenis ini disebut memiliki keunggulan ganda, selain bernilai ekonomi tinggi juga bermanfaat bagi kesehatan. Maidi mengungkapkan, uji coba penanaman jagung ungu menunjukkan hasil menggembirakan. Selain rasanya enak, harga jualnya juga cukup tinggi. […]

    Bagikan
  • Perubahan KUA-PPAS 2025 Magetan Diteken, Dinilai Minim Pembahasan dan Terburu-buru

    Perubahan KUA-PPAS 2025 Magetan Diteken, Dinilai Minim Pembahasan dan Terburu-buru

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2025 akhirnya disahkan dalam rapat paripurna DPRD Magetan, Kamis (18/09/2025). Penandatanganan dilakukan bersama oleh Bupati Hj. Nanik Endang Rusminiarti dan pimpinan dewan. Namun, di balik pengesahan itu muncul kritik. Proses pembahasan dinilai terlalu cepat dan minim uji publik. Bahkan, […]

    Bagikan
  • Sambut Pemudik, Wawali Madiun Cek Fasilitas Umum hingga Titik Masuk Kota 

    Sambut Pemudik, Wawali Madiun Cek Fasilitas Umum hingga Titik Masuk Kota 

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun bersama Sekretaris Daerah serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Madiun melakukan pengecekan di sejumlah fasilitas umum (fasum) pada Selasa (18/3/2025). Pengecekan sejumlah titik di Kota Madiun ini bagian dari kesiapan menyambut momen lebaran yang semakin dekat. Terlebih, Kota Madiun dinilai sebagai salah satu […]

    Bagikan
  • 1.911 Siswi Divaksin HPV,                     PJ Walikota : Cegah Kanker Serviks Sedini Mungkin

    1.911 Siswi Divaksin HPV, PJ Walikota : Cegah Kanker Serviks Sedini Mungkin

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia – Kota Madiun| Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) tengah melaksanakan pencanangan kejar imunisasi Human Papilloma Virus (HPV). Imunisasi dengan sasaran 1.911 siswi SMP kelas 9 ini sudah berjalan sejak Senin 13 Januari 2025 lalu. PJ Walikota Madiun, Eddy Supriyanto didampingi Kepala Dinkes-PPKB dan Kepala Dinas Pendidikan Kota […]

    Bagikan
  • Palang Sudah Tertutup, Motor Tetap Terobos! Berujung Tabrakan dengan Kereta

    Palang Sudah Tertutup, Motor Tetap Terobos! Berujung Tabrakan dengan Kereta

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Situasi mencekam terjadi di wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun. Dalam waktu berdekatan, dua insiden tertemper melibatkan orang tak dikenal dan kendaraan bermotor terjadi pada Kamis (19/3/2026). Hal ini memicu keprihatinan sekaligus peringatan keras dari pihak KAI. Peristiwa pertama terjadi di petak jalan Kediri–Ngadiluwih sekitar pukul […]

    Bagikan
expand_less