Berita Terkini
Trending Tags

Kejari Ponorogo Buka Empat Penyidikan, Kredit Fiktif, Tambang Ilegal, Hingga Bansos Bermasalah

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
  • visibility 29
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Kejari Ponorogo, Zulmar Adhy Surya, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Menjelang tutup tahun 2025, Kejaksaan Negeri Ponorogo membeberkan empat perkara pidana khusus yang kini tengah dikebut penyidikannya. Pengungkapan itu disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) sebagai penanda bahwa aparat penegak hukum di daerah masih menghadapi pekerjaan rumah serius terkait kejahatan kerah putih.

“Di peringatan Hakordia, kami ungkapkan bahwa Kejari Ponorogo sedang melakukan penanganan empat perkara yang saat ini dalam proses penyidikan,” ujar Kepala Kejari Ponorogo, Zulmar Adhy Surya, Selasa (09/12/2025).

Perkara yang mendapat atensi publik adalah dugaan kredit fiktif di Bank BRI Cabang Ponorogo. Penyidik masih mendalami pola penyaluran kredit serta memetakan potensi kerugian negara yang disebut tidak kecil.

Selain itu, Kejari menyiapkan langkah tegas terhadap aktivitas tambang ilegal di Kecamatan Jenangan. Kasus ini menjadi salah satu titik tekan setelah Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh aparat hukum menertibkan pertambangan tanpa izin yang kerap dikuasai jaringan tertentu dan merugikan negara.

Penyidik juga tengah mencermati dugaan penyimpangan bantuan sosial di Dinas Sosial Ponorogo. Meski belum membuka rincian karena proses masih berjalan, Kejari menegaskan bahwa penyidikan ini diarahkan untuk menguji transparansi dan integritas penggunaan anggaran publik yang menyentuh lapisan masyarakat paling bawah.

“Tambahan dua penyidikan itu tentang dugaan pengelolaan tambang di tanah negara dan dugaan penyalahgunaan bansos di Dinsos. Mengapa tambang, karena sebagaimana disampaikan presiden agar lebih fokus kepada persoalan lingkungan,” ujarnya saat menggelar pers rilis pada peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia),Tambanhnya. 

Dari empat perkara tersebut, dua merupakan kasus lama yang masih berproses, termasuk penyimpangan dana BOS di SMK PGRI 2 Ponorogo. Kerugian negaranya ditaksir sekitar Rp25 miliar. Dalam perkara ini, Kejari telah menyita barang bukti sekitar Rp15 miliar serta uang tunai kurang lebih Rp3 miliar—menjadi capaian pemulihan keuangan negara yang cukup besar untuk tingkat kejaksaan kabupaten.

Di penghujung 2025, Kejari Ponorogo menegaskan bahwa konsistensi penyidikan dan pengembalian kerugian negara menjadi fokus utama, bukan sekadar menggugurkan kewajiban tahunan. (Ega/ Krs)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Kredit Macet Capai Miliaran, Dirut Bank Madiun Buka Suara

    Dugaan Kredit Macet Capai Miliaran, Dirut Bank Madiun Buka Suara

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kredit macet di Bank Madiun menjadi sorotan setelah Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gema Justicia menilai kasus tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga masuk ranah tindak pidana korupsi. Direktur LBH Gema Justicia, Didik Suwito, menyebut kredit perorangan yang disalurkan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) milik Pemkab Madiun untuk usaha di Dusun Panggung, […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Gelar Donor Darah untuk Peringati HUT ke-80

    KAI Daop 7 Madiun Gelar Donor Darah untuk Peringati HUT ke-80

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Memperingati hari jadi ke-80 PT Kereta Api Indonesia (Persero), Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyelenggarakan kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. “Kegiatan ini menjadi wujud nyata solidaritas insan KAI. Melalui donor darah, kami ingin menumbuhkan semangat berbagi sekaligus memperkuat rasa kepedulian sosial, baik di lingkungan internal maupun dengan […]

    Bagikan
  • Duduk Di Tanah, Bupati Madiun Bersama 16 Bupati, 9 Walikota Se Indonesia Menjalani Lemhanas

    Duduk Di Tanah, Bupati Madiun Bersama 16 Bupati, 9 Walikota Se Indonesia Menjalani Lemhanas

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia| Jakarta – Bupati Madiun Hari Wuryanto masuk daftar undangan 25 kepala daerah yang lolos seleksi menjadi peserta Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan II Tahun 2025. Kegiatan KPPD diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional ( Lemhanas ) dimulai sejak tanggal 5 November lalu. Pun hari ini Hari Wur sudah menjalani kegiatan bersama 9 Walikota dan 16 […]

    Bagikan
  • Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Tangki Pertamina di Jalur Plaosan–Sarangan

    Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Tangki Pertamina di Jalur Plaosan–Sarangan

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Plaosan–Sarangan, tepatnya di wilayah Desa Pacalan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Minggu (9/11/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Seorang pengendara sepeda motor bernama Sunu Bagus, warga Jalan Kalimantan, Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan Magetan, meninggal dunia di tempat setelah terlindas truk tangki Pertamina. Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, korban […]

    Bagikan
  • Dua Bocah di Ngawi Ditemukan Tewas di Sungai, Diduga Terpeleset Saat Bermain

    Dua Bocah di Ngawi Ditemukan Tewas di Sungai, Diduga Terpeleset Saat Bermain

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dua anak berusia 4 dan 5 tahun di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di aliran sungai desa, Sabtu (21/2/2026) sore. Keduanya dilaporkan hilang setelah tidak kembali ke rumah seusai bermain. Menurut Kapolsek Paron, AKP Muh. Nur Haris, kedua korban berinisial A dan M tinggal berdekatan […]

    Bagikan
  • Gedung Terpadu Diusulkan Ganti Nama Jadi Gedung Haji Amin

    Gedung Terpadu Diusulkan Ganti Nama Jadi Gedung Haji Amin

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Penghargaan terhadap jasa pemimpin masa lalu tak cukup hanya sebatas mengenang. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, memilih langkah konkret dengan mengusulkan perubahan nama Gedung Terpadu di Jalan Basuki Rahmad menjadi Gedung Haji Amin. Nama Haji Amin dipilih sebagai bentuk penghormatan kepada sosok Bupati Ponorogo yang menggagas pembangunan gedung enam lantai tersebut […]

    Bagikan
expand_less