Berita Terkini
Trending Tags

Tingkat Pengangguran Terbuka di Angka 4,34 persen, Minat Job Fair di Madiun Malah Sedikit

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
  • visibility 64
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suasana Job Fair yang banyak di minati oleh warga Madiun, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) menggelar Job Fair 2025 di Pendopo Ronggo Djoemeno pada 7-8 Mei 2025. Job Fair ini sebagai upaya untuk mengentaskan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Maidun yang tinggi. Sesuai data BPS Provinsi Jawa Timur, TPT tahun 2024 di Kabupaten Madiun tercatat di angka 4,24 persen.

TPT Kabupaten Madiun diatas TPT kabupaten tetangga. Sebagai contoh, Kabupaten Ponorogo tercatat di angka 4,19 persen, Kabupaten Magetan 3,28 persen dan Kabupaten Ngawi hanya 2,40 persen. Untuk menekan penambahan jumlah TPT, Job Fair sengaja dibuka pada bulan Mei agar lulusan baru atau fresh graduate bisa langsung melamar kerja.

“Kita sengaja nyegat lulusan baru, sehingga ketika lulus bisa langsung melamar pekerjaan. Ada 56 perusahaan dengan lowongan kerja yang tersedia sejumlah 8.074 jenis,” kata Kepala Disnakerin Kabupaten Madiun, Imam Nurwedi, Kamis (08/05/2025).

Image Not Found
Suasana Job Fair yang banyak di minati oleh warga Madiun, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sementara, untuk penempatan Kabupaten/Kota Madiun tercatat 794 lowker, penempatan dalam provinsi 4.791 lowker, penempatan luar provinsi 1.432 lowker dan luar negeri sebanyak 1.057 lowker. Dari 56 perusahaan, 42 diataranya melakukan perekruran secara offline dan sisanya 14 perusahaan secara online.

Namun sayangnya, dengan jumlah TPT Kabupaten Madiun mencapai 19.000 orang, minat masyarakat untuk mengikuti Job Fair masih sedikit. Hal ini dibuktikan dengan jumlah pendaftar online dari dalam Kabupaten hanya sekitar 3.000 orang, sedangkan sisanya sejumlah 1.000 dari luar kabupaten.

“Pelaksanaan job fair kita harapkan bisa mengurangi pengangguran 0,5 persen. Diterima kerja atau tidak itu menjadi kewenangan perusahaan. Mereka pastinya memiliki kriteria pekerja yang berdasarkan posisi pekerjaan nantinya,” pungkas Imam.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak Perang Timur Tengah, Disbudpar Magetan Waspadai Penurunan Kunjungan Wisatawan

    Dampak Perang Timur Tengah, Disbudpar Magetan Waspadai Penurunan Kunjungan Wisatawan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran mulai dikhawatirkan berdampak pada sektor pariwisata daerah. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Magetan menyatakan kegelisahan apabila situasi internasional tersebut berlarut dan memengaruhi minat wisatawan. Kepala Disbudpar Magetan, Suwito, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisata harian saat ini berada pada kisaran […]

    Bagikan
  • Penuh Luka Lebam, Visum Ungkap Dugaan Kekerasan pada Jenazah Warga Sukorejo Play Button

    Penuh Luka Lebam, Visum Ungkap Dugaan Kekerasan pada Jenazah Warga Sukorejo

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Hasil visum dan autopsi terhadap jenazah Nur Aini (55), warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengungkap adanya sejumlah luka lebam di beberapa bagian tubuh korban. Luka tersebut diduga akibat kekerasan benda tumpul. Visum dan autopsi dilakukan oleh tim medis forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Kediri Polda Jawa Timur […]

    Bagikan
  • Sidak Ramadan, Stok Aman, Daging dan Cabai Merangkak Naik, Minyakita Tidak Sesuai HET photo_camera 3

    Sidak Ramadan, Stok Aman, Daging dan Cabai Merangkak Naik, Minyakita Tidak Sesuai HET

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Memasuki pekan pertama Ramadan 2026 dan mendekati Idul Fitri 1447 H, upaya menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Magetan kembali diperkuat. Satgas Pangan Polres Magetan bersama sejumlah instansi terkait melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) di dua titik, yaitu Pasar Tradisional Parang dan Pasar Kawedanan. Sidak yang digelar melibatkan seluruh unsur Satgas Saber Pelanggaran […]

    Bagikan
  • Rencana Rumah Penerima Bansos di Magetan Dipasangi Stiker 

    Rencana Rumah Penerima Bansos di Magetan Dipasangi Stiker 

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Rencana pemasangan stiker pada rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai bentuk kontrol sosial terhadap penyaluran bantuan sosial (bansos) mulai dibahas serius oleh Pemerintah Kabupaten Magetan. Namun, kebijakan tersebut masih melalui pertimbangan matang, terutama terkait dampak psikologis bagi warga penerima. Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Magetan, Parminto Budi Utomo, mengatakan bahwa proses koordinasi […]

    Bagikan
  • Pelukan Hangat Ketua Persit KCK PD V/Brawijaya untuk Bayi Khalisa

    Pelukan Hangat Ketua Persit KCK PD V/Brawijaya untuk Bayi Khalisa

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Tulungagung – Tangisan bayi terdengar dari dalam rumah Serma Andika Kusbiantoro di Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. Sang bayi bernama Khalisa Putri Darmadika itu ditinggal oleh sang ibu usai melahirkannya. Kini, bayi berumur 2 bulan itu tinggal bersama sang ayah Serma Andika yang berdinas di Koramil 0809/19 Pagu. Hal itu menggugah Ketua […]

    Bagikan
  • Puluhan Santri di Ngawi Alami Gejala Keracunan Usai Santap Menu Program MBG photo_camera 3

    Puluhan Santri di Ngawi Alami Gejala Keracunan Usai Santap Menu Program MBG

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebanyak 67 santri Madrasah Ibtidaiyah di Ponpes Al-Hijrah, Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, dilarikan ke fasilitas kesehatan setelah mengalami gejala diduga keracunan makanan pada Sabtu (14/2/2026) pagi. Mereka mengeluhkan mual, muntah, hingga diare setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan sehari sebelumnya. Data Dinas Kesehatan mencatat, 36 santri […]

    Bagikan
expand_less