Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Rencana Panen Raya Bersama Presiden di Ngawi Batal, Petani Sudah Terlanjur Panen

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • visibility 181
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lahan padi yang di panen, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Kabupaten Ngawi untuk menghadiri panen raya dipastikan batal terlaksana. Padahal, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Ngawi sebelumnya telah menyiapkan beberapa lokasi alternatif untuk menyambut kegiatan tersebut.

Kepala Bidang Tanaman Pangan DKPP Ngawi, Hasan Zunairi, menjelaskan sejumlah titik yang dianggap paling layak dijadikan lokasi panen bersama presiden. Namun, kepastian jadwal dari pihak istana tak kunjung diterima hingga akhir Oktober.

“Dari sisi kesiapan lokasi sebenarnya sudah tidak ada masalah. Hanya saja, kami perlu kepastian waktu agar bisa menyesuaikan dengan masa panen petani,” ujarnya, Kamis (30/10/2025).

Hasan menyebut, pembatalan rencana tersebut bukan karena kendala teknis di lapangan, melainkan belum adanya keputusan resmi mengenai waktu pelaksanaan dari pihak pusat. Kondisi itu membuat sebagian petani memilih untuk tetap memanen hasil tanamannya agar tidak mengalami kerugian.

“Lahan yang sebelumnya disiapkan untuk kegiatan panen bersama sudah dipanen lebih dulu, karena jadwal sempat mundur hingga akhir Oktober. Kami khawatir hasil panen menurun kalau ditunda terlalu lama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hasan menuturkan bahwa wilayah Ngawi sebenarnya tengah bersiap menghadapi masa panen raya pada November 2025, terutama di kawasan Kecamatan Kedunggalar, Paron, Widodaren, dan Kwadungan.

Meski rencana kunjungan Presiden batal, pihak DKPP Ngawi memastikan tetap siap jika kegiatan serupa dijadwalkan ulang.

“Kami sudah menyiapkan lokasi alternatif. Asalkan ada kepastian jadwal lebih awal, petani bisa menyesuaikan waktu tanam dan panennya,” imbuh Hasan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dianggap Menyesatkan, Warga Lakukan Pembongkaran Makam Palsu

    Dianggap Menyesatkan, Warga Lakukan Pembongkaran Makam Palsu

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah makam yang diduga palsu di kawasan pemakaman Ki Ageng Nur Salim, Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, dibongkar paksa oleh warga pada Rabu (30/4/2025). Pembongkaran dilakukan karena makam tersebut dianggap menyesatkan dan berpotensi mengaburkan sejarah Islam di kawasan tersebut. Aksi pembongkaran dipimpin oleh Perjuangan Walisongo Indonesia (PWI) Ponorogo dengan persetujuan […]

    Bagikan
  • Menjaga Kamtibmas Kota Madiun Jadi Tanggungjawab Bersama

    Menjaga Kamtibmas Kota Madiun Jadi Tanggungjawab Bersama

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menggelar Forum Kamtibmas Jogo Kota Madiun pada Selasa (16/09/2025). Kegiatan ini menghadirkan tokoh masyarakat, tokoh agama, komunitas, paguyuban pencak silat, Cabdindik Madiun hingga Kepala Sekolah SMA/SMK Negeri di Kota Madiun. Dalam forum ini membahas terkait kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Kota Madiun dalam kurun waktu 2025 […]

    Bagikan
  • Gelandangan dan Pengamen Merebak di Caruban saat Ramadan, Satpol PP Tindak Tegas nan Humanis

    Gelandangan dan Pengamen Merebak di Caruban saat Ramadan, Satpol PP Tindak Tegas nan Humanis

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Fenomena maraknya pengamen, gelandangan, dan anak jalanan di sejumlah titik keramaian kembali terlihat selama bulan suci Ramadan di wilayah Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Kondisi ini mendorong aparat melakukan langkah penertiban guna menjaga ketertiban umum dan keselamatan pengguna jalan. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun menertibkan delapan gelandangan dan […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Aturan Bagasi dan Powerbank untuk Penumpang Kereta Api

    KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Aturan Bagasi dan Powerbank untuk Penumpang Kereta Api

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengingatkan kembali para pelanggan untuk mematuhi ketentuan barang bawaan dan penggunaan perangkat elektronik selama perjalanan kereta api. Pengingat tersebut disampaikan seiring meningkatnya volume penumpang. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kepatuhan terhadap aturan bagasi dan penggunaan perangkat elektronik penting untuk […]

    Bagikan
  • Hujan Deras, 12 Rumah Warga Gang Kakatua Terdampak Sungai Meluap

    Hujan Deras, 12 Rumah Warga Gang Kakatua Terdampak Sungai Meluap

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hujan deras melanda wilayah Kota Madiun lebih dari satu jam pada Jumat sore (10/1/2025). Hal itu mengakibatkan sekitar 12 rumah di Jalan Cendrawasih Gang Kakatua dan Gang Gereja Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun terdampak luapan sungai. Ketua RT 17 RW V, Hariyadi mengatakan terdapat 12 KK yang terdampak […]

    Bagikan
  • Dugaan Penyalahgunaan Bansos Dinsos PPPA Ponorogo Naik Penyidikan

    Dugaan Penyalahgunaan Bansos Dinsos PPPA Ponorogo Naik Penyidikan

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo mulai membuka tabir baru dugaan penyalahgunaan bantuan sosial (Bansos) di lingkungan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Ponorogo. Perkara tersebut kini resmi naik ke tahap penyidikan. Meski begitu, Kepala Kejari Ponorogo, Zulmar Adhy Surya, masih irit memberikan keterangan detail lantaran proses hukum masih berjalan. […]

    Bagikan
expand_less