
Sinergia | Kota Madiun – Dalam momentum Hari Hewan Sedunia 2025, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun menggelar program sterilisasi gratis untuk kucing jantan domestik, Jumat (10/10/2025). Kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah kota dalam mengendalikan populasi kucing liar sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesejahteraan hewan.
Program tersebut menargetkan 100 ekor kucing jantan milik warga, dengan pendaftaran yang dibuka secara daring sejak beberapa pekan lalu. Animo masyarakat cukup tinggi dengan 170 ekor kucing yang terdaftar. Meski begitu hanya hewan yang memenuhi kriteria kesehatan yang bisa menjalani tindakan.
drh. Mega Nalasukma, salah satu dokter hewan yang terlibat, menjelaskan bahwa sterilisasi adalah langkah penting untuk menjaga keseimbangan populasi kucing, baik yang hidup di jalanan maupun di rumah warga.
“Sterilisasi dilakukan untuk menekan angka pertumbuhan populasi kucing. Prosedurnya berbeda antara jantan dan betina. Untuk jantan dilakukan pengangkatan testis, sementara betina melalui pembedahan di bagian perut. Kali ini kami fokus pada kucing jantan,” jelas drh. Mega.
Ia menambahkan, kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama antara DKPP Kota Madiun dan para praktisi dokter hewan.
“Antusias masyarakat luar biasa, bahkan masih banyak yang belum kebagian kuota. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat soal pentingnya sterilisasi makin baik. Program ini jadi bentuk kerja sama yang saling menguntungkan antara pemerintah, dokter hewan, dan pemilik kucing,” ungkapnya.
Salah satu pemilik kucing, Kharunisa Hamida, menyebut kegiatan ini sangat membantu. Perempuan yang memiliki tujuh ekor kucing ini mengaku, biaya sterilisasi mandiri cukup tinggi sehingga program gratis ini sangat bermanfaat.
“Kalau kucing terlalu banyak, takutnya gak keurus. Jadi saya senang ada program seperti ini. Pernah tanya ke klinik, biayanya bisa Rp300–500 ribu per ekor. Semoga ke depan bisa rutin diadakan, dan kalau bisa untuk kucing betina juga,” ujarnya.
Surya – Sinergia