Berita Terkini
Trending Tags

Ini Isi Tuntutan Aksi Demo di DPRD Kota Madiun, Armaya : Pasti Saya Sampaikan ke DPR RI

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
  • visibility 115
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Aksi unjuk rasa digelar sejumlah elemen masyarakat baik mahasiswa, ojol hingga organisasi masyarakat lainnya di Kantor DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025). Dalam aksi ini sempat diwarnai kericuhan dengan pelemparan batu hingga botol air ke arah polisi yang berjaga. Situasi kembali kondusif saat Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya beserta Kapolres Madiun Kota menemui massa yang menyampaikan tuntutan mereka.

Sejumlah orator aksi menyampaikan sejumlah tuntutan dihadapan Ketua DPRD Kota Madiun. Diantaranya :

I. Reformasi DPR

  • Segera Sahkan RUU Perampasan Aset
  • Menuntut DPR untuk menuntaskan pembahasan dan segera mengesahkan RUU Perampasan Aset sebagai instrumen hukum yang kuat dalam pemberantasan korupsi, pencucian uang, serta praktik oligarki yang merampas hak-hak rakyat.
  • Keterlambatan pengesahan RUU ini mencerminkan lemahnya komitmen DPR terhadap agenda reformasi hukum dan pemberantasan korupsi.
  • Tolak Kenaikan Tunjangan dan Gaji DPR
  • Menolak keras setiap upaya DPR menaikkan tunjangan dan gaji di tengah kondisi ekonomi rakyat yang semakin terhimpit akibat kenaikan harga kebutuhan pokok serta pajak yang memberatkan.
  • Kebijakan tersebut adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat dan mencederai rasa keadilan sosial.
  • Tegakkan Etika dan Moral Politik – Kasus Ahmad Sahroni
  • Mendesak Badan Kehormatan DPR untuk memproses Ahmad Sahroni maupun anggota DPR lainnya yang terjerat masalah etika, moral, dan konflik kepentingan.
  • DPR wajib membersihkan institusinya dari praktik politik transaksional, hedonisme pejabat, serta tindakan amoral yang merusak citra lembaga perwakilan rakyat.

II. Reformasi Polri

  • Copot Kapolri
  • Menuntut Presiden segera mencopot Kapolri sebagai bentuk pertanggungjawaban atas maraknya tindakan represif, brutalitas aparat, serta kegagalan Polri menjamin keamanan rakyat dan kebebasan sipil.
  • Pecat dan Adili Aparat yang Represif
  • Mendesak agar aparat kepolisian yang terbukti melakukan kekerasan terhadap massa aksi diproses hukum secara transparan, bukan hanya sekadar sanksi administratif.
  • Kekerasan aparat merupakan pelanggaran HAM dan menciderai semangat reformasi kepolisian pasca-1998.
  • Keadilan atas Meninggalnya Saudara Affan
  • Menuntut investigasi independen, transparan, dan akuntabel atas meninggalnya saudara Affan.
  • Proses hukum harus melibatkan Komnas HAM serta tim investigasi independen untuk memastikan tidak ada rekayasa dan impunitas.
  • Bersihkan KKN di Tubuh Polri
  • Mendesak Polri menindak tegas praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme di internal kepolisian.
  • Polri harus direformasi total agar kembali pada prinsip sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, bukan alat kekuasaan oligarki.
  • Bebaskan Massa Aksi yang Ditahan
  • Menuntut pembebasan tanpa syarat terhadap mahasiswa, buruh, dan rakyat yang ditangkap saat menyuarakan aspirasi.
  • Penahanan massa aksi adalah bentuk kriminalisasi gerakan rakyat dan bertentangan dengan konstitusi.
  • Polri Wajib Menjamin Kebebasan
  • Mendesak Polri untuk patuh pada UUD 1945 Pasal 28 serta UU No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
  • Polri tidak boleh menjadi alat represi yang membungkam kritik terhadap pemerintah.
  • Pembatasan Penggunaan Kendaraan Taktis dalam Massa Aksi
  • Menolak penggunaan kendaraan taktis (water cannon, baracuda, gas air mata, dan lain-lain) secara berlebihan yang kerap digunakan untuk menakut-nakuti rakyat.
  • Menuntut adanya regulasi jelas mengenai standar operasional penggunaan peralatan taktis agar tidak melanggar prinsip hak asasi manusia.

“Ini bagian dari solidaritas kami terhadap kejadian di Jakarta yang melibatkan rekan ojol yang meninggal dunia. Kami berusaha menyampaikan tuntutan dan aspirasi kami agar ditindaklanjuti. Ya memang tadi sedikit ada kejadian itu. Tetapi tadi sudah ditanggapi positiflah tuntutan kami oleh anggota dewan,” Jojo Tris, perwakilan aksi.

Image Not Found
Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya beserta Kapolres Madiun Kota menemui massa demostrasi, Foto : Surya – Sinergia

Menyikapi aspirasi tersebut, Armaya siap untuk meneruskan kepada DPR RI. Aspirasi tersebut diterima dengan penandatangan komitmen oleh Ketua DPRD Kota Madiun dihadapan massa.

“Tuntutan untuk DPR RI. Itu pasti saya akan sampaikan ke DPR RI. Tidak hanya demo kali ini, demo atau aspirasi sebelum-belumnya juga kita sampaikan jika itu menjadi tuntutan massa,” ujar Armaya.

Aksi unjuk rasa di DPRD Kota Madiun ini terus diredam oleh TNI-Polri agar tidak semakin anarkis. Sejumlah personil masih disiagakan di lokasi untuk memantau dan pengamanan.

“Polres Madiun Kota telah meyiapkan pengamanan kurang lebih 250 personil. Kita bersama Ketua DPRD Kota Madiun untuk bisa berkomitmen terhadap tuntutan dari massa tadi,” pungkas Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto.

Surya Wibawa – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unik ! Peringati Hari Kartini, Operator SPBU Caruban Pakai Seragam Kebaya Dan Beskap

    Unik ! Peringati Hari Kartini, Operator SPBU Caruban Pakai Seragam Kebaya Dan Beskap

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada hari 21 April 2025, staf pegawai perempuan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Caruban di Kelurahan Bangunsari Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun memakai baju kebaya, dan pegawai pria memakai pakaian beskap.  Salah satu operator SPBU Elin Herliya mengatakan penggunaan kostum kebaya dan batik ini merupakan […]

    Bagikan
  • Sidang Perkara Walikota Nonaktif Maidi, Kadindik Kota Madiun Soal Utang Koperasi dan Dana Taktis Fee Proyek 

    Sidang Perkara Walikota Nonaktif Maidi, Kadindik Kota Madiun Soal Utang Koperasi dan Dana Taktis Fee Proyek 

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya — Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun, Lismawati, mengakui adanya dana taktis yang bersumber dari fee proyek fisik di lingkungan Dindik dan digunakan untuk membayar utang koperasi senilai Rp250 juta. Pengakuan itu disampaikan saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi bersama […]

    Bagikan
  • WiFi Gratis Jadi Andalan, dari Kebonsari Pemkab Madiun Genjot Digitalisasi Layanan Desa

    WiFi Gratis Jadi Andalan, dari Kebonsari Pemkab Madiun Genjot Digitalisasi Layanan Desa

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mendorong percepatan digitalisasi layanan publik hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Salah satu langkah yang tengah diwacanakan adalah penyediaan WiFi gratis di seluruh balai desa, guna menunjang pelayanan masyarakat yang lebih cepat dan transparan. Wacana tersebut mengemuka dalam kegiatan sarasehan dan sosialisasi digitalisasi pelayanan publik bertema “Sinergi Masyarakat […]

    Bagikan
  • Harga Pupuk Subsidi Turun, Ini Harga per Sak Sekarang

    Harga Pupuk Subsidi Turun, Ini Harga per Sak Sekarang

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Presiden RI, Prabowo Subianto mengeluarkan kebijakan terkait pupuk bagi para petani. Per Rabu (22/10/2025) harga pupuk subsidi kini turun 20 persen. Hal itu tertuang dalam Keputusan Menteri Pertanian Nomor 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025 tanggal 22 Oktober 2025 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Pertanian Nomor 800/KPTS./SR.310/M/09/2025 tentang Jenis , Harga Eceran Tertinggi dan Alokasi Pupuk […]

    Bagikan
  • Transparan dan Akuntabel, Pemkab Madiun Kembali Diganjar Opini WTP

    Transparan dan Akuntabel, Pemkab Madiun Kembali Diganjar Opini WTP

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Sidoarjo – Pemerintah Kab Madiun kembali mendapat apresiasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Jawa Timur. Ini setelah laporan hasil pemeriksaan (LHP) pelaksanaan APBD tahun anggaran 2024 oleh BPK dinyatakan Wajar Tanpa Pengecualian atau (WTP). “Alhamdulilah berkat dukungan semua pihak Pemkab Madiun kembali meraih opini WTP. Berturut turut ini WTP ke 12,” kata […]

    Bagikan
  • H+3 Lebaran, Harga Sayuran hingga Daging di Ngawi Naik! Pasokan Tersendat

    H+3 Lebaran, Harga Sayuran hingga Daging di Ngawi Naik! Pasokan Tersendat

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Memasuki hari ketiga Lebaran Idulfitri 2026, harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengalami kenaikan signifikan. Lonjakan harga terutama terjadi pada komoditas sayuran, cabai, hingga daging. Pantauan di Pasar Besar Ngawi pada Senin (23/3/2026) menunjukkan hampir seluruh harga sayuran merangkak naik. Daun seledri misalnya, kini dijual […]

    Bagikan
expand_less