Berita Terkini
Trending Tags

Pedagang Pasar Legi Ponorogo Keluhkan Harga Minyak Goreng Meroket, Minyakita Dibatasi

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • visibility 199
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga minyak goreng premium di Ponorogo naik, pasokan terbatas, (17/4/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Harga minyak goreng premium di Kabupaten Ponorogo mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Salah satunya terpantau di Pasar Legi Ponorogo, di mana harga minyak goreng premium kini menembus Rp23 ribu hingga Rp24 ribu per liter, dari sebelumnya sekitar Rp19 ribu per kemasan 1 liter.

Kenaikan harga ini diduga dipengaruhi situasi global, khususnya konflik yang terjadi di Timur Tengah, yang berdampak pada pasokan dan distribusi bahan pokok, termasuk minyak goreng.

Salah seorang pedagang di Pasar Legi Ponorogo, Wiwik Setyowati, mengungkapkan bahwa kenaikan harga juga terjadi pada tingkat pembelian dari distributor. Bahkan, harga naik lebih dari Rp10 ribu per karton.

“Kalau premium yang satu literan itu harganya Rp23 ribu. Kalau stok ya nggak banyak, soalnya kulakan lagi sudah nggak dapat lagi harga segitu. Kalau dijual terlalu mahal juga nggak berani, takut nggak laku,” ujarnya, Jum’at (17/4/2026).

Kondisi ini membuat sejumlah pedagang memilih tidak menyetok dalam jumlah besar karena khawatir harga terus berubah dan daya beli masyarakat menurun.

Sementara itu, pedagang lainnya, Imam Mashuri, mengaku lebih memilih menjual minyak goreng subsidi, yakni Minyakita, karena lebih terjangkau bagi masyarakat. Namun, ia juga mengeluhkan adanya pembatasan pasokan dalam beberapa waktu terakhir.

“Perang di Timur Tengah ini ya ngaruh banget. Kalau yang premium saya jarang jual, lebih banyak minyak rakyat yang murah. Tapi sekarang kiriman juga dibatasi, biasanya dapat 30 karton, sekarang cuma 10 karton,” katanya.

Ia menambahkan, harga minyak goreng dari berbagai merek saat ini cenderung fluktuatif. Para pedagang berharap kondisi segera stabil agar harga kembali terjangkau dan pasokan kembali normal di pasaran. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Siswa di Madiun Mual dan Muntah Usai Santap Menu Nasi Goreng Program MBG

    Puluhan Siswa di Madiun Mual dan Muntah Usai Santap Menu Nasi Goreng Program MBG

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Puluhan siswa dari tiga Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, diduga mengalami keracunan massal usai menyantap nasi goreng dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (27/11/2025). Insiden ini memicu kepanikan di lingkungan sekolah dan membuat para orang tua berbondong-bondong menjemput anak mereka. Tiga sekolah yang terdampak yakni SDN Klecorejo, […]

    Bagikan
  • BEM Madiun Tolak Pengesahan UU KUHAP, Nilai Banyak Pasal Multitafsir

    BEM Madiun Tolak Pengesahan UU KUHAP, Nilai Banyak Pasal Multitafsir

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aliansi Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Madiun menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Alun-Alun Kota Madiun pada Rabu (26/11/2025). Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan atas disahkannya Undang-Undang Kitab Hukum Acara Pidana (UU KUHAP) oleh DPR RI beberapa waktu lalu. Koordinator lapangan aksi, Maikel Jeksen, menyampaikan bahwa demonstrasi ini merupakan hasil […]

    Bagikan
  • Mangkir bayar pajak, Kejari Kabupaten Madiun Tahan Direktur PT ACM  Atas Kasus Pajak

    Mangkir bayar pajak, Kejari Kabupaten Madiun Tahan Direktur PT ACM  Atas Kasus Pajak

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun menahan tersangka kasus tindak pidana pajak Direktur PT Argo Cemerlang Makmur (ACM) berinisial Henry Erwanto. Berdasarkan pantauan di kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, tersangka Henry Erwanto terlihat memasuki ruang pemeriksaan sekitar pukul 10.00 WIB dan menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 4,5 jam.  Tersangka baru keluar […]

    Bagikan
  • DPO Kasus Kredit Fiktif BRI Pasar Pon Ponorogo Ditangkap Setelah 9 Bulan Buron

    DPO Kasus Kredit Fiktif BRI Pasar Pon Ponorogo Ditangkap Setelah 9 Bulan Buron

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pelarian Daniel Sakti Kusuma Wijaya alias Lete akhirnya terhenti. Tersangka dugaan perbuatan melawan hukum dalam pemberian kredit di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Pasar Pon Ponorogo itu berhasil diringkus tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Penangkapan tersebut mengakhiri status Daftar Pencarian Orang (DPO) […]

    Bagikan
  • 3 Rumah Warga di Desa Durenan Gemarang Tertimpa Tanah Longsor

    3 Rumah Warga di Desa Durenan Gemarang Tertimpa Tanah Longsor

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, pada Sabtu (15/3/2025), mengakibatkan beberapa desa di Kabupaten Madiun terendam banjir. Tidak hanya banjir, hujan yang terjadi juga mengakibatkan bencana tanah longsor. Seperti yang terjadi di Desa Durenan, Kecamatan Gemarang, tanah longsor menimpa tiga rumah warga. Sebagai langkah cepat penanganan untuk membantu warga terdampak, […]

    Bagikan
  • DKPP Kab. Madiun Duga Puluhan Ayam Mati Mendadak Akibat Flu Burung

    DKPP Kab. Madiun Duga Puluhan Ayam Mati Mendadak Akibat Flu Burung

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun— Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun menindaklanjuti laporan kematian puluhan ayam kampung di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kasus ini diduga kuat disebabkan oleh avian influenza (AI) atau flu burung. Kepala Bidang Peternakan DKPP Kabupaten Madiun, drh. Harris, mengatakan usai menerima laporan, tim Petugas […]

    Bagikan
expand_less