Kamis, 15 Okt 2026
Trending Tags

Hilang Menjelang Subuh, Nenek 67 Tahun di Magetan Ditemukan Meninggal di Jurang Depan Rumah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
  • visibility 132
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim gabungan mengevakuasi nenek 67 tahun dari jurang Kali Gandong. (28/9/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Seorang perempuan lanjut usia bernama Lastri (67), warga Jalan Wilis Gang Wonokromo, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, ditemukan meninggal dunia di jurang Kali Gandong, Senin (28/9/2026). Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumah pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

Lastri diketahui tinggal bersama putrinya, Sutiyah (51). Berdasarkan keterangan keluarga dan tetangga, korban diketahui sudah tidak berada di rumah ketika putrinya terbangun menjelang waktu subuh.

Keluarga bersama warga kemudian berusaha mencari keberadaan Lastri di sekitar rumah dan lingkungan sekitar. Namun, pencarian dari permukaan belum membuahkan hasil.

Tetangga korban, Zaeni, mengatakan warga sempat mendatangi kawasan jurang yang berada tepat di depan rumah Lastri. Namun, warga tidak berani turun karena kondisi medan yang curam.

“Pagi itu anaknya bangun sekitar mau subuh, dicari ternyata ibunya sudah tidak ada. Kemudian dicari sampai pagi, tetapi tidak ketemu,” kata Zaeni.

Lokasi jurang tersebut hanya berjarak sekitar enam meter dari rumah korban. Kondisi kesehatan Lastri juga menjadi perhatian karena korban diketahui mengalami stroke dan kesulitan berjalan.

“Jalannya sudah sempoyongan. Memang Lastri itu sakit stroke,” ujar Zaeni.

Laporan mengenai orang hilang tersebut diterima Call Center BPBD Kabupaten Magetan pada Minggu malam sekitar pukul 22.29 WIB. Petugas BPBD kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan kepolisian, perangkat kelurahan serta masyarakat.

Pencarian dilanjutkan pada Senin pagi dengan menyisir kawasan Kali Gandong. Mengingat kondisi tebing yang curam dan sulit dijangkau, BPBD mengerahkan personel dengan kemampuan vertical rescue.

Petugas BPBD Magetan, Khoirul Huda, mengatakan korban akhirnya terlihat setelah petugas melakukan rappelling dari atas tebing. Posisi korban berada sekitar 10 meter dari permukaan atas jurang dan tersangkut pada dahan pohon yang tumbang.

“Dari atas kami turun menggunakan rappelling. Setelah turun sekitar empat meter, korban sudah kelihatan. Posisinya tengkurap dan tersangkut di dahan pohon,” jelas Khoirul.

Menurutnya, posisi korban tidak mudah terlihat dari atas karena tubuhnya berada di bagian jurang yang menjorok dan tertutup dahan. Korban juga tidak sampai ke dasar sungai karena tertahan pohon yang tumbang.

Proses evakuasi berlangsung menggunakan teknik vertical rescue. Petugas harus berhati-hati karena kondisi tebing cukup terjal serta terdapat batu-batu lepas yang dapat runtuh ketika petugas melakukan penurunan.

Image Not Found
Petugas membawa korban setelah proses evakuasi dari dalam jurang. Foto : Kus-Sinergia

“Medannya sulit karena tebingnya tinggi dan masuk ke dalam. Selain itu, batuannya lepas sehingga saat proses turun banyak batu kecil yang ikut rontok,” katanya.

Wakapolsek Magetan Kota, Iptu Sukardi, mengatakan Lastri ditemukan sekitar pukul 09.45 WIB setelah tim gabungan melakukan penyisiran di kawasan Kali Gandong.

Menurut dia, korban diduga terjatuh ke jurang yang berada di depan rumahnya. Dugaan tersebut diperkuat dengan kondisi korban yang mengalami stroke dan memiliki keterbatasan dalam berjalan.

“Korban mengalami gejala stroke kurang lebih empat bulan. Dari hasil pemeriksaan kesehatan dan Inafis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diduga korban jatuh,” ujar Sukardi.

Petugas medis menemukan sejumlah luka pada tubuh korban, di antaranya luka pada bagian kepala yang diduga akibat benturan serta patah pada kaki sebelah kiri.

Sukardi menegaskan korban saat ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Setelah proses evakuasi selesai, korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk penanganan lebih lanjut.

Peristiwa tersebut melibatkan BPBD Kabupaten Magetan, kepolisian, perangkat Kelurahan Mangkujayan, serta masyarakat setempat. Kondisi jurang yang berada sangat dekat dengan permukiman menjadi perhatian, terlebih korban diketahui memiliki keterbatasan mobilitas akibat penyakit stroke. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Libur Sekolah, Disbudpar Magetan Gencarkan Promosi dan Benahi Layanan Wisata

    Sambut Libur Sekolah, Disbudpar Magetan Gencarkan Promosi dan Benahi Layanan Wisata

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mulai mempersiapkan berbagai langkah untuk menyambut musim libur sekolah yang diperkirakan akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi unggulan di wilayah tersebut. Selain mengintensifkan promosi wisata, Disbudpar juga menggandeng berbagai pelaku usaha dan paguyuban wisata untuk memastikan kenyamanan serta keamanan wisatawan selama […]

    Bagikan
  • Pembiasaan Pagi di SDN Ngadirejo 02 Wonoasri, Tanamkan Nasionalisme dan Nilai Religius Sejak Dini

    Pembiasaan Pagi di SDN Ngadirejo 02 Wonoasri, Tanamkan Nasionalisme dan Nilai Religius Sejak Dini

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — SDN Ngadirejo 02, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, menerapkan pembiasaan pagi sebagai bagian dari pendidikan karakter bagi siswa. Setiap hari, sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, guru piket menyambut kedatangan siswa di halaman sekolah dengan salam dan senyum. Kegiatan tersebut menjadi rutinitas harian yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama-sama. Melalui […]

    Bagikan
  • PMK Kembali Muncul di Ngawi, 30 Sapi Terinfeksi dan Pedagang Mulai Waswas

    PMK Kembali Muncul di Ngawi, 30 Sapi Terinfeksi dan Pedagang Mulai Waswas

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kemunculan kembali kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Ngawi menandai fase baru kewaspadaan sektor peternakan. Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) setempat mencatat 30 ekor sapi terindikasi terjangkit dan tersebar di 10 kecamatan serta 15 desa. Meski belum masuk kategori wabah besar, situasi ini cukup memicu tekanan di pasar hewan […]

    Bagikan
  • Perkara Dugaan Korupsi PSU Perumahan, Pengembang PT PLP Divonis 2 Tahun 10 Bulan Penjara

    Perkara Dugaan Korupsi PSU Perumahan, Pengembang PT PLP Divonis 2 Tahun 10 Bulan Penjara

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Perkara penyalahgunaan prasarana, saranda dan utilitas umum (PSU) Perumahan Puri Asri Lestari Kota Madiun terus bergulir di meja hijau Pengadilan Tipikor Surabaya. 2 terdakwa yakni Han Sutrisno selaku Direktus PT Puri Larasarti Propertindo (PLP) dan Tommy Iswahyudi selaku karyawan PT PLP menghadapi vonis Majelis Hakim pada Jumat (20/06/2025). PT PLP merupakan […]

    Bagikan
  • Hujan Disertai Angin Terjang Magetan, Empat Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan

    Hujan Disertai Angin Terjang Magetan, Empat Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang  yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan, Jumat (17/10/2025) sore, menimbulkan gangguan lalu lintas di sejumlah titik. Sedikitnya empat pohon berukuran besar tumbang dan menutup ruas jalan utama di empat kecamatan berbeda. Salah satu lokasi terdampak yang cukup parah berada di Desa Gebyog, Kecamatan Karangrejo. Sebuah mobil milik […]

    Bagikan
  • Investigasi Berlanjut, Sistem Prasarana Perlintasan KA Malioboro Ekspres Dinyatakan Normal

    Investigasi Berlanjut, Sistem Prasarana Perlintasan KA Malioboro Ekspres Dinyatakan Normal

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Denny Michels Adlan, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya memastikan seluruh sistem prasarana dan sinyal di perlintasan sebidang JPL 08 KM 176+586 dalam kondisi baik saat insiden kecelakaan KA Malioboro Ekspres terjadi. Kepastian ini disampaikan setelah dilakukan pengecekan langsung di lokasi pada Selasa (20/05/2025). “Kami sudah cek kondisi fisik dan sistem […]

    Bagikan
expand_less