Berita Terkini
Trending Tags

Polres Ngawi Tangkap Dua Terduga Pengedar Pil Koplo Trihexyphenidyl, Satu Pelaku Masih Berusia 15 Tahun

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 29
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
barang bukti Pil Koplo Trihexyphenidyl yang berhasil diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Ngawi.

Sinergia | Ngawi – Satuan Reserse Narkoba Polres Ngawi kembali mengungkap kasus dugaan peredaran obat keras berbahaya (okerbaya) di wilayah Kabupaten Ngawi. Dalam operasi yang digelar pada Minggu (5/7/2026), polisi mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam peredaran pil koplo jenis trihexyphenidyl di Kecamatan Kedunggalar.

Pengungkapan kasus tersebut merupakan bagian dari upaya Polres Ngawi di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama dalam menekan peredaran obat keras berbahaya yang dinilai dapat merusak generasi muda.

Kasus bermula ketika petugas mengamankan seorang remaja berinisial BLR (15) di tepi Jalan Raya menuju Desa Kedunggalar. Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan barang bukti berupa 166 butir pil trihexyphenidyl serta satu unit telepon genggam yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran obat tersebut.

Berdasarkan hasil pengembangan penyelidikan yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Ngawi AKP Muhammad Lutfi, petugas kemudian mengamankan seorang pria berinisial ASK (20) di sebuah angkringan yang berada di depan Kantor Pos Kedunggalar.

Kedua terduga pelaku selanjutnya dibawa ke Mapolres Ngawi untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, penyidik menduga kedua pelaku memperjualbelikan obat keras tersebut dengan tujuan memperoleh keuntungan ekonomi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi.

Kasat Resnarkoba Polres Ngawi AKP Muhammad Lutfi menegaskan pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap segala bentuk penyalahgunaan maupun peredaran obat keras berbahaya di wilayah hukumnya.

“Kami berkomitmen memberantas peredaran obat keras berbahaya di Kabupaten Ngawi. Tidak ada ruang bagi para pelaku yang merusak masa depan generasi muda. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran obat-obatan terlarang di lingkungannya,” tegasnya.

Saat ini, Satresnarkoba Polres Ngawi masih melakukan pengembangan penyidikan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan maupun pelaku lain yang terlibat dalam perkara tersebut. Polisi memastikan proses hukum akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk pendalaman terhadap asal-usul barang bukti dan jalur distribusi obat keras berbahaya tersebut.(Tim).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Sekadar Renovasi, Korem 081/DSJ Bangun Mimpi Anak-Anak Kanzul Huda

    Tak Sekadar Renovasi, Korem 081/DSJ Bangun Mimpi Anak-Anak Kanzul Huda

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Melalui program Karya Bakti TNI, Korem 081/DSJ terus menunjukkan upayanya dalam merenovasi Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Kanzul Huda yang berlokasi di Desa Gundik, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo. Renovasi tersebut menyasar sejumlah fasilitas utama yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak, mulai dari kamar tidur anak-anak, teras, dapur, hingga kamar mandi. […]

    Bagikan
  • Duh ! Pengerjaan Proyek Tower BTS Tanpa Izin di Desa Sogo Dilanjutkan

    Duh ! Pengerjaan Proyek Tower BTS Tanpa Izin di Desa Sogo Dilanjutkan

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proyek pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS) milik PT Mitra Teel di Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun tetap berjalan meski belum mengantongi izin resmi. Aktivitas pembangunan masih berlangsung bahkan setelah proyek tersebut mendapatkan teguran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun. Pantauan dilapangan, terlihat tiga pekerja masih […]

    Bagikan
  • Sosialisasi Bidang Cukai, Pemkot Madiun Komitmen Perangi Rokok Ilegal

    Sosialisasi Bidang Cukai, Pemkot Madiun Komitmen Perangi Rokok Ilegal

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama Kantor Bea Cukai Madiun menggelar Sosialisasi Peraturan Pengawasan Barang Kena Cukai, Rabu (23/07/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan enam kali dalam setahun sebagai bentuk komitmen untuk menekan peredaran rokok ilegal di wilayah Kota Madiun. Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, yang […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Kerja Tertimpa Bangunan, TKI Asal Pulung Ponorogo Meninggal Dunia di Jepang

    Kecelakaan Kerja Tertimpa Bangunan, TKI Asal Pulung Ponorogo Meninggal Dunia di Jepang

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Duka mendalam menyelimuti keluarga Sakti Ramadhani Saputro (24), pekerja migran asal Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Sakti dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan kerja di Kota Kurume, Prefektur Fukuoka, Jepang. Insiden tragis itu terjadi saat Sakti tengah membongkar sebuah bangunan dua lantai yang telah lama tak digunakan, tepatnya pada Selasa, 15 […]

    Bagikan
  • Sidak Jelang Nataru, Forkopimda Magetan Pastikan Harga Pasar Masih Terkendali

    Sidak Jelang Nataru, Forkopimda Magetan Pastikan Harga Pasar Masih Terkendali

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Forkopimda Kabupaten Magetan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik penting, Kamis (18/12/2025). Sidak ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), bahan pokok, serta elpiji tetap aman dan mencukupi selama libur panjang akhir tahun. […]

    Bagikan
  • Pedagang Bumbu Dapur di Magetan Keluhkan Omzet Turun, Tergerus Maraknya Bumbu Instan

    Pedagang Bumbu Dapur di Magetan Keluhkan Omzet Turun, Tergerus Maraknya Bumbu Instan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Maraknya penggunaan bumbu instan siap pakai mulai berdampak pada penjualan bumbu dapur tradisional di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Pedagang mengaku omzet terus menurun karena masyarakat kini lebih memilih bumbu kemasan yang dinilai lebih praktis untuk mengolah masakan berbahan dasar ayam maupun daging sapi. Komoditas rimpang seperti jahe, kunyit, lengkuas, hingga kencur […]

    Bagikan
expand_less