Berita Terkini
Trending Tags

Belasan Tahun Diisolasi, Dua ODGJ di Jambon Dirujuk ke RSJ Menur

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 299
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Majid di evakuasi petugas menuju ke RSJ Menur Surabaya. Foto : Ega – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Belasan tahun hidup di balik jeruji besi akhirnya berakhir bagi dua Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo. Dua warga yang selama ini diisolasi oleh keluarga karena alasan keselamatan kini telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya, untuk menjalani perawatan lanjutan.

Pengalaman pahit selama bertahun-tahun itu diceritakan Katemi (70), ibu dari Majid (46). Ia mengaku tidak sepenuhnya memahami penyebab awal anaknya harus dikurung, namun kondisi Majid yang kerap tidak terkendali membuat keluarga berada dalam situasi terancam.

“Awalnya kenapa sampai dikerangkeng saya juga tidak tahu pasti. Namanya orang tua, sering keluar rumah dan sering mengamuk ke keluarga,” tutur Katemi.

Katemi menyebut, perilaku Majid sempat membahayakan orang-orang terdekatnya. Kekerasan fisik pernah dialami beberapa anggota keluarga, termasuk dirinya.

“Yang paling parah, bapaknya pernah diinjak, menantu dijambak, dan saya sendiri dipukul di bagian kepala,” ungkapnya.

Sejak 2013, keluarga akhirnya mengambil keputusan berat dengan mengisolasi Majid. Meski demikian, Katemi mengaku telah mengikhlaskan semuanya dan berharap anaknya bisa kembali pulih.

“Sekarang Majid sudah dibawa, semoga lekas sembuh. Kalau nanti sudah sehat, semuanya kami serahkan kepada Allah,” ujarnya.

Katemi juga mengungkapkan bahwa Majid sebelumnya sempat dua kali mendapatkan perawatan di RSJ Solo pada tahun yang sama sebelum akhirnya dikurung oleh keluarga.

Penanggung Jawab Program Kesehatan Jiwa Puskesmas Jambon, Agus Prayitno, menjelaskan bahwa pelepasan dua ODGJ tersebut merupakan hasil kerja bersama lintas sektor di wilayah setempat.

“Saat ini kami berhasil mengevakuasi pasien yang selama kurang lebih 15 tahun diisolasi oleh keluarga,” kata Agus, Selasa (3/2/2026).

Image Not Found
Suhananto berpamitan dengan keluarga menuju RSJ Menur. Foto : Ega-Sinergia

Agus menegaskan, pengurungan dilakukan keluarga bukan tanpa alasan. Berdasarkan catatan yang ada, kedua pasien memiliki riwayat kekerasan dan pernah melakukan kontak fisik dengan anggota keluarga.

“Dari riwayatnya, kedua pasien pernah melakukan tindakan kekerasan. Demi keamanan dan meminimalkan risiko, keluarga akhirnya memilih mengisolasi,” jelasnya.

Proses evakuasi, lanjut Agus, melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan dan desa, hingga Dinas Kesehatan serta Dinas Sosial baik tingkat kabupaten maupun provinsi.

“Kami bekerja sama lintas sektor. Dua pasien yang berhasil dilepas masing-masing atas nama Majid, warga Dukuh Pondok, dan Suhananto, warga Dukuh Janti, Desa Sendang, Kecamatan Jambon,” terangnya.

Kedua pasien kemudian dirujuk ke RSJ Menur Surabaya untuk menjalani perawatan medis. Agus memperkirakan masa perawatan berlangsung sekitar tiga bulan, dilanjutkan dengan rehabilitasi selama kurang lebih enam bulan di sejumlah fasilitas rehabilitasi.

“Pengobatan sebenarnya sudah berjalan, tapi sering terkendala karena pasien tidak rutin minum obat sehingga kondisi mentalnya tidak stabil,” tambahnya.

Ia juga menyebut, jumlah kasus pasung di Kecamatan Jambon terus mengalami penurunan. Dari tujuh kasus pada 2014, kini hanya tersisa dua dan seluruhnya telah berhasil dilepas.

Sementara itu, Kepala Desa Sendang, Taufiq Qurrohman, membenarkan bahwa dua ODGJ yang dievakuasi selama ini diisolasi di dua wilayah berbeda, yakni Dukuh Pondok dan Dukuh Janti.

“Ada dua warga yang diisolasi, masing-masing di Dukuh Pondok dan Dukuh Janti. Usia keduanya masih tergolong muda,” kata Taufiq.

Ia mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak dalam proses evakuasi tersebut dan berharap pengobatan di RSJ Menur dapat membawa perubahan positif bagi kedua warganya.

“Kami berharap setelah menjalani pengobatan, kondisi keduanya bisa membaik dan kembali normal,” ujarnya.

Menurut Taufiq, kedua ODGJ tersebut telah hidup dalam keterbatasan selama hampir 20 tahun. Meski diisolasi, pemerintah desa bersama Dinas Kesehatan tetap melakukan pemantauan, termasuk pengawasan konsumsi obat.

“Karena sempat membahayakan orang tua dan lingkungan sekitar, isolasi menjadi pilihan terakhir. Namun pemantauan dari desa dan Dinkes tetap dilakukan,” pungkasnya.(ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Catut Nama Kajari di Tengah Kasus Korupsi Pokir, Warga Diminta Waspada Pesan WhatsApp Mencurigakan

    Catut Nama Kajari di Tengah Kasus Korupsi Pokir, Warga Diminta Waspada Pesan WhatsApp Mencurigakan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah sorotan publik terhadap penanganan kasus dugaan korupsi dana hibah pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Magetan, muncul dugaan modus penipuan dengan mencatut nama pejabat Kejaksaan Negeri Magetan. Beredar pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp yang mengatasnamakan Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Sabrul Iman. Dalam pesan tersebut, pengirim menggunakan nomor tak dikenal dengan […]

    Bagikan
  • Kemenhaj Kota Madiun Catat 1 Jemaah Haji Meninggal Dunia, 1 Jemaah Dirawat di ICU

    Kemenhaj Kota Madiun Catat 1 Jemaah Haji Meninggal Dunia, 1 Jemaah Dirawat di ICU

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Madiun telah menerima laporan terkait kondisi terkini 227 jemaah haji Kota Madiun. Tercatat, 1 jemaah haji meninggal dunia atas nama Djurianto warga Jalan Pagu Indah, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman pada Sabtu (30/5/2026) di RS King Faisal Makkah, Arab Saudi. Sementara itu, 1 jemaah yakni […]

    Bagikan
  • Menagih Janji Politik Nanik-Suyatni Usai Dilantik Sebagai Bupati-Wakil Bupati Magetan

    Menagih Janji Politik Nanik-Suyatni Usai Dilantik Sebagai Bupati-Wakil Bupati Magetan

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Setelah resmi dilantik oleh Gubernur Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (23/05/2025), Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro, langsung dihadapkan pada tantangan besar yakni mengejar ketertinggalan berbagai program strategis dari pemerintah pusat maupun provinsi. Dalam keterangannya usai pelantikan, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti […]

    Bagikan
  • Kolaborasi RSUD Dolopo Bersama PDGI Jatim Menggratiskan Operasi Puluhan Pasien Bibir Sumbing dan Gigi Impaksi

    Kolaborasi RSUD Dolopo Bersama PDGI Jatim Menggratiskan Operasi Puluhan Pasien Bibir Sumbing dan Gigi Impaksi

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Rangkaian Hari Ulang Tahun Kabupaten Madiun ke-458 membawa berkah bagi keluarga yang mengalami bibir sumbing. Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Pengurus Wilayah Jawa Timur bersama PDGI Cabang Madiun menggelar bakti sosial operasi bibir sumbing dan operasi gigi impaksi di RSUD Dolopo, Kabupaten Madiun, Jumat (26/06/2026).  Direktur RSUD Dolopo, drg. Mulyadi mengatakan […]

    Bagikan
  • Ju-Jitsu Selamatkan Klasemen Ponorogo Di Porprov Jatim 2025

    Ju-Jitsu Selamatkan Klasemen Ponorogo Di Porprov Jatim 2025

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Cabang olahraga ju-jitsu menjadi penyelamat posisi Kabupaten Ponorogo dalam perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Setelah sebelumnya berada di peringkat 30, Ponorogo berhasil merangkak naik ke posisi 24 klasemen sementara berkat tambahan medali dari cabang bela diri ini. Pada pertandingan yang digelar Minggu (29/06/2025), atlet-atlet ju-jitsu Ponorogo berhasil […]

    Bagikan
  • Usai Salat Id, Plt Wali Kota Madiun Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo Seberat 1,1 Ton

    Usai Salat Id, Plt Wali Kota Madiun Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo Seberat 1,1 Ton

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun menyerahkan sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto kepada masyarakat Kota Madiun usai pelaksanaan Salat Idul Adha, Rabu (27/5/2026) pagi. Penyerahan dilakukan di Masjid Az-Zahro yang berada di kawasan Balai Kota Madiun. Sapi bantuan Presiden RI tersebut memiliki bobot lebih dari satu ton […]

    Bagikan
expand_less