Kernet Truk Sayur Tewas Usai Tabrak Truk Tronton Muatan Gula di Tol Ngawi
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 40
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ngawi — Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua kendaraan besar terjadi di ruas Jalan Tol Ngawi, tepatnya di Kilometer 579 wilayah Desa Jururejo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Peristiwa ini menyebabkan seorang kernet truk meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara sopir truk lainnya mengalami luka serius.
Kecelakaan bermula saat truk bermuatan sayur yang melaju dari arah Surabaya menuju Solo diduga menabrak bagian belakang truk tronton bermuatan gula yang berada di lajur kiri. Benturan keras membuat kabin truk sayur ringsek hingga sopir dan kernet terjepit di dalam kendaraan.
Proses evakuasi berlangsung cukup lama. Petugas harus membongkar bagian stir dan pintu truk untuk mengeluarkan kedua korban yang terjebak di dalam kabin.
Sopir truk sayur, Dian Eka Pramana Putra (32), warga Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, berhasil dievakuasi lebih dulu. Ia mengalami patah kaki dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Widodo Ngawi untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, kernet truk sayur bernama Sutrisno (58), yang juga warga Desa Slawe sudah dalam kondisi meninggal dunia setelah terjepit di bagian kiri kabin truk.

Sopir truk tronton, Dede Andriana (45), warga Desa Kebun Kelapa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang, mengaku tidak menyadari akan terjadi tabrakan karena kendaraannya sedang melaju normal di lajur kiri.
“Waktu itu saya sedang jalan seperti biasa, tiba-tiba ditabrak dari belakang. Diduga sopir truk itu mengantuk. Saya berhenti di tempat yang agak luas dan tidak berani keluar karena melihat kondisi korban. Ada satu yang meninggal,” ujarnya.
Keterangan serupa juga disampaikan Purwadi, kernet truk tronton. Ia mengatakan tabrakan terjadi secara tiba-tiba saat dirinya dan sopir sedang berbincang di dalam kendaraan.
“Tiba-tiba ditabrak dari belakang. Sopir dan kernet truk sayur itu langsung terjepit. Saya tidak berani melihat karena kernetnya sudah meninggal. Kemungkinan sopirnya mengantuk,” katanya.
Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum. Sementara itu, kasus kecelakaan tersebut kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi guna mengetahui penyebab pasti insiden tersebut. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez


