Berita Terkini
Trending Tags

Harga Telur Ayam di Madiun Anjlok, Peternak Mengaku Rugi dan Terancam Gulung Tikar

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 175
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peternak ayam petelur di Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, mengeluhkan anjloknya harga jual telur. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Harga telur ayam ras di tingkat peternak di Kabupaten Madiun mengalami penurunan tajam dalam dua pekan terakhir. Saat ini, harga jual hanya berkisar Rp20.000 per kilogram, jauh di bawah biaya produksi yang diperkirakan mencapai titik impas di kisaran Rp24.000 per kilogram.

Kondisi tersebut dikeluhkan para peternak karena dinilai semakin menekan usaha mereka. Bahkan, harga di tingkat pengepul disebut lebih rendah lagi, hanya sekitar Rp17.700 per kilogram, sehingga sebagian peternak memilih menahan stok telur di kandang atau menjual langsung ke toko kelontong agar memperoleh harga yang lebih baik.

Salah seorang peternak ayam petelur di Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Suciani, mengatakan harga Rp20.000 per kilogram sudah bertahan selama sekitar dua pekan. Menurutnya, dengan biaya pakan yang terus meningkat, harga tersebut membuat peternak merugi.

“Kemarin pihak pengepul sempat menawar Rp17.700 per kilo, tapi kami tolak dan memilih menahan stok di kandang dengan harapan beberapa hari ke depan harga membaik. Dengan harga sekarang kami sudah rugi karena biaya produksi lebih besar daripada hasil penjualan. Kalau terus begini, kami bisa gulung tikar,” ujarnya, Kamis (2/7/2026).

Suciani menilai anjloknya harga telur dipengaruhi oleh melemahnya permintaan pasar yang bertepatan dengan momentum bulan Muharram atau Suro. Di sisi lain, Harga Patokan Pembelian (HPP) telur sebesar Rp26.000 per kilogram yang telah ditetapkan pemerintah belum dirasakan manfaatnya oleh peternak di tingkat bawah.

Tak hanya harga jual yang turun, biaya produksi juga terus meningkat. Ia mengungkapkan harga konsentrat pakan ayam dalam dua bulan terakhir naik dari sekitar Rp390.000 menjadi Rp435.000 hingga Rp437.500 per sak.

“Selain harga telur turun, harga pakan justru naik. Ini yang membuat beban peternak semakin berat,” katanya.

Saat ini, Suciani memelihara sekitar 1.600 ekor ayam petelur dengan produksi telur mencapai 75 hingga 80 kilogram per hari. Namun, tingginya biaya operasional membuat keuntungan yang diperoleh tidak lagi mampu menutup pengeluaran.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret, terutama dengan menekan harga pakan dan memastikan harga telur tetap stabil di tingkat peternak. Selama ini, kata dia, peternak mandiri belum pernah memperoleh bantuan pakan maupun jagung subsidi.

“Kami tidak bisa menaikkan harga telur sendiri karena mengikuti mekanisme pasar. Harapan kami pemerintah bisa membantu menurunkan harga pakan dan menjaga stabilitas harga telur agar peternak tidak terus merugi,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 62 Ribu KPM di Kabupaten Madiun Terima Bantuan Pangan berupa Beras

    62 Ribu KPM di Kabupaten Madiun Terima Bantuan Pangan berupa Beras

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bantuan pangan dari pemerintah pusat mulai disalurkan kepada puluhan ribu penerima manfaat di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Penyaluran bantuan berupa beras ini dimulai pada Kamis (17/07/2025) dan ditujukan untuk alokasi dua bulan yakni Juni dan Juli 2025. Tercatat, sebanyak lebih dari 62 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) di 15 kecamatan […]

    Bagikan
  • Harga Padi Turun, Ini Temuan Tim Ekspedisi Patriot IPB Kendala Pertanian di Mahalona

    Harga Padi Turun, Ini Temuan Tim Ekspedisi Patriot IPB Kendala Pertanian di Mahalona

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Luwu Timur — Survei yang dilakukan Tim Ekspedisi Patriot IPB University pada September–November 2025 mengungkap kondisi memprihatinkan yang tengah dialami petani padi di Kawasan Transmigrasi Mahalona, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Penurunan harga jual padi dan meningkatnya biaya usaha tani disebut menjadi ancaman serius bagi kesejahteraan petani transmigran. Dalam temuan tim, padi merupakan […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Segera Panggil RSI Siti Aisyah Terkait Konflik Sosial dengan Warga

    DPRD Kota Madiun Segera Panggil RSI Siti Aisyah Terkait Konflik Sosial dengan Warga

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun bakal memanggil manajemen RSI Siti Aisyah Kota Madiun menyusul polemik pembangunan gedung baru 7 lantai yang dikeluhkan warga. Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, mengatakan bahwa pemanggilan akan dijadwalkan dalam waktu dekat usai uji publik Raperda inisiatif tahap I tahun 2026 tentang bantuan keuangan […]

    Bagikan
  • Pengabdian Puluhan Tahun, Kisah Tumirin Baru Diangkat PPPK di Usia 57 Tahun

    Pengabdian Puluhan Tahun, Kisah Tumirin Baru Diangkat PPPK di Usia 57 Tahun

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ratusan pegawai honorer di Kabupaten Ponorogo akhirnya mengakhiri penantian panjang mereka. Sebanyak 378 orang resmi dilantik menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam upacara di Pendopo Agung Pemkab Ponorogo, Kamis (24/07/2025). Wajah-wajah penuh haru terlihat memenuhi ruangan, salah satunya Tumirin, 57 tahun, asal Kecamatan Sukorejo. […]

    Bagikan
  • Pendekar Hijau Banjarejo Kota Madiun Mulai Bergerak, Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah

    Pendekar Hijau Banjarejo Kota Madiun Mulai Bergerak, Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Relawan Pendekar Hijau Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, mulai turun ke lapangan untuk mengajak masyarakat menerapkan pengelolaan sampah dari rumah. Langkah tersebut dilakukan setelah para relawan resmi dilantik pada 31 Juli 2026 lalu. Aksi perdana dilakukan di wilayah RW 7, Perumahan Taman Asri, RT 23. Para relawan memberikan sosialisasi […]

    Bagikan
  • Respon KAI Daop 7 Madiun Terkait Insiden Orang Tertemper KA Jayakarta di Perlintasan Sebidang

    Respon KAI Daop 7 Madiun Terkait Insiden Orang Tertemper KA Jayakarta di Perlintasan Sebidang

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan sebidang JPL 121, petak jalan Caruban–Babadan, Kabupaten Madiun, pada Kamis (12/2/2026) sore. Seorang pria dilaporkan tewas setelah tertemper Kereta Api (KA) 251B Jayakarta. Peristiwa tragis ini diduga kuat sebagai tindakan bunuh diri. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan bahwa berdasarkan laporan dari Awak Sarana […]

    Bagikan
expand_less