Berita Terkini
Trending Tags

SDN Setono Ponorogo Dua Tahun Berturut-turut Tanpa Siswa Baru

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
  • visibility 136
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi ruang kelas kosong sdn setono ,jenangan ,ponorogo ( foto : ega patria )

Sinergia | Ponorogo – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Setono, yang terletak di Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, kembali tidak mendapatkan siswa baru pada tahun ajaran 2025/2026. Ini menjadi tahun kedua berturut-turut sekolah tersebut tidak menerima peserta didik baru di kelas 1.

Plt Kepala SDN Setono, Suhadi, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa meskipun SDN Setono merupakan satu-satunya sekolah negeri di kelurahan tersebut, nyatanya tidak ada pendaftar baru yang masuk hingga penutupan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

“Sudah kami upayakan sejak jauh hari, mulai bersilaturahmi ke TK terdekat hingga menemui wali murid, tapi hasilnya tetap nihil,” ujar Suhadi saat dikonfirmasi pada Senin (14/07/2025).

Menurutnya, ada sejumlah faktor yang menyebabkan SDN Setono kehilangan peminat. Salah satunya adalah persaingan ketat dengan sekolah swasta di sekitar wilayah tersebut. Di sisi lain, lulusan TK terdekat hanya berjumlah tujuh anak, yang kemudian menjadi rebutan berbagai sekolah lain.

Suhadi juga menduga kondisi geografis menjadi penyebab.

“Posisi Setono ini sepertinya dibelah jalan raya. Mungkin orang tua khawatir jika anaknya harus menyeberang,” katanya.

Saat ini, jumlah siswa di SDN Setono hanya tersisa 16 orang. Rinciannya, kelas 1 dan 2 kosong, kelas 3 hanya dua siswa, kelas 4 ada empat siswa, kelas 5 satu siswa, dan kelas 6 sembilan siswa.

Adapun jumlah tenaga pengajar hanya tiga orang, yakni satu guru agama dan dua guru kelas. Dari ketiganya, satu berstatus PPPK dan dua lainnya merupakan guru tidak tetap (GTT).

Suhadi berharap ke depan ada perhatian dari Dinas Pendidikan. Ia bahkan telah mengajukan agar SDN Setono tidak lagi dijadikan sekolah inti, agar bisa pindah lokasi ke tempat yang lebih potensial dari sisi jumlah siswa.

Berdasarkan data SPMB 2025, kondisi serupa juga terjadi di sejumlah sekolah lain di Ponorogo. Di antaranya SDN Nambak di Kecamatan Bungkal, SDN 03 Pomahan di Kecamatan Pulung, SDN 4 Tempuran di Sawoo, serta beberapa SDN di Kecamatan Slahung seperti SDN 3 Ngilo Ilo, SDN Nailan, dan SDN Truneng. Sementara di Kecamatan Sukorejo, SDN Nampan juga dilaporkan tidak mendapat siswa baru.

Ega Patria sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berawal dari Hobi, Dosen di Ponorogo Sukses Tangkar Ratusan Burung Merak

    Berawal dari Hobi, Dosen di Ponorogo Sukses Tangkar Ratusan Burung Merak

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Berawal dari hobi memelihara hewan, Edy Kurniawan (46), seorang dosen Fakultas Teknik di Universitas Muhammadiyah Ponorogo, kini sukses mengelola penangkaran merak yang menampung lebih dari 250 ekor burung merak berbagai jenis. Penangkaran yang berlokasi di Dusun Gentan, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, ini berdiri di atas lahan seluas 2.000 […]

    Bagikan
  • Menjelang Idul Adha, Besek Bambu dari Magetan Makin Dicari

    Menjelang Idul Adha, Besek Bambu dari Magetan Makin Dicari

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Menjelang perayaan Idul Adha 1446 Hijriah, semangat dan aktivitas warga di Desa Durenan, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, meningkat tajam. Desa ini tak sekadar bersiap menyambut hari besar keagamaan, namun juga menunjukkan denyut ekonomi yang hidup lewat sentra UMKM kerajinan anyaman bambunya. Desa Durenan dikenal sebagai penghasil besek, wadah tradisional dari bambu […]

    Bagikan
  • Tanem, Warga Ponorogo yang Dilaporkan Hilang, Ditemukan Tewas di Sungai Bengawan Madiun

    Tanem, Warga Ponorogo yang Dilaporkan Hilang, Ditemukan Tewas di Sungai Bengawan Madiun

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sesosok mayat perempuan tanpa identitas yang ditemukan di aliran Sungai Bengawan Madiun pada Sabtu (14/06/2025) akhirnya teridentifikasi sebagai Tanem (60), warga Desa/Kecamatan Sawoo, Ponorogo. Ia sempat dilaporkan hilang sejak akhir Mei lalu. Jasad korban ditemukan warga di kawasan Dukuh Banjeng, Desa Dukuh, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, dalam kondisi membusuk dan […]

    Bagikan
  • Gemarikan Kota Madiun Sasar 150 Anak dan Ibu Hamil-Menyusui, Pemkot Genjot Penurunan 451 Kasus Stunting

    Gemarikan Kota Madiun Sasar 150 Anak dan Ibu Hamil-Menyusui, Pemkot Genjot Penurunan 451 Kasus Stunting

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mengintensifkan upaya percepatan penurunan angka stunting melalui Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Kegiatan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun pada Kamis (18/6/2026) itu menyasar 150 anak stunting, ibu hamil, dan ibu menyusui. Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi […]

    Bagikan
  • Oknum Santri di Ngawi Diciduk atas Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak

    Oknum Santri di Ngawi Diciduk atas Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang diduga dilakukan oleh seorang oknum santri berinisial MZN (28), warga Kecamatan Kasreman, Ngawi. Kasus ini berawal ketika pihak sekolah memanggil orang tua korban pada awal Mei 2025 setelah mendapati adanya foto dan video pribadi milik korban […]

    Bagikan
  • Enam WBP Risiko Tinggi Lapas Madiun Dipindahkan ke Surabaya

    Enam WBP Risiko Tinggi Lapas Madiun Dipindahkan ke Surabaya

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Lapas Kelas I Madiun mengambil langkah tegas untuk menjaga stabilitas keamanan di dalam lingkungan pemasyarakatan. Enam warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan kategori risiko tinggi resmi dipindahkan ke Lapas Kelas I Surabaya pada Sabtu (23/08/2025). Proses pemindahan berlangsung di bawah pengawalan ketat petugas, dengan prosedur pengamanan dijalankan sesuai standar operasional. Kepala KPLP […]

    Bagikan
expand_less