Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Keranda Jenazah Diusung Melintasi Sungai, Warga Terisolasi Akibat Jembatan Putus

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
  • visibility 36
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Proses penyebrangan keranda jenazah, foto : istimewa Ega patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Sebuah video memperlihatkan rombongan pengantar jenazah menyeberangi sungai di Ponorogo viral di media sosial. Kejadian ini terjadi lantaran jembatan penghubung yang sebelumnya ambruk belum juga diperbaiki.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (19/03/2025) sore di Dukuh Sambirejo, Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Ponorogo. Jenazah Saitun (70) harus diantarkan ke pemakaman Blimbing dengan cara ditarik menggunakan tali dan bambu sebagai landasan agar bisa melintasi sungai. Setidaknya 30 warga bergotong royong untuk membantu proses pemakaman tersebut.

“Kemarin ada puluhan warga yang terpaksa menyeberang karena makam terdekat cuma ada di situ. Ada yang mendorong, ada yang menarik dari atas,” ujar Paniran, warga Dukuh Sambirejo Kamis (20/3/2025).

Image Not Found
Paniran salah seorang warga menunjukan dua batang bambu untuk menyebrangkan keranda 20/3/2025,
foto : Ega patria – Sinergia

Tak hanya pengusung jenazah, para peziarah yang hendak melayat juga harus menyeberangi sungai. Mereka bahkan harus berjalan kaki sejauh 3 hingga 5 kilometer untuk mencapai rumah duka.

“Habis ziarah ya takut, Mas, kalau harus lewat sungai,” kata Sulastri, salah seorang peziarah.

Diketahui, jembatan besi sepanjang 10 x 3 meter yang menghubungkan Dukuh Sambirejo dengan wilayah lain putus akibat derasnya aliran sungai pada Senin (17/03/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Akibat kejadian ini, setidaknya 400 jiwa dari 100 kepala keluarga di Dukuh Sambirejo terisolasi.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki jembatan agar aktivitas mereka kembali normal. Hingga kini, akses keluar-masuk desa hanya bisa dilakukan dengan berjalan kaki melewati jalur alternatif yang lebih jauh.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Maospati Geruduk Kantor Kelurahan, Pertanyakan Relokasi Pasar Hewan

    Warga Maospati Geruduk Kantor Kelurahan, Pertanyakan Relokasi Pasar Hewan

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketegangan terjadi di Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Senin pagi (19/5/2025). Belasan warga mendatangi Kantor Kelurahan Maospati, memprotes rencana relokasi Pasar Hewan Pahinggan yang dinilai tidak manusiawi dan dilakukan tanpa sosialisasi yang layak. Aksi ini dipicu oleh pemberitaan yang menyebut bahwa warga telah menyetujui relokasi tanpa ganti rugi. Informasi itu langsung […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun, Hari Wur : Stok Bahan Pokok Aman, Harga Stabil

    Bupati Madiun, Hari Wur : Stok Bahan Pokok Aman, Harga Stabil

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun, Hari Wuryanto beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun dengan didampingi OPD Pemkab Madiun melakukan pengecekan stok dan harga bahan pokok pada Rabu (12/3/2025). Pengecekan dilakukan di 2 pasar tradisional yakni Pasar Pagotan dan Pasar Besar Caruban. Monitoring ini untuk memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, termasuk harga yang terjangkau. […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Masuk Daftar Daerah Darurat Sampah, Pemkot Genjot Inovasi Pengelolaan Lingkungan

    Kota Madiun Masuk Daftar Daerah Darurat Sampah, Pemkot Genjot Inovasi Pengelolaan Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun masuk dalam daftar daerah dengan status darurat sampah nasional. Hal itu berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 2567 Tahun 2025. Status darurat ini diberikan kepada daerah yang tidak memiliki tempat pemrosesan akhir (TPA), masih melakukan open dumping, memiliki nilai Adipura […]

    Bagikan
  • Sidang Landak Jawa di Madiun, Saksi Ungkap Dugaan Motif Balas Dendam

    Sidang Landak Jawa di Madiun, Saksi Ungkap Dugaan Motif Balas Dendam

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kasus kepemilikan satwa dilindungi kembali disidangkan di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun. Sidang dengan terdakwa Darwanto, warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, yang didakwa memelihara enam ekor landak jawa dengan agenda pemeriksaan saksi a de charge di Ruang Sidang Cakra, Rabu (18/12/2025). Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Indira Patmi itu, terungkap […]

    Bagikan
  • Riuh Kemeriahan Opening SMADA CUP 2025, Diramaikan Dengan Puluhan Pertandingan Futsal

    Riuh Kemeriahan Opening SMADA CUP 2025, Diramaikan Dengan Puluhan Pertandingan Futsal

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – SMA Negeri 2 Kota Madiun menyuguhkan pertandingan futsal antar sekolah yang bertajuk SMADA CUP 2025. Event ini mempertandingkan tingkat SMP/MTS dan SMA/SMK se-eks karesidenan Madiun. Event telah digelar pada 15-16 Agustus dan 22-23 Agustus mendatang. Untuk tingkat SMP sederajat hanya tersedia 16 slot, sedangkan tingkat SMA sederajat sebanyak 32 slot. […]

    Bagikan
  • Wali Kota Maidi Geram Pemasangan Kabel Telekomunikasi Semrawut

    Wali Kota Maidi Geram Pemasangan Kabel Telekomunikasi Semrawut

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi tidak bisa menyembunyikan kegeramannya terkait kondisi kabel utilitas, khususnya jaringan telekomunikasi. Saat gowes pada Selasa (30/12/2025), Maidi mendapati pemasangan kabel yang semrawut. Menurutnya, kondisi itu merusak keindahan tata kota. “Ini tadi keliling melihat kondisi fasilitas umum di Kota Madiun. Ternyata masih banyak kita temukan Pemasangan kabel […]

    Bagikan
expand_less