Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

TKD Dipangkas, Magetan Hanya Dapat Perbaikan Dua Ruas Jalan di 2026

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • visibility 258
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Magetan hanya akan melaksanakan preservasi atau perawatan jalan di dua ruas wilayah Kecamatan Parang, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kebijakan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat berdampak langsung terhadap rencana perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Magetan. Pada tahun 2026 mendatang, Pemerintah Kabupaten Magetan hanya akan melaksanakan preservasi atau perawatan jalan di dua ruas wilayah Kecamatan Parang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan, Muhtar Wakid, menjelaskan bahwa kedua ruas jalan yang mendapat prioritas perbaikan adalah Parang–Kalipucang dan Parang–Sayutan. Keduanya akan dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan total anggaran Rp. 7 miliar.

“DAK tahun 2026 turun drastis sekitar 70 persen dibanding tahun ini. Pada 2025 kita menerima Rp. 21 miliar untuk memperbaiki lima ruas jalan, sedangkan tahun depan hanya Rp. 7 miliar untuk dua ruas saja,” ungkap Muhtar, Sabtu (08/11/2025).

Menurutnya, keterbatasan dana tersebut merupakan imbas dari kebijakan pemangkasan TKD oleh Pemerintah Pusat. Karena itu, Pemkab Magetan harus menyesuaikan prioritas perbaikan dengan mempertimbangkan fungsi konektivitas dan manfaat ekonomi wilayah.

Ia menambahkan, dua ruas jalan yang akan diperbaiki masing-masing memiliki panjang sekitar dua kilometer. Lokasi tersebut dipilih untuk mendukung konektivitas antar destinasi wisata, seperti Monumen Reog Museum Peradaban (MRMP) di Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Sirkuit Mario, dan Telaga Sarangan di Kabupaten Magetan.

“Parang merupakan wilayah perbatasan dengan Ponorogo. Jadi peningkatan akses di sana penting untuk memperkuat jalur wisata antara MRMP, Sirkuit Mario, dan Telaga Sarangan,” terangnya.

Lebih lanjut, Muhtar menjelaskan bahwa ruas jalan lain yang tidak memperoleh alokasi DAK akan tetap mendapatkan penanganan terbatas melalui dana APBD. Namun, bentuknya hanya berupa pemeliharaan rutin, bukan peningkatan struktur jalan.

“Jika tahun depan masyarakat menanyakan perbaikan jalan rusak, kami hanya bisa melakukan pemeliharaan. Anggaran APBD belum mencukupi untuk peningkatan jalan baru,” jelasnya. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelorakan Hidup Sehat, Aston Madiun Hotel & Conference Center dan Favehotel Madiun Gelar “Healthy Talk & Pound Fit”

    Gelorakan Hidup Sehat, Aston Madiun Hotel & Conference Center dan Favehotel Madiun Gelar “Healthy Talk & Pound Fit”

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebagai upaya mendukung gaya hidup sehat, pun, memperingati Hari Kesehatan Sedunia yang jatuh pada 7 April, Aston Madiun Hotel & Conference Center dan favehotel Madiun menyelenggarakan acara “Healthy Talk & Pound Fit”, Minggu (13/4/2025). Acara dikemas menyenangkan namun sarat edukasi kesehatan. Salah satunya, mengenai pencegahan penyakit tidak menular yakni dengan menerapkan keseimbangan […]

    Bagikan
  • 20 Orang Tersesat di Lereng Tengah Hutan, 2 Diantaranya Sempat Terkena Reruntuhan Batu

    20 Orang Tersesat di Lereng Tengah Hutan, 2 Diantaranya Sempat Terkena Reruntuhan Batu

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 20 orang dari komunitas hiking Thunak Thunuk Madiun terjebak di Lereng Tengah Hutan, Perbatasan Desa Kepel dengan Desa Kuwiran Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun pada Minggu petang (19/1/2025). Beruntungnya, saat ini puluhan pendaki telah dievakuasi dan dikumpulkan di sebuah tempat ibadah GKJW untuk terus ditenangkan. Ketua Komunitas hiking Thunak Thunuk, […]

    Bagikan
  • Didakwa Korupsi Kolam Renang, Kades Sukosari Madiun Ajukan Eksepsi

    Didakwa Korupsi Kolam Renang, Kades Sukosari Madiun Ajukan Eksepsi

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Kepala Desa (Kades) Sukosari, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Kusno, menjalani sidang perdana kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan kolam renang desa yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Kamis (16/10/2025). Dalam perkara ini, Kusno didakwa bersama rekanan proyeknya, Eko Edi Siswanto, atas dugaan penyimpangan pada pembangunan kolam renang di […]

    Bagikan
  • Konflik Internal, DPC PKB Magetan Tunjuk Kuasa Hukum Hadapi Gugatan Nur Wahid

    Konflik Internal, DPC PKB Magetan Tunjuk Kuasa Hukum Hadapi Gugatan Nur Wahid

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Konflik yang terjadi pada internal tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magetan terus berlanjut. Setelah Pemerintah Provinsi Jawa Timur menangguhkan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD dari partai tersebut, DPC PKB Magetan kini menunjuk kuasa hukum resmi untuk menghadapi gugatan yang diajukan oleh Nur Wahid. Ketua DPC PKB Magetan, Suratno, […]

    Bagikan
  • Harga Telur Ayam di Madiun Anjlok, Peternak Mengaku Rugi dan Terancam Gulung Tikar

    Harga Telur Ayam di Madiun Anjlok, Peternak Mengaku Rugi dan Terancam Gulung Tikar

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Harga telur ayam ras di tingkat peternak di Kabupaten Madiun mengalami penurunan tajam dalam dua pekan terakhir. Saat ini, harga jual hanya berkisar Rp20.000 per kilogram, jauh di bawah biaya produksi yang diperkirakan mencapai titik impas di kisaran Rp24.000 per kilogram. Kondisi tersebut dikeluhkan para peternak karena dinilai semakin menekan usaha […]

    Bagikan
  • 72 Siswa di Mantingan Ngawi Diduga Keracunan Menu MBG, Ini Langkah Dinkes

    72 Siswa di Mantingan Ngawi Diduga Keracunan Menu MBG, Ini Langkah Dinkes

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi bergerak cepat menyikapi dugaan keracunan makanan yang dialami puluhan siswa di Kecamatan Mantingan pada Kamis (04/12/2025). Para siswa itu dilarikan ke fasilitas kesehatan setelah mengalami gejala mual, muntah, pusing, hingga demam. Diketahui, sehari sebelumnya mereka menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala Puskesmas Mantingan, Muhammad Al […]

    Bagikan
expand_less