Berita Terkini
Trending Tags

Ini Isi Tuntutan Aksi Demo di DPRD Kota Madiun, Armaya : Pasti Saya Sampaikan ke DPR RI

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
  • visibility 51
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Aksi unjuk rasa digelar sejumlah elemen masyarakat baik mahasiswa, ojol hingga organisasi masyarakat lainnya di Kantor DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025). Dalam aksi ini sempat diwarnai kericuhan dengan pelemparan batu hingga botol air ke arah polisi yang berjaga. Situasi kembali kondusif saat Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya beserta Kapolres Madiun Kota menemui massa yang menyampaikan tuntutan mereka.

Sejumlah orator aksi menyampaikan sejumlah tuntutan dihadapan Ketua DPRD Kota Madiun. Diantaranya :

I. Reformasi DPR

  • Segera Sahkan RUU Perampasan Aset
  • Menuntut DPR untuk menuntaskan pembahasan dan segera mengesahkan RUU Perampasan Aset sebagai instrumen hukum yang kuat dalam pemberantasan korupsi, pencucian uang, serta praktik oligarki yang merampas hak-hak rakyat.
  • Keterlambatan pengesahan RUU ini mencerminkan lemahnya komitmen DPR terhadap agenda reformasi hukum dan pemberantasan korupsi.
  • Tolak Kenaikan Tunjangan dan Gaji DPR
  • Menolak keras setiap upaya DPR menaikkan tunjangan dan gaji di tengah kondisi ekonomi rakyat yang semakin terhimpit akibat kenaikan harga kebutuhan pokok serta pajak yang memberatkan.
  • Kebijakan tersebut adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat dan mencederai rasa keadilan sosial.
  • Tegakkan Etika dan Moral Politik – Kasus Ahmad Sahroni
  • Mendesak Badan Kehormatan DPR untuk memproses Ahmad Sahroni maupun anggota DPR lainnya yang terjerat masalah etika, moral, dan konflik kepentingan.
  • DPR wajib membersihkan institusinya dari praktik politik transaksional, hedonisme pejabat, serta tindakan amoral yang merusak citra lembaga perwakilan rakyat.

II. Reformasi Polri

  • Copot Kapolri
  • Menuntut Presiden segera mencopot Kapolri sebagai bentuk pertanggungjawaban atas maraknya tindakan represif, brutalitas aparat, serta kegagalan Polri menjamin keamanan rakyat dan kebebasan sipil.
  • Pecat dan Adili Aparat yang Represif
  • Mendesak agar aparat kepolisian yang terbukti melakukan kekerasan terhadap massa aksi diproses hukum secara transparan, bukan hanya sekadar sanksi administratif.
  • Kekerasan aparat merupakan pelanggaran HAM dan menciderai semangat reformasi kepolisian pasca-1998.
  • Keadilan atas Meninggalnya Saudara Affan
  • Menuntut investigasi independen, transparan, dan akuntabel atas meninggalnya saudara Affan.
  • Proses hukum harus melibatkan Komnas HAM serta tim investigasi independen untuk memastikan tidak ada rekayasa dan impunitas.
  • Bersihkan KKN di Tubuh Polri
  • Mendesak Polri menindak tegas praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme di internal kepolisian.
  • Polri harus direformasi total agar kembali pada prinsip sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, bukan alat kekuasaan oligarki.
  • Bebaskan Massa Aksi yang Ditahan
  • Menuntut pembebasan tanpa syarat terhadap mahasiswa, buruh, dan rakyat yang ditangkap saat menyuarakan aspirasi.
  • Penahanan massa aksi adalah bentuk kriminalisasi gerakan rakyat dan bertentangan dengan konstitusi.
  • Polri Wajib Menjamin Kebebasan
  • Mendesak Polri untuk patuh pada UUD 1945 Pasal 28 serta UU No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
  • Polri tidak boleh menjadi alat represi yang membungkam kritik terhadap pemerintah.
  • Pembatasan Penggunaan Kendaraan Taktis dalam Massa Aksi
  • Menolak penggunaan kendaraan taktis (water cannon, baracuda, gas air mata, dan lain-lain) secara berlebihan yang kerap digunakan untuk menakut-nakuti rakyat.
  • Menuntut adanya regulasi jelas mengenai standar operasional penggunaan peralatan taktis agar tidak melanggar prinsip hak asasi manusia.

“Ini bagian dari solidaritas kami terhadap kejadian di Jakarta yang melibatkan rekan ojol yang meninggal dunia. Kami berusaha menyampaikan tuntutan dan aspirasi kami agar ditindaklanjuti. Ya memang tadi sedikit ada kejadian itu. Tetapi tadi sudah ditanggapi positiflah tuntutan kami oleh anggota dewan,” Jojo Tris, perwakilan aksi.

Image Not Found
Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya beserta Kapolres Madiun Kota menemui massa demostrasi, Foto : Surya – Sinergia

Menyikapi aspirasi tersebut, Armaya siap untuk meneruskan kepada DPR RI. Aspirasi tersebut diterima dengan penandatangan komitmen oleh Ketua DPRD Kota Madiun dihadapan massa.

“Tuntutan untuk DPR RI. Itu pasti saya akan sampaikan ke DPR RI. Tidak hanya demo kali ini, demo atau aspirasi sebelum-belumnya juga kita sampaikan jika itu menjadi tuntutan massa,” ujar Armaya.

Aksi unjuk rasa di DPRD Kota Madiun ini terus diredam oleh TNI-Polri agar tidak semakin anarkis. Sejumlah personil masih disiagakan di lokasi untuk memantau dan pengamanan.

“Polres Madiun Kota telah meyiapkan pengamanan kurang lebih 250 personil. Kita bersama Ketua DPRD Kota Madiun untuk bisa berkomitmen terhadap tuntutan dari massa tadi,” pungkas Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto.

Surya Wibawa – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tangis Haru Sambut Kedatangan Jemaah Haji Kloter 52 Kota Madiun

    Tangis Haru Sambut Kedatangan Jemaah Haji Kloter 52 Kota Madiun

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana haru menyelimuti kedatangan jemaah haji Kota Madiun yang tergabung dalam kloter 52. Sebanyak 152 jemaah haji akhirnya tiba di Asrama Haji Kota Madiun pada Jumat malam (27/06/2025) dengan selamat setelah menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci. Kedatangan para jemaah ini disambut hangat oleh Wali Kota Madiun Maidi, Wakil […]

    Bagikan
  • Serangan Ulat Bulu di SDN Patihan, Sejumlah Siswa Alami Gatal-Gatal

    Serangan Ulat Bulu di SDN Patihan, Sejumlah Siswa Alami Gatal-Gatal

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Patihan di Kecamatan Manguharjo Kota Madiun, Jawa Timur terganggu pada Jumat (05/02/2026). Hal ini dikarenakan sejumlah siswa mengalami gatal-gatal akibat ulat bulu. Ternyata ratusan ulat bulu banyak ditemukan di 9 pohon yang berada di halaman telah sekolah. Seperti yang dialami oleh Arjuna […]

    Bagikan
  • 5 Pekerja Diduga Terinfeksi HIV, Lokalisasi Pasar Janti Ponorogo Ditutup Total

    5 Pekerja Diduga Terinfeksi HIV, Lokalisasi Pasar Janti Ponorogo Ditutup Total

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hiruk pikuk lokalisasi Pasar Janti, Kecamatan Jenangan, mendadak senyap. Puluhan warung kopi esek-esek yang selama ini beroperasi di kawasan tersebut resmi ditutup oleh Satpol PP Kabupaten Ponorogo. Penutupan dilakukan setelah muncul temuan mencengangkan yakni lima pekerjanya diduga terinfeksi HIV. Langkah tegas itu diambil menyusul hasil tracing yang dilakukan sejak April lalu […]

    Bagikan
  • Dari Sawah ke Forum Global, Petani Milenial dan Era Baru Teknologi Pertanian Indonesia

    Dari Sawah ke Forum Global, Petani Milenial dan Era Baru Teknologi Pertanian Indonesia

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Perkembangan teknologi pertanian kini membuka babak baru bagi pelaku tani muda di berbagai daerah. Dengan mengadopsi metode budidaya berkelanjutan dan teknologi berbasis data, petani milenial Madiun berupaya membuktikan bahwa masa depan pertanian Indonesia ditentukan oleh kemampuan mereka merangkul inovasi. Husain Fata Mizani, perwakilan Petani Milenial Kabupaten Madiun, menjadi salah satu peserta […]

    Bagikan
  • Bocah SMP Hanyut di Bengawan Solo, Diduga Terseret Arus Saat Bermain Prosotan di Sungai

    Bocah SMP Hanyut di Bengawan Solo, Diduga Terseret Arus Saat Bermain Prosotan di Sungai

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Peristiwa tragis terjadi di perbatasan Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah, tepatnya di wilayah Sungai Bengawan Solo yang memisahkan Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, dengan Desa Megeri, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun dilaporkan hanyut terseret arus deras pada Senin siang, (30/06/2025). Korban berinisial D.Tb […]

    Bagikan
  • Pengangkatan PPPK Tahap 1 di Ponorogo 2024 Masih Berproses, Ini Penjelasan BKPSDM

    Pengangkatan PPPK Tahap 1 di Ponorogo 2024 Masih Berproses, Ini Penjelasan BKPSDM

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Proses pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 1 tahun 2024 di Kabupaten Ponorogo masih terus berjalan. Saat ini, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo tengah mengajukan persetujuan teknis (Pertek) ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional II Surabaya untuk selanjutnya diusulkan ke BKN Pusat. Kepala […]

    Bagikan
expand_less