Berita Terkini
Trending Tags

BNN Jatim Dorong Pembentukan 10 Desa Bersinar di Magetan, Perkuat Pencegahan Narkoba di Wilayah Perbatasan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 61
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BNN Jatim menggelar Forum Koordinasi Satuan Tugas P4GN dan Implementasi Program Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar)

Sinergia | Magetan – Upaya memperkuat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN) terus diperkuat di Kabupaten Magetan. Hal itu ditandai dengan digelarnya Forum Koordinasi Satuan Tugas P4GN dan Implementasi Program Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar) di Ruang Rapat Ki Mageti, Kantor Bupati Magetan, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Magetan tersebut menghadirkan unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, perangkat desa, hingga mitra rehabilitasi. Forum ini menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun sistem pencegahan narkoba berbasis desa.

Kepala Tim Bidang Rehabilitasi BNN Provinsi Jawa Timur, Singgih Widi Pratomo, yang ditunjuk sebagai Ketua Satgas P4GN Kabupaten Magetan, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Magetan dalam mendukung implementasi program Desa Bersinar.

Menurutnya, keberhasilan pencegahan penyalahgunaan narkotika tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, pemerintah desa, hingga masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Bakesbangpol Kabupaten Magetan dan Ibu Bupati. Tujuannya adalah membangun kolaborasi dan sinergi untuk mewujudkan Desa Bersinar di Kabupaten Magetan,” ujar Singgih.

Ia mengingatkan bahwa hingga saat ini tidak ada daerah di Jawa Timur yang benar-benar bebas dari ancaman narkotika. Seluruh wilayah berada pada kategori kewaspadaan sehingga seluruh elemen masyarakat diminta meningkatkan deteksi dini.

Singgih mencontohkan terungkapnya jaringan peredaran narkoba yang melibatkan pekerja migran di Kabupaten Ponorogo pada tahun 2025 sebagai bukti bahwa ancaman narkotika dapat menyasar berbagai daerah.

Selain itu, posisi Magetan yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah dinilai memiliki kerawanan tersendiri karena berpotensi menjadi jalur lintasan peredaran narkotika.

Tak hanya itu, wilayah Magetan yang memiliki kawasan hutan cukup luas juga perlu mendapat perhatian. Aparat desa diharapkan aktif mengawasi kemungkinan munculnya tanaman yang mengandung zat adiktif, baik tanaman terlarang maupun tanaman liar seperti kecubung dan jamur tertentu yang berpotensi disalahgunakan.

“Melalui Desa Bersinar, kami mengajak aparat desa untuk lebih peduli dan waspada. Jangan sampai ada tanaman yang mengandung zat adiktif tumbuh tanpa diketahui. Kepedulian masyarakat desa menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, BNN Provinsi Jawa Timur akan memberikan bimbingan teknis kepada anggota Satgas P4GN yang telah dibentuk di kabupaten dan kota. Setelah itu, masing-masing daerah akan membangun desa percontohan atau pilot project Desa Bersinar.

Di Kabupaten Magetan yang memiliki 207 desa dan 28 kelurahan, ditargetkan sedikitnya 10 desa menjadi pilot project pelaksanaan program tersebut.

Selain fokus pada pencegahan, forum juga memperkuat layanan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika. BNN menggandeng lembaga rehabilitasi mitra, salah satunya Nawasena dari Kabupaten Malang, yang telah memenuhi standar nasional untuk memberikan layanan rehabilitasi kepada masyarakat.

Singgih menegaskan masyarakat maupun keluarga yang mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika tidak perlu takut untuk melapor. Mereka dapat menghubungi Satgas P4GN atau lembaga rehabilitasi terdekat agar mendapatkan penanganan yang tepat.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita menyelamatkan masyarakat. Jika ada keluarga atau warga yang terpapar narkotika, segera datang ke Satgas P4GN atau lembaga rehabilitasi agar bisa mendapatkan pendampingan dan rehabilitasi,” tegasnya.

Melalui pembentukan Desa Bersinar, Pemerintah Kabupaten Magetan bersama BNN berharap upaya pencegahan narkotika tidak hanya dilakukan di tingkat kabupaten, tetapi juga mengakar hingga tingkat desa sehingga mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krs/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Maidi Dorong Optimalisasi Lahan Tidur untuk Komoditi Pertanian 

    Wali Kota Maidi Dorong Optimalisasi Lahan Tidur untuk Komoditi Pertanian 

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Peringatan Hari Tani Nasional menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Madiun untuk semakin memperkuat ketahanan pangan daerah. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa pemanfaatan lahan tidur akan terus digencarkan agar bisa mendukung produktivitas pertanian. “Ketahanan pangan itu akan semakin meningkat jika lahan tidur kita hidupkan. Kita buat subur, kita carikan bibit […]

    Bagikan
  • Harga Cabai hingga Bawang Melonjak di Madiun Saat Momen Tahun Baru Islam

    Harga Cabai hingga Bawang Melonjak di Madiun Saat Momen Tahun Baru Islam

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah harga bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Madiun mengalami lonjakan saat peringatan Tahun Baru Islam tahun ini. Di Pasar Caruban Baru, Kecamatan Mejayan, setidaknya tiga komoditas utama mengalami kenaikan harga secara bersamaan. “Cabai, bawang merah, dan sayuran dari Magetan semuanya naik,” ungkap Suyati, salah satu pedagang di pasar tersebut […]

    Bagikan
  • KPK Periksa Bendahara KONI Kota Madiun, Telisik Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi Wali Kota Nonaktif Maidi

    KPK Periksa Bendahara KONI Kota Madiun, Telisik Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi Wali Kota Nonaktif Maidi

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menelisik kasus dugaan korupsi dan pemerasan yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Pada Kamis (26/2/2026), penyidik memeriksa sejumlah saksi, termasuk pengurus organisasi olahraga di Kota Madiun. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan pemeriksaan terhadap Rahma Noviarini (RN) dalam kapasitasnya sebagai Bendahara KONI Kota Madiun. […]

    Bagikan
  • Didik Haryono Calon Tunggal! Musda Golkar Magetan Adem Ayem, Fokus Konsolidasi 2025-2030

    Didik Haryono Calon Tunggal! Musda Golkar Magetan Adem Ayem, Fokus Konsolidasi 2025-2030

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses penjaringan calon Ketua DPD Partai Golkar Magetan yang semula diprediksi akan diwarnai persaingan sengit justru berjalan sangat tenang. Hingga masa pendaftaran ditutup pada Kamis (4/12/2025) pukul 13.00 WIB, hanya satu nama yang secara resmi mendaftar: Didik Haryono. Didik Haryono, yang saat ini menjabat sebagai Plt Sekretaris DPD Golkar Magetan, dipastikan […]

    Bagikan
  • PWI Jatim Lantik Kepengurusan PWI Madiun Raya Periode 2025-2028

    PWI Jatim Lantik Kepengurusan PWI Madiun Raya Periode 2025-2028

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Madiun Raya resmi berganti. Hal itu sesuai dengan hasil Konferensi III dan Pelantikan yang digelar di Hotel Aston Madiun yang dihadiri langsung oleh Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim dan Wakil Ketua Bidang Organisasi, Machmud Suhermono pada Kamis (04/12/2025). Turut hadir Wakil Wali Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Puluhan Santri di Ngawi Alami Gejala Keracunan Usai Santap Menu Program MBG photo_camera 3

    Puluhan Santri di Ngawi Alami Gejala Keracunan Usai Santap Menu Program MBG

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebanyak 67 santri Madrasah Ibtidaiyah di Ponpes Al-Hijrah, Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, dilarikan ke fasilitas kesehatan setelah mengalami gejala diduga keracunan makanan pada Sabtu (14/2/2026) pagi. Mereka mengeluhkan mual, muntah, hingga diare setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan sehari sebelumnya. Data Dinas Kesehatan mencatat, 36 santri […]

    Bagikan
expand_less