Berita Terkini
Trending Tags

Serangan Ulat Bulu di SDN Patihan, Sejumlah Siswa Alami Gatal-Gatal

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 214
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Serangan Ulat Bulu menyerang di SDN) Patihan di Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Patihan di Kecamatan Manguharjo Kota Madiun, Jawa Timur terganggu pada Jumat (05/02/2026). Hal ini dikarenakan sejumlah siswa mengalami gatal-gatal akibat ulat bulu. Ternyata ratusan ulat bulu banyak ditemukan di 9 pohon yang berada di halaman telah sekolah.

Seperti yang dialami oleh Arjuna Faisal Putra Handoko, siswa kelas 6B yang mengalami gatal-gatal di beberapa bagian tubuh. Rasa gatal itu dirasakan usai mengikuti senam pagi bersama para siswa lainnya. “Ini gatal-gatal di tangan sampai di bagian leher. Tadi habis mengikuti kegiatan senam di halaman tadi,” ujarnya.

Sumilan Widodo, Guru SDN Patihan mengatakan bahwa keberadaan ulat bulu itu sudah diketahui sejak 4 hari terakhir. Sejumlah siswa juga mengeluh gatal-gatal. Sekolah pun melaporkan hal tersebut ke Dinas Pendidikan yang diteruskan kepada BPBD Kota Madiun.

“Tadi kegiatan senam di bawah pohon itu. Setelah itu banyak siswa yang merasa gatal-gatal. Kasihan, gatal-gatal dan panas di kulit. Sudah kami laporkan ke BPBD,” ujar Sumilan.

Pihak sekolah memberikan pertolongan pertama pada siswa yang mengalami gatal-gatal dengan pemberian bedak salicyl. Untuk penanganan lebih lanjut dilakukan penyemprotan obat serangga dan deterjen oleh petugas BPBD.

“Ya semoga tidak ada lagi ulat bulu ini. Selama penanganan penyemprotan siswa dipulangkan lebih awal,” tutupnya.

Sementara itu, regu 3  TRC BPBD Kota Madiun bersama DKPP melakukan penyemprotan di beberapa pohon yang menjadi sarang ulat bulu. Jumlahnya pum terpantau cukup banyak.

“Volumenya agak banyak yang ada di pohon halaman tengah. Ini mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah. Ulat ini kan kalau bulunya rontok dan menempel di kulit itu bisa langsung gatal-gatal,” jelas Moch. Subchan, Kasi Rehabilitasi Dan Rekonstruksi BPBD Kota Madiun.

Pihaknya melakukan penyemprotan desinfektan serangga dan deterjen. Hal ini agar penyebaran ulat bulu dapat ditekan dan tidak lagi mengganggu aktivitas di lingkungan sekolah.

“Kalau musim hujan ini memang banyak ulat yang berkembangbiak. Jadi harus tetap diwaspadai. Ini setelah disemprot ulat tidak langsung jatuh. Biasanya masih menempel tetapi sudah mati dan jatuh sendirinya,” katanya.

Untuk itu, BPBD menghimbau masyarakat untuk tetap waspada di lingkungan sekitar. Jika menemukan populasi ulat bulu yang banyak dapat segera melaporkan ke instansi terkait agar dapat ditangani. (Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gunung Lawu Siap Berstatus Tahura, Langkah Serius Jaga Sumber Air dan Ekosistem Alam

    Gunung Lawu Siap Berstatus Tahura, Langkah Serius Jaga Sumber Air dan Ekosistem Alam

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gunung Lawu segera memasuki babak baru dalam pengelolaan kawasan hutannya. Setelah melalui kajian terpadu oleh tim teknis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada awal Desember 2025, sekitar 7.341 hektare hutan lindung direkomendasikan untuk dinaikkan statusnya menjadi Taman Hutan Raya (Tahura). Upaya ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat fungsi konservasi […]

    Bagikan
  • Rumah Eks-PPKom Proyek Monumen Reog Ponorogo dan Ketua KONI Digeledah KPK

    Rumah Eks-PPKom Proyek Monumen Reog Ponorogo dan Ketua KONI Digeledah KPK

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan rangkaian penggeledahan di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Jumat (28/11/2025). Bahkan disinyalir penyidikan KPK mengarah ke mega proyek Monumen Reog dan Museum Peradapan (MRMP). Hal itu terlihat dari penggeledahan di rumah Yesi Daniel Tri Baskoro, mantan Kabid Kebudayaan Disbudparpora yang juga PPKom proyek MRMP di […]

    Bagikan
  • Dua Pengendara Motor Tewas Adu Banteng di Jalur Ponorogo–Pacitan

    Dua Pengendara Motor Tewas Adu Banteng di Jalur Ponorogo–Pacitan

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Ponorogo–Pacitan. Tepatnya di Desa Balong, Kecamatan Balong, Rabu dini hari (17/9/2025). Dua pengendara sepeda motor tewas di lokasi setelah kendaraannya terlibat tabrakan depan alias adu banteng. Salah satu korban diketahui bernama Ahmad Atfa Mutathowi’ah, pelajar 17 tahun asal Dukuh Sukamaju, Desa Ngilo-ilo, Kecamatan Slahung. Ahmad […]

    Bagikan
  • Penumpukan Gula di Gudang PG Jadi Sorotan, APTRI Ingatkan Pemerintah Hati-Hati Kelola BUMN Pangan

    Penumpukan Gula di Gudang PG Jadi Sorotan, APTRI Ingatkan Pemerintah Hati-Hati Kelola BUMN Pangan

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Isu penumpukan gula di gudang pabrik gula kembali mencuat. Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Dapil Jawa Timur VIII, Guntur Sasono, menegaskan persoalan tersebut merugikan masyarakat karena berdampak pada harga konsumsi di pasaran. Hal itu ia sampaikan usai menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di Desa […]

    Bagikan
  • Muat 7 Ton Paku, Truk Terguling di Tanjakan Plaosan Diduga Ikuti Petunjuk Google Maps

    Muat 7 Ton Paku, Truk Terguling di Tanjakan Plaosan Diduga Ikuti Petunjuk Google Maps

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah truk boks bermuatan tujuh ton paku terguling di tanjakan Dusun Ngerong, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (31/10/2025) dini hari. Kecelakaan tunggal tersebut diduga terjadi karena sopir salah membaca arah dari aplikasi peta digital. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Peristiwa berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB. […]

    Bagikan
  • Bapanas dan Satgas Pangan Pantau Stabilitas Harga Beras di Kota Madiun

    Bapanas dan Satgas Pangan Pantau Stabilitas Harga Beras di Kota Madiun

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Pangan Bareskrim Polri, Ditkrimsus Polda Jawa Timur, Satgas Pangan Kota Madiun, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi dan Kota Madiun, serta Dinas Perdagangan Provinsi dan Kota Madiun, melakukan monitoring pengendalian harga beras di Kota Madiun, Jumat (24/10/2025). Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko […]

    Bagikan
expand_less