Berita Terkini
Trending Tags

Berangkat dengan Senyum, Pulang dalam Doa, Sumi Amatredjo Wafat di Tanah Suci

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
  • visibility 109
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pihak keluarga memperlihatkan foto Almarhum, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Sumi Amatredjo (78), seorang jemaah haji asal Desa Purworejo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Almarhumah wafat setelah melaksanakan ibadah wukuf di Padang Arafah, Arab Saudi, pada Sabtu (08/06/2025) dini hari.

Kabar meninggalnya Sumi Amatredjo pertama kali disampaikan secara langsung oleh petugas dari Kementerian Agama Kabupaten Magetan melalui Kantor Urusan Agama (KUA) Nguntoronadi. Suasana haru menyelimuti rumah duka ketika informasi itu diterima keluarga sekitar pukul 02.30 WIB.

“Kami mendapatkan kabar sekitar pukul setengah tiga dini hari. Disampaikan langsung oleh petugas dari Kemenag. Tentu kami sangat terkejut sekaligus sedih,” tutur Suprapto, anak kandung almarhumah, saat ditemui di kediamannya.

Sebelum wafat, almarhumah diketahui sempat mengikuti seluruh rangkaian ibadah wukuf di Arafah—salah satu rukun haji yang paling utama. Namun, usai prosesi tersebut, kondisi kesehatannya menurun drastis.

“Beliau mulai terlihat lemas setelah wukuf dan hendak melanjutkan perjalanan ke Muzdalifah dan Mina. Karena kondisinya tidak stabil, akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Arafah,” ungkap Suprapto.

Pihak keluarga menyebut, almarhumah memang memiliki riwayat penyakit jantung dan diabetes. Meski demikian, sebelum keberangkatan ke Tanah Suci, kondisi fisik almarhumah dinyatakan cukup sehat oleh tim medis dan tampak bugar secara umum.

“Waktu berangkat dari rumah, beliau kelihatan sangat bersemangat. Bahkan banyak bercanda dan tersenyum bersama keluarga. Kami semua melepas dengan penuh doa dan harapan agar ibadah beliau lancar,” tambah Suprapto.

Sumi Amatredjo mendaftar sebagai calon jemaah haji sejak tahun 2012. Setelah menunggu selama lebih dari satu dekade, harapan untuk menunaikan rukun Islam kelima itu akhirnya tercapai di tahun 2025. Ia berangkat bersama empat jemaah lain dari desanya.

“Sudah 13 tahun beliau menunggu. Dan alhamdulillah, akhirnya berangkat juga tahun ini. Tidak sendiri, ada empat orang lain dari desa kami. Mereka sudah seperti keluarga sendiri selama menjalankan ibadah di sana,” ujar Suprapto.

Selama menjalani masa persiapan haji, Sumi dikenal aktif mengikuti manasik dan pengecekan kesehatan. Keluarga besar pun mendukung penuh kepergiannya dan terus mendoakan keselamatan serta kelancaran ibadahnya.

Sumi Amatredjo meninggalkan empat orang anak, 15 cucu, dan enam orang cicit. Kepergiannya yang terjadi saat tengah menjalankan salah satu ibadah tertinggi dalam Islam, meninggalkan duka sekaligus kebanggaan tersendiri bagi keluarga.

“Kami merasa kehilangan yang sangat dalam, tapi juga ikhlas. Beliau meninggal dalam keadaan beribadah, di Tanah Suci, saat waktu-waktu mustajab doa. Kami yakin itu tempat terbaik untuk beliau,” ucap Suprapto.

Pihak keluarga berharap masyarakat luas bersedia mendoakan almarhumah agar seluruh amal ibadahnya diterima dan segala khilaf nya diampuni oleh Allah SWT.

“Semoga Allah menempatkan beliau di sisi terbaik-Nya, menerima amal ibadahnya, dan mengampuni segala dosa-dosanya. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Magetan dan saudara-saudara sesama Muslim,” pungkas Suprapto.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unik ! Peringati Hari Kartini, Operator SPBU Caruban Pakai Seragam Kebaya Dan Beskap

    Unik ! Peringati Hari Kartini, Operator SPBU Caruban Pakai Seragam Kebaya Dan Beskap

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada hari 21 April 2025, staf pegawai perempuan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Caruban di Kelurahan Bangunsari Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun memakai baju kebaya, dan pegawai pria memakai pakaian beskap.  Salah satu operator SPBU Elin Herliya mengatakan penggunaan kostum kebaya dan batik ini merupakan […]

    Bagikan
  • Pelaku Pembunuhan Pemilik Warung di Madiun Ditangkap Saat Diduga Hendak Bobol Masjid

    Pelaku Pembunuhan Pemilik Warung di Madiun Ditangkap Saat Diduga Hendak Bobol Masjid

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Setelah buron selama berbulan-bulan, pelaku pembunuhan terhadap Sundari alias Mak Santi akhirnya ditangkap Satreskrim Polres Madiun. Tersangka berinisial PRJ alias SRT (46) diamankan di Sukoharjo, Jawa Tengah, saat diduga hendak melakukan aksi pencurian di sebuah masjid. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan kasus ini bermula dari penemuan jasad korban di […]

    Bagikan
  • DPRD dan Bupati Madiun Sepakati 2 Raperda Non-APBD, Atur Investasi hingga Pasar Modern

    DPRD dan Bupati Madiun Sepakati 2 Raperda Non-APBD, Atur Investasi hingga Pasar Modern

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun bersama Bupati Madiun menyepakati dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) non-APBD dalam rapat paripurna di ruang sidang utama DPRD, Rabu (25/2/2026). Dua Raperda tersebut mengatur tentang Penanaman Modal serta Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Swalayan. Persetujuan ditandai dengan penandatanganan bersama antara pimpinan DPRD dan Bupati Madiun sebagai tahap […]

    Bagikan
  • Kasus TBC Anak Meningkat, Dinkes Magetan Perkuat Pelacakan dan Deteksi Dini

    Kasus TBC Anak Meningkat, Dinkes Magetan Perkuat Pelacakan dan Deteksi Dini

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Puluhan anak di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, saat ini harus menjalani pengobatan akibat tuberkulosis (TBC). Hingga Mei 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mencatat sebanyak 89 anak terkonfirmasi positif TBC, dengan sebagian besar penderita masih berusia di bawah lima tahun (balita). Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Magetan, Agoes […]

    Bagikan
  • Peringati Hari Jadi Reserse Polri ke-78, Polres Magetan Tegaskan Komitmen Reserse Presisi

    Peringati Hari Jadi Reserse Polri ke-78, Polres Magetan Tegaskan Komitmen Reserse Presisi

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan menggelar tasyakuran sederhana untuk memperingati Hari Jadi Reserse Polri ke-78 pada Senin (08/12/2025). Acara yang dipusatkan di Gedung Pesat Gatra ini dipimpin Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa dan dihadiri pejabat utama, Kapolsek jajaran, serta personel Satreskrim dan Satresnarkoba. Peringatan tahun ini mengusung tema “Reserse Presisi Siap Melayani”, […]

    Bagikan
  • Perkara Laporan Palsu Kembali Terjadi di Magetan, Ternyata Uang Gaji Habis untuk Trading

    Perkara Laporan Palsu Kembali Terjadi di Magetan, Ternyata Uang Gaji Habis untuk Trading

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang pria berinisial AS (26), warga Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, harus berurusan dengan aparat Polsek Maospati setelah laporan kehilangan sepeda motor yang ia sampaikan ternyata palsu. AS sebelumnya mengaku menjadi korban pencurian motor dan uang gaji di sekitar Puskesmas Maospati pada 10 Desember 2025 lalu. Namun penyelidikan polisi mengungkap bahwa cerita […]

    Bagikan
expand_less