Berita Terkini
Trending Tags

Hasil Verifikasi Tersisa 3 ODGJ Warga Madiun Masih Dipasung

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 42
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kabupaten Madiun, Andy Wijayanto, menjelaskan ODGJ yang masih dipasung ada tiga orang, (27/3/2026), Foto : Istimewa

SInergia | Madiun – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun mencatat jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang masih dipasung di wilayahnya tinggal tiga orang setelah dilakukan verifikasi dan validasi data terbaru tahun 2026.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinsos Kabupaten Madiun, Andy Wijayanto, menjelaskan, pemutakhiran data tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur nomor 400.9.4.2/746/107.2.26 tertanggal 5 Februari 2026 tentang pemutakhiran data korban pasung di Jawa Timur.

“Dari data awal yang diberikan provinsi, Kabupaten Madiun tercatat ada 24 korban pasung. Setelah kami lakukan verifikasi dan validasi lapangan melalui TKSK di 12 kecamatan, hasilnya yang masih dipasung tinggal tiga orang,” ujar Andy, Jumat (27/3/2026).

Dari total 24 data awal tersebut, sembilan orang dilaporkan sudah bebas dari pasung, sebelas orang meninggal dunia, dan satu orang pindah alamat. Sementara tiga orang lainnya masih dalam kondisi dipasung dan menjadi prioritas penanganan lanjutan.

Berdasarkan hasil verifikasi lapangan, tiga ODGJ yang masih dipasung tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Gemarang, Geger, dan Dagangan.

Andy menuturkan, proses pemutakhiran data dari provinsi telah disertai identitas lengkap by name by address mengharuskan petugas di lapangan melakukan pengecekan langsung ke alamat yang bersangkutan.

Selanjutnya, Dinsos Kabupaten Madiun akan melaporkan hasil verifikasi tersebut secara resmi kepada Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur sebagai dasar penanganan lanjutan terhadap tiga ODGJ yang masih dipasung.

Menurut Andy, pemerintah provinsi telah menyatakan kesiapan untuk membantu proses perawatan dan rehabilitasi bagi korban pasung, sehingga pihaknya kini tengah menyiapkan laporan resmi untuk diajukan dalam waktu dekat.

“Secara lisan data sudah kami sampaikan, namun secara resmi masih menunggu laporan tertulis dari beberapa kecamatan. Targetnya minggu depan seluruh data sudah lengkap dan bisa segera kami kirim ke provinsi,” katanya.

Dengan selesainya proses verifikasi ini, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap penanganan ODGJ pasung dapat segera dilakukan secara terpadu, sehingga praktik pemasungan di wilayah tersebut dapat dituntaskan sepenuhnya pada tahun ini. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerita Supriyanto Lestarikan Seni Wayang Kulit Hingga Tembus Luar Jawa

    Cerita Supriyanto Lestarikan Seni Wayang Kulit Hingga Tembus Luar Jawa

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah kian langkanya perajin wayang kulit, Supriyanto (38), warga Dukuh Ngrini, Desa Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, menjadi salah satu sosok yang menjaga napas tradisi ini. Berawal dari kegemarannya menggambar di kertas duplek, kini karya tangannya telah merambah hingga Papua, Sulawesi Utara, Sumatera Utara, bahkan Kalimantan. Sejak SMP ia terbiasa menggambar tokoh-tokoh […]

    Bagikan
  • 179 Mahasiswa Baru UMMAD Jalani Masa Ta’aruf Lingkungan Kampus

    179 Mahasiswa Baru UMMAD Jalani Masa Ta’aruf Lingkungan Kampus

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) menggelar Masa Ta’aruf (Masta) bagi mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Islamic Center Kota Madiun dan diikuti oleh 179 mahasiswa dari berbagai program studi. Wali Kota Madiun, Maidi, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan pesan penting kepada para mahasiswa baru. Ia […]

    Bagikan
  • LTT Padi di Jatim Capai 217.711 Hektare, Jajaran Korem 081/DSJ Sumbang 30 Persen

    LTT Padi di Jatim Capai 217.711 Hektare, Jajaran Korem 081/DSJ Sumbang 30 Persen

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Selama 3 minggu di tahun 2025, Kodam V/Brawijaya berhasil mencatatkan Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Jawa Timur seluas 217.711 hektare. Dari angka itu, jajaran Korem 081/DSJ menyumbangkan sekitar 30 persen atay 63.491 hektare.  Pasi Wanwil Korem 081/DSJ Mayor Inf Suwandi mengungkapkan target LTT di bulan Januari 2025 seluas 70.320 Hektare. […]

    Bagikan
  • Jangan Nekat! Perlintasan di Jombang Dipersempit, Truk Besar Dilarang Lewat

    Jangan Nekat! Perlintasan di Jombang Dipersempit, Truk Besar Dilarang Lewat

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Jombang – Upaya menekan risiko kecelakaan selama arus mudik Lebaran 2026 terus dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Salah satunya melalui penyempitan jalan di perlintasan sebidang guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di perlintasan JPL 76 Km 86+1/2 lintas Jombang–Sembung, tepatnya di […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Tunjuk Kepala BPPKAD Sebagai Plh Sekda Ponorogo

    Pemprov Jatim Tunjuk Kepala BPPKAD Sebagai Plh Sekda Ponorogo

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pasca penetapan Sekretaris Daerah Ponorogo, Agus Pramono, sebagai tersangka dalam kasus dugaan jual beli jabatan di lingkungan RSUD dr. Harjono, kursi Sekda mengalami kekosongan. Kondisi ini membuat sejumlah agenda strategis, terutama yang berkaitan dengan pembahasan anggaran daerah, ikut tersendat. Sebab, posisi Sekda memiliki peran krusial sebagai pimpinan Tim Anggaran Pemerintah Daerah […]

    Bagikan
  • Upacara Hari Santri di Pesantren, PCNU Magetan Serukan Solidaritas dan Persatuan

    Upacara Hari Santri di Pesantren, PCNU Magetan Serukan Solidaritas dan Persatuan

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam rangka Hari Santri Nasional yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Magetan menggelar upacara di Pondok Pesantren Raudlatul Huda. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus NU, santri, serta berbagai elemen masyarakat pada Selasa (22/10/2025). Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Magetan, Susanto Khairul Fatwa, menyampaikan bahwa tahun […]

    Bagikan
expand_less