Berita Terkini
Trending Tags

Kasus Getok Harga Diklaim Ulah Segelintir Pedagang, Paguyuban Sarangan Minta Pemerintah Lebih Tegas

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 270
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua Paguyuban, Sudardi menanggapi viralnya keluhan wisatawan terkait dugaan praktik getok harga, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Paguyuban Pedagang Wisata Sarangan menanggapi viralnya keluhan wisatawan terkait dugaan praktik getok harga kuliner di kawasan Telaga Sarangan. Ketua Paguyuban, Sudardi, menekankan bahwa kasus tersebut tidak mencerminkan perilaku mayoritas pedagang.

Sudardi menjelaskan bahwa terdapat sekitar 500 pedagang yang beraktivitas di kawasan wisata Sarangan. Ia menilai permasalahan harga seperti yang ramai dibicarakan hanya melibatkan satu atau dua pedagang yang sama.

“Pedagang di Sarangan jumlahnya banyak, sekitar lima ratus. Jadi tidak tepat kalau semua dianggap bermasalah,” terang Sudardi saat ditemui, Jumat (9/1/2026).

Ia menegaskan bahwa paguyuban secara berkala melakukan pengarahan kepada anggotanya, termasuk mengenai standar harga, kewajiban memasang menu, hingga transparansi kepada pembeli.

“Kami terus melakukan pembinaan, mengingatkan agar pedagang mematuhi standar, mencantumkan menu dan harga. Itu sudah berlangsung lama,” ujarnya.

Menurut Sudardi, dinamika harga di kawasan wisata memang bukan hal baru. Namun ia menilai polemik yang muncul kali ini semakin membesar karena respons publik di media sosial.

“Di tempat wisata wajar kalau ada satu-dua pedagang yang menimbulkan masalah. Tapi menurut saya, kali ini lebih ramai karena respons netizen yang berlebihan,” tuturnya.

Sudardi mengungkapkan bahwa pedagang yang kembali disorot sebenarnya sudah berulang kali dikenai sanksi oleh paguyuban. Bahkan, oknum tersebut pernah dikeluarkan dari keanggotaan selama setahun.

“Sudah sering kami peringatkan, bahkan sampai tiga kali. Pernah juga kami nonaktifkan keanggotaannya selama satu tahun. Setelah dibina dan berjanji, ternyata terulang lagi,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa paguyuban tidak memiliki kewenangan memberi tindakan lebih jauh selain pembinaan internal.

“Yang bisa kami lakukan hanya pembinaan organisasi. Untuk urusan perizinan usaha atau sanksi resmi, itu kewenangan pemerintah daerah,” tegasnya.

Sudardi berharap pemerintah daerah dapat bersikap lebih tegas, terutama dalam pengawasan izin usaha kuliner di kawasan wisata agar persoalan serupa tidak kembali terjadi. “Pemerintah perlu lebih tegas, terutama terkait izin usaha. Warung atau restoran seharusnya punya izin lengkap. Kalau ada yang terus melanggar, izinnya perlu dievaluasi,” pungkasnya.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Telur Ayam di Madiun Anjlok, Peternak Mengaku Rugi dan Terancam Gulung Tikar

    Harga Telur Ayam di Madiun Anjlok, Peternak Mengaku Rugi dan Terancam Gulung Tikar

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Harga telur ayam ras di tingkat peternak di Kabupaten Madiun mengalami penurunan tajam dalam dua pekan terakhir. Saat ini, harga jual hanya berkisar Rp20.000 per kilogram, jauh di bawah biaya produksi yang diperkirakan mencapai titik impas di kisaran Rp24.000 per kilogram. Kondisi tersebut dikeluhkan para peternak karena dinilai semakin menekan usaha […]

    Bagikan
  • Bentuk Forum EIGERIAN, Eiger Wadahi Kolaborasi Antar Komunitas Petualang Madiun 

    Bentuk Forum EIGERIAN, Eiger Wadahi Kolaborasi Antar Komunitas Petualang Madiun 

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ratusan anggota dari berbagai komunitas pecinta alam di Madiun Raya berkumpul dalam sebuah gathering bersama salah satu merek perlengkapan petualangan terbesar di Indonesia. Acara ini sekaligus menjadi momen peresmian forum EIGERIAN Madiun, wadah bagi para penggiat alam terbuka untuk berdiskusi dan berkolaborasi. EIGER Tropical Adventure, merek lokal yang telah berdiri […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Komitmen Nol Stunting di Setiap Kelurahan

    Pemkot Madiun Komitmen Nol Stunting di Setiap Kelurahan

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat komitmen dalam menurunkan angka stunting. Kamis (25/09/2025), digelar rapat koordinasi (rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting di Aula Kecamatan Manguharjo yang dihadiri seluruh lurah se-Kota Madiun dan Tim Penggerak PKK. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa pemerintah serius menargetkan angka stunting di wilayahnya segera tuntas. Saat […]

    Bagikan
  • Kemeriahan Siswa Sekolah Rakyat Ponorogo Adu Ketangkasan di Lomba Kemerdekaan

    Kemeriahan Siswa Sekolah Rakyat Ponorogo Adu Ketangkasan di Lomba Kemerdekaan

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo berlangsung meriah. Selama dua hari, Jumat (15/08/2025) dan Sabtu (16/08/2025), halaman sekolah berubah menjadi arena kompetisi berisi aneka permainan tradisional yang memacu semangat para siswa. Berbagai lomba seperti egrang bathok, estafet air, estafet kardus, estafet karet, hingga puzzle pahlawan sukses menyita […]

    Bagikan
  • Tanggul Jebol, Ratusan Hektar Sawah Terendam

    Tanggul Jebol, Ratusan Hektar Sawah Terendam

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Ponorogo sejak Selasa (21/1/2025) sore hingga malam hari mengakibatkan sejumlah tanggul di beberapa desa jebol. Salah satu yang terdampak adalah Desa Bringinan, Kecamatan Jambon. Luapan Sungai Bringinan menghancurkan tanggul sepanjang 15 meter dengan tinggi sekitar 3 meter. Hal itu menyebabkan lahan pertanian warga terendam banjir hingga […]

    Bagikan
  • Kerusakan Gedung DPRD Kota Madiun Mulai Diperbaiki, Walikota : Jangan Mudah Terprovokasi

    Kerusakan Gedung DPRD Kota Madiun Mulai Diperbaiki, Walikota : Jangan Mudah Terprovokasi

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa jalannya pemerintahan harus tetap berlanjut meski Gedung DPRD mengalami kerusakan akibat kericuhan beberapa waktu lalu. Langkah ini diambil setelah Maidi bersama Ketua DPRD Kota Madiun dan Kapolres Madiun Kota meninjau langsung kondisi gedung DPRD. Tidak hanya melakukan pengecekan, Maidi juga turut memulai pengecatan pada […]

    Bagikan
expand_less