Berita Terkini
Trending Tags

Kebijakan Impor Bebas Gula Dikhawatirkan Rugikan Petani, APTRI Angkat Suara

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
  • visibility 27
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Foto bersama pengurus APTRI, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia| Kota Madiun – Kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menghapus kuota impor untuk komoditas vital seperti gula mulai menimbulkan gejolak. Suara keberatan datang dari kalangan petani, khususnya yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI).

Dalam sebuah pertemuan di Pabrik Gula Rejo Agung Baru, Kamis (17/4/2025), APTRI menyampaikan kecemasan mendalam. Mereka menilai, langkah pemerintah membuka keran impor tanpa batas menjelang musim giling sangat tidak tepat.

“Pemerintah menyatakan tidak ada lagi peraturan teknis dan kuota impor. Ini membuat petani cemas, karena kondisi ini mengingatkan kami pada krisis harga gula pasca reformasi,” ujar Soemitro Samadikoen, Ketua Umum DPN APTRI.

Ia mengungkapkan, situasi serupa pernah terjadi di masa lalu, saat gula impor membanjiri pasar dan membuat harga jatuh drastis. Dari Rp 3.800 per kilogram, harga gula merosot hingga Rp 1.700. Akibatnya, banyak petani memilih berhenti menanam tebu karena dianggap tidak lagi menguntungkan.

“Kami tidak ingin sejarah kelam itu terulang. Kalau gula impor bebas masuk, harga gula petani akan hancur. Kami ingin bicara langsung dengan pemerintah,” lanjut Soemitro.

Ia menambahkan, biaya produksi gula lokal jauh lebih tinggi dibanding gula impor. Ketidakseimbangan ini dikhawatirkan membuat petani tebu semakin terpinggirkan jika perlindungan tidak diberikan.

“Kalau suara kami diabaikan, jangan salahkan kalau nanti kami turun ke jalan. Kami ingin keadilan bagi petani,” tegasnya.

Senada dengan Soemitro, Wakil Ketua Umum DPN APTRI, Dwi Irianto, juga mempertanyakan arah kebijakan pemerintah. Menurutnya, impor bebas justru bertolak belakang dengan visi swasembada pangan yang selama ini digaungkan.

“Kalau benar-benar ingin swasembada, maka kebutuhan pangan harus dipenuhi dari dalam negeri, bukan dari luar. Impor itu solusi jangka pendek yang berisiko besar,” ujarnya.

Dwi juga menyinggung rendahnya produktivitas tebu nasional. Dari total lahan 500 ribu hektare, produksi gula nasional hanya mencapai 2,3 juta ton. Artinya, setiap kuintal tebu hanya menghasilkan sekitar 4 kilogram gula—angka yang dianggap terlalu rendah jika dibandingkan dengan potensi Indonesia di masa lalu.

“Dulu, di tahun 1929, kita pernah jadi eksportir gula nomor dua dunia. Sekarang Kita malah sibuk impor. Seharusnya pemerintah mendorong produktivitas, bukan menyerah pada pasar luar,” pungkasnya.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersangka Kericuhan Demo di DPRD Kota Madiun bertambah

    Tersangka Kericuhan Demo di DPRD Kota Madiun bertambah

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penanganan kasus kericuhan dan perusakan di Kantor DPRD Kota Madiun pada 30 Agustus 2025 terus berlanjut. Hingga kini, jumlah tersangka yang ditetapkan polisi bertambah menjadi sepuluh orang. Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, mengungkapkan bahwa satu tersangka baru berinisial W.R resmi ditetapkan pekan lalu. “Satu minggu yang lalu kita […]

    Bagikan
  • EJSC, Layanan Publik Yang Unggul dan Nyaman Bagi Semua Kalangan

    EJSC, Layanan Publik Yang Unggul dan Nyaman Bagi Semua Kalangan

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – East Java Super Corridor (EJSC) Bakorwil Kota Madiun merupakan co-working space yang dapat dikunjungi oleh masyarakat. EJSC menjadi tempat nyaman untuk bekerja dan belajar. Berlokasi di jantung kota, tepatnya di Jalan Jawa membuat EJSC mudah untuk dijangkau oleh para pengunjung. Layanan publik ini dapat diakses oleh semua kalangan terutama pelajar […]

    Bagikan
  • Viral! CCTV Rekam Aksi Maling Burung Kontes di Ponorogo, 4 Ekor Raib Sekejap

    Viral! CCTV Rekam Aksi Maling Burung Kontes di Ponorogo, 4 Ekor Raib Sekejap

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aksi pencurian burung kontes kembali menghebohkan warga Ponorogo, Jawa Timur. Sebanyak empat ekor burung kenari, jalak, dan kacer hilang dalam satu malam setelah seorang pria terekam kamera CCTV meloncat pagar rumah warga di Lingkungan RT 1 RW 2, Kelurahan Patihan, Kecamatan Ponorogo. Rekaman berdurasi 50 detik yang diunggah ke Instagram […]

    Bagikan
  • Pilot Project Ketahanan Pangan Terpadu, Danrem 081/DSJ Nilai Sarana Edukasi Masyarakat

    Pilot Project Ketahanan Pangan Terpadu, Danrem 081/DSJ Nilai Sarana Edukasi Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto meninjau lahan Pilot Project Ketahanan Pangan Terpadu Kodim 0803/Madiun di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Rabu (30/04/2025). Ia memuji terhadap upaya yang dilakukan di atas lahan seluas 10 hektare milik Perhutani yang dinilainya telah berjalan dengan baik. “Tentunya ini sebagai terobosan strategis untuk mendukung […]

    Bagikan
  • Kampanye Hidup Sehat pada Hari Tanpa Tembakau Sedunia 

    Kampanye Hidup Sehat pada Hari Tanpa Tembakau Sedunia 

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya mengedukasi masyarakat tentang gaya hidup sehat terus digalakkan. Salah satunya melalui peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) yang digelar pada Minggu (01/06/2026) di Jalan Taman Praja Kota Madiun. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun ini bersama mahasiswa kesehatan […]

    Bagikan
  • Ratusan Knalpot Brong Disita, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kab. Madiun Turun

    Ratusan Knalpot Brong Disita, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kab. Madiun Turun

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polres Madiun menyita 127 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong selama Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar pada 14–27 Juli lalu. Selain penindakan pelanggaran lalu lintas, kepolisian juga mencatat penurunan angka kecelakaan dibanding periode yang sama tahun lalu. “Jumlah kecelakaan lalu lintas turun 13 kasus dibandingkan 2024,” kata Kapolres […]

    Bagikan
expand_less