Berita Terkini
Trending Tags

Heboh! Bendera Merah Putih Sepanjang 181 Meter Membentang di Jalan Magetan, Ini Maknanya

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • visibility 139
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Semarak HUT RI, bendera raksasa hiasi jalan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terus menggema di berbagai daerah. Di Kelurahan Sukowinangun, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, warga secara gotong royong membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 181 meter di atas Jalan Sukowinangun sebagai simbol kecintaan terhadap bangsa sekaligus penghormatan kepada jasa para pahlawan.

Bendera raksasa dengan lebar sekitar 120 sentimeter itu menjadi pemandangan yang mencuri perhatian masyarakat. Membentang di sepanjang jalan lingkungan, bendera tersebut tidak hanya memperindah suasana peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi pengingat akan perjuangan panjang para pendiri bangsa dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

Ketua RT setempat, Azis, mengatakan panjang bendera sengaja dibuat 181 meter untuk merepresentasikan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

“Pemasangan bendera ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Panjangnya kami buat 181 meter dengan lebar sekitar 120 sentimeter sebagai simbol usia kemerdekaan tahun ini,” ujar Azis.

Pembuatan bendera dilakukan secara swadaya oleh warga. Proses menjahit memakan waktu sekitar dua pekan, sedangkan pemasangan dilakukan selama tiga hari dengan melibatkan puluhan warga yang bekerja secara bergotong royong.

Image Not Found
Bendera Merah Putih 181 meter membentang di Magetan. Foto : Kus-Sinergia

Menurut Azis, pemasangan bendera di atas jalan bukan sekadar dekorasi menyambut Agustus, tetapi juga memiliki nilai edukasi bagi generasi muda agar tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.

“Kami ingin anak-anak mengenal bahwa setiap tanggal 17 Agustus adalah hari kemerdekaan bangsa Indonesia. Tradisi seperti ini juga menjadi cara kami menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut telah menjadi tradisi warga Sukowinangun setiap menyambut bulan kemerdekaan. Selain memperkuat semangat nasionalisme, kegiatan itu juga menjadi sarana mempererat hubungan antarmasyarakat.

“Yang paling penting dari kegiatan ini adalah kebersamaan. Dengan bekerja bersama-sama, warga semakin kompak dan saling membantu. Nilai gotong royong itu yang ingin terus kami jaga,” ungkapnya.

Azis juga menegaskan bahwa seluruh biaya pembuatan bendera berasal dari swadaya masyarakat. Warga berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing, baik dalam bentuk dana maupun tenaga.

“Kalau soal biaya kami memang tidak menghitung secara rinci. Semuanya berasal dari swadaya warga. Yang punya rezeki membantu dana, yang tidak bisa membantu uang ikut membantu tenaga. Prinsipnya saling mendukung agar kegiatan ini bisa terlaksana,” jelasnya.

Lebih jauh, Azis berharap pemasangan bendera raksasa tersebut mampu mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menghargai pengorbanan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

“Kami ingin generasi muda mengenang jasa para pahlawan. Mereka berjuang dengan pengorbanan yang luar biasa. Tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan dan tidak melupakan sejarah perjuangan mereka,” tuturnya.

Tradisi pemasangan bendera Merah Putih raksasa ini pun menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam memeriahkan HUT ke-81 RI. Di balik bentangan kain merah putih tersebut, tersimpan pesan tentang pentingnya persatuan, gotong royong, serta semangat nasionalisme yang terus diwariskan dari generasi ke generasi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral! 2 Remaja di Kota Madiun Kepergok Curi Kotak Amal Mushola Al Munawar

    Viral! 2 Remaja di Kota Madiun Kepergok Curi Kotak Amal Mushola Al Munawar

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang remaja tertangkap basah mencuri kota aman di salah satu mushola di Kota Madiun. Usut punya usut, kejadian tersebut terjadi di Musholla Al Munawar di Gang Ndolanan Jalan Jatisiwur Kelurahan Demangan Kecamatan Taman pada Jumat (14/2/2025). Sementara menurut informasi, 1 rekan pelaku berhasil […]

    Bagikan
  • Jembatan Perintis Garuda Pertama di Korem 081/DSJ Rampung, Buka Akses Warga Desa Bendosewu Blitar

    Jembatan Perintis Garuda Pertama di Korem 081/DSJ Rampung, Buka Akses Warga Desa Bendosewu Blitar

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar – Setelah melalui proses pengerjaan penuh tantangan selama 13 hari, Jembatan Perintis Garuda di Desa Bendosewu, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, akhirnya rampung. Jembatan ini menjadi yang pertama selesai di wilayah Korem 081/DSJ. Di bawah terik matahari dan medan yang tidak mudah, prajurit TNI bersama masyarakat setempat bahu-membahu mengerahkan tenaga dan pikiran. Kerja […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadan, Korem 081/DSJ Ajak Rekreasi Anak-Anak Yatim Piatu Griya Tahfidz

    Jelang Ramadan, Korem 081/DSJ Ajak Rekreasi Anak-Anak Yatim Piatu Griya Tahfidz

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Keceriaan tergambar dari wajah siswa kelas 1 kejar paket A Griya Tahfidz anak-anak yatim piatu di Jiwan, Kabupaten Madiun. Bagaimana tidak, difasilitasi Korem 081/DSJ, mereka berekreasi ke Telaga Sarangan, Magetan, Minggu (23/02/2025). Melalui rekreasi itu, Korem 081/DSJ ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu di Griya Tahfidz tersebut. “Maksud dan […]

    Bagikan
  • Angin Kencang  Terjang Sejumlah Desa di Madiun, BPBD Lakukan Assessment

    Angin Kencang  Terjang Sejumlah Desa di Madiun, BPBD Lakukan Assessment

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Madiun pada Kamis (12/2/2026) sore. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan ringan pada sejumlah rumah warga di beberapa titik lokasi. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan kejadian bermula sekitar pukul 15.20 WIB […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Berbagi Santunan di Panti Asuhan Muhammadiyah, Pererat Silaturahmi dan Motivasi Anak Asuh

    Polres Madiun Kota Berbagi Santunan di Panti Asuhan Muhammadiyah, Pererat Silaturahmi dan Motivasi Anak Asuh

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Panti Asuhan Muhammadiyah Kota Madiun di Jalan Aloon-Aloon Utara No.26, Pangongangan, Kecamatan Manguharjo pada Rabu (25/02/2026). Polres Madiun Kota bersama perwakilan awak media menggelar kegiatan pemberian santunan dan sembako yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama anak-anak panti dan para pengurus. Kegiatan tersebut menjadi momentum […]

    Bagikan
  • Waduh ! Razia di Eks Terminal Seloaji Ponorogo Temukan Dua Wanita Terindikasi HIV

    Waduh ! Razia di Eks Terminal Seloaji Ponorogo Temukan Dua Wanita Terindikasi HIV

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Satpol PP Ponorogo bersama sejumlah instansi terkait, melakukan razia besar-besaran di kawasan eks Terminal Seloaji. Hal itu setelah menerima laporan dari masyarakat tentang maraknya dugaan praktik prostitusi dan gangguan ketertiban. Dalam razia yang digelar pada Senin malam (3/11/2025), petugas berhasil menjaring 13 perempuan dan mendapati dua di antaranya terindikasi HIV. Kabid […]

    Bagikan
expand_less