Berita Terkini
Trending Tags

Rencana Panen Raya Bersama Presiden di Ngawi Batal, Petani Sudah Terlanjur Panen

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • visibility 116
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lahan padi yang di panen, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Kabupaten Ngawi untuk menghadiri panen raya dipastikan batal terlaksana. Padahal, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Ngawi sebelumnya telah menyiapkan beberapa lokasi alternatif untuk menyambut kegiatan tersebut.

Kepala Bidang Tanaman Pangan DKPP Ngawi, Hasan Zunairi, menjelaskan sejumlah titik yang dianggap paling layak dijadikan lokasi panen bersama presiden. Namun, kepastian jadwal dari pihak istana tak kunjung diterima hingga akhir Oktober.

“Dari sisi kesiapan lokasi sebenarnya sudah tidak ada masalah. Hanya saja, kami perlu kepastian waktu agar bisa menyesuaikan dengan masa panen petani,” ujarnya, Kamis (30/10/2025).

Hasan menyebut, pembatalan rencana tersebut bukan karena kendala teknis di lapangan, melainkan belum adanya keputusan resmi mengenai waktu pelaksanaan dari pihak pusat. Kondisi itu membuat sebagian petani memilih untuk tetap memanen hasil tanamannya agar tidak mengalami kerugian.

“Lahan yang sebelumnya disiapkan untuk kegiatan panen bersama sudah dipanen lebih dulu, karena jadwal sempat mundur hingga akhir Oktober. Kami khawatir hasil panen menurun kalau ditunda terlalu lama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hasan menuturkan bahwa wilayah Ngawi sebenarnya tengah bersiap menghadapi masa panen raya pada November 2025, terutama di kawasan Kecamatan Kedunggalar, Paron, Widodaren, dan Kwadungan.

Meski rencana kunjungan Presiden batal, pihak DKPP Ngawi memastikan tetap siap jika kegiatan serupa dijadwalkan ulang.

“Kami sudah menyiapkan lokasi alternatif. Asalkan ada kepastian jadwal lebih awal, petani bisa menyesuaikan waktu tanam dan panennya,” imbuh Hasan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 226 Calon Jemaah Haji Kota Madiun Jalani Manasik Haji Terintegritas

    226 Calon Jemaah Haji Kota Madiun Jalani Manasik Haji Terintegritas

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rangkaian kesiapan keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Madiun terus dimatangkan Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) setempat. Seperti dalam Manasik Haji Terintegritas tingkat Kota Madiun pada Selasa (10/02/2026) di Aula Kantor Kecamatan Taman. Manasik ini diikuti oleh 226 CJH Kota Madiun yang masuk dalam kloter 22. Plt Wali Kota […]

    Bagikan
  • Pemkot-DPRD Kota Madiun Ketok Palu Dua Raperda, Maidi: Jadi Payung Hukum Yang Jelas

    Pemkot-DPRD Kota Madiun Ketok Palu Dua Raperda, Maidi: Jadi Payung Hukum Yang Jelas

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda Pengambilan Keputusan yang diawali dengan Pemandangan Umum dan Pendapat Akhir Fraksi terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Madiun, Senin malam (24/11/2025). Dalam rapat tersebut, DPRD Kota Madiun secara resmi menyetujui dua Raperda, yakni Raperda tentang Perusahaan Perseroan […]

    Bagikan
  • Diduga Ada Pungutan Berkedok Uang Keamanan di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Minta Pemkab Bertindak

    Diduga Ada Pungutan Berkedok Uang Keamanan di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Minta Pemkab Bertindak

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) berkedok uang keamanan mencuat di lingkungan Pasar Sayur Magetan. Sejumlah pedagang mengaku diminta menyetorkan uang secara rutin setiap bulan kepada oknum petugas pasar tanpa disertai karcis atau bukti pembayaran resmi sebagaimana mekanisme retribusi yang berlaku. Praktik yang disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun itu kini menjadi perhatian […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Kucurkan Bansos Rp. 5,9 Miliar untuk Warga Kabupaten Madiun

    Pemprov Jatim Kucurkan Bansos Rp. 5,9 Miliar untuk Warga Kabupaten Madiun

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengucurkan anggaran sebesar Rp. 5,9 miliar untuk bantuan sosial (Bansos) dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bagi masyarakat Kabupaten Madiun pada tahun 2025. Dana tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar […]

    Bagikan
  • Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos Cek Lokasi Pembangunan Program Sekolah Rakyat

    Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos Cek Lokasi Pembangunan Program Sekolah Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dirjen Rehabilitasi Sosial bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben Rico dan tim terkait melakukan kunjungan ke Kota Madiun pada Sabtu (26/04/2025). Kegiatan ini untuk meninjau lokasi yang diusulkan untuk pembangunan program Sekolah Rakyat. Program ini adalah inisiatif dari Presiden Republik Indonesia untuk memutus mata rantai kemiskinan dan memberikan akses pendidikan […]

    Bagikan
  • Tebing 10 Meter Longsor di Lereng Gunung Wilis, Tembok Rumah Warga Madiun Roboh

    Tebing 10 Meter Longsor di Lereng Gunung Wilis, Tembok Rumah Warga Madiun Roboh

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bencana tanah longsor terjadi di lereng Gunung Wilis, tepatnya di Desa Padas, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Sabtu malam (28/3/2026). Longsor dari tebing setinggi sekitar 10 meter menimpa bagian rumah warga hingga menyebabkan kerusakan pada bangunan. Material tanah dan batu menghantam tembok rumah milik Murtini, warga Dusun Sempu, Desa Padas. Akibatnya, dinding […]

    Bagikan
expand_less