Berita Terkini
Trending Tags

Hujan Tiga Pekan Rusak Lahan Sayur, Petani di Magetan Pilih Bongkar Tanaman Siap Panen

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • visibility 46
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
ujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Magetan membuat sentra pertanian sayur di Kecamatan Poncol mengalami kerusakan parah, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Intensitas hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Magetan dalam tiga pekan terakhir membuat sentra pertanian sayur di Kecamatan Poncol mengalami kerusakan parah. Desa Genilangit menjadi salah satu titik terdampak paling berat. Lahan-lahan yang biasanya subur kini berubah menjadi area tergenang dan tidak produktif.

Sejumlah petani terlihat membongkar tanaman cabai mereka yang semestinya sudah siap dipanen. Curah hujan yang tak kunjung mereda membuat tanaman rentan terserang patek, menyebabkan akar dan buah membusuk sebelum sempat dijual.

“Karena hujan tak berhenti, tanaman cabai kami diserang patek dan akhirnya membusuk. Tidak bisa dipanen, jadi mau tidak mau harus dibongkar,” ungkap Kemis, salah satu petani, Senin (17/11/2025).

Kerusakan tak hanya terjadi pada cabai. Bawang pre, terong, hingga tomat ikut terdampak. Tanah yang jenuh air membuat daun tanaman layu dan buah gagal berkembang.

Di tengah kerusakan lahan, harga sejumlah komoditas sayur di pasar justru merangkak naik. Cabai keriting kini dijual pedagang hingga Rp. 50 ribu per kilogram, namun petani hanya menerima kisaran Rp. 30 ribu. Kenaikan serupa terjadi pada wortel, terong, dan tomat.

“Cabai keriting sekarang sudah sampai 50 ribu. Wortel juga naik dari sepuluh ribu jadi lima belas ribu. Tomat ikut naik harganya,” ujar Sakinah, pedagang sayur di Magetan.

Cabai rawit turut merespons kelangkaan, dari sebelumnya Rp. 20 ribu menjadi Rp. 30 ribu per kilogram. Petani kini hanya bisa menunggu kondisi cuaca kembali stabil agar produksi bisa pulih secara bertahap. Jika hujan ekstrem terus berlanjut, mereka khawatir kerusakan lahan semakin luas dan pasokan sayur dari kawasan Poncol makin menurun.

Mereka juga meminta perhatian dari pemerintah daerah, mengingat kerugian yang dialami selama tiga pekan terakhir dinilai cukup besar dan mengancam ketahanan pasokan sayur dari wilayah pegunungan itu.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Kota Madiun Taat Bayar Pajak, Pemkot Apresiasi dan Terus Gencarkan Sosialisasi

    Warga Kota Madiun Taat Bayar Pajak, Pemkot Apresiasi dan Terus Gencarkan Sosialisasi

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengapresiasi kesadaran warga dalam membayar pajak, khususnya pajak kendaraan bermotor. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak merupakan bagian penting dari kontribusi terhadap pembangunan daerah. “Orang Kota Madiun taat bayar pajak, khususnya kendaraan, karena uang pajak itu untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar […]

    Bagikan
  • Jelang Nataru 2025/2026, Disdag Kota Madiun Sidak Pasar dan Ritel, Pastikan Stok Pangan Aman

    Jelang Nataru 2025/2026, Disdag Kota Madiun Sidak Pasar dan Ritel, Pastikan Stok Pangan Aman

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun terus melakukan pemantauan kondisi kebutuhan pokok di masyarakat menjelang natal dan akhir tahun baru 2025/2026. Bersama Satgas Pangan, Disdag melakukan peninjauan di pasar tradisional, gudang Bulog, ritel pangkalan LPG hingga penggilingan padi pada Jumat (19/12/2025). Sidak guna memastikan ketersediaan stok serta […]

    Bagikan
  • Terima Kunjungan 150 Mahasiswa UIN, DPRD Ponorogo Bahas Penguatan Fiskal Daerah Tanpa Memberatkan Rakyat

    Terima Kunjungan 150 Mahasiswa UIN, DPRD Ponorogo Bahas Penguatan Fiskal Daerah Tanpa Memberatkan Rakyat

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 150 mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Ponorogo melakukan kunjungan studi legislatif ke DPRD Ponorogo pada Senin (27/10). Kunjungan tersebut bertujuan untuk memahami secara langsung peran dan fungsi lembaga legislatif dalam kerangka pemerintahan daerah, khususnya pada aspek ekonomi dan penyusunan kebijakan fiskal. Rombongan mahasiswa […]

    Bagikan
  • Perkara Tipikor PSU Perumahan Puri Asri Lestari segera disidangkan

    Perkara Tipikor PSU Perumahan Puri Asri Lestari segera disidangkan

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negei (Kejari) Kota Madiun berpacu dengan waktu dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi (Tipikor) penyalahgunaan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) Perumahan Puri Asri Lestari Kota Madiun. Dalam waktu dekat, perkara tersebut bakal segera disidangkan di Pengadilan Tipikor Surabaya. Hal itu menyusul jakea penyidik telah melimpahkan 3 tersangka beserta […]

    Bagikan
  • KPAD Turun Tangan, Jumlah PSK Terdeteksi HIV dan Sifilis Bertambah

    KPAD Turun Tangan, Jumlah PSK Terdeteksi HIV dan Sifilis Bertambah

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah Penderita HIV dan sifilis dari 12 pekerja seks komersial (PSK) yang terjaring operasi penyakit masyarakat bertambah. Total ada empat PSK yang terjaring Satpol PP Kabupaten Madiun terdeteksi mengidap HIV/AIDS serta dua orang di antaranya juga positif sifilis. Temuan tersebut diungkap Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Madiun usai menindaklanjuti […]

    Bagikan
  • Banyak Kabel Semrawut, Legislatif Terus Godok Raperda Infrastruktur Pasif Daerah

    Banyak Kabel Semrawut, Legislatif Terus Godok Raperda Infrastruktur Pasif Daerah

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun –  Penertiban kabel fiber optik sambungan telekomunikasi akan terus dilakukan Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun meski saat ini Pemkab Madiun belum memiliki landasan hukum yang pasti. Rancangan peraturan daerah tentang infrastruktur pasif daerah dalam proses pembahasan di panitia khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Madiun.  Sekretaris komisi D DPRD Kabupaten Madiun, Budi Wahono menambahkan […]

    Bagikan
expand_less