KKMP Winongo Hadirkan Kelas Inggris yang Libatkan Relawan Asal Kanada
- account_circle Kriswanto
- calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
- visibility 19
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Umumnya koperasi dikenal dengan usaha jual beli kebutuhan pokok atau sembako atau simpan pinjam. Namun, Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Winongo Kota Madiun tampil berbeda. Koperasi ini justru memilih bergerak di bidang jasa, dengan menghadirkan layanan kursus Bahasa Inggris yang diberi nama “Kelas Inggris”.
Program inovatif tersebut digagas dengan menggandeng lembaga kursus dari Kediri. Meski baru berjalan beberapa bulan, respon masyarakat cukup tinggi. Sebanyak 29 peserta telah menyelesaikan program gelombang pertama, sementara 25 peserta baru sudah mendaftar untuk gelombang khusus yang kini tengah berlangsung.
“Jadi kami memberikan kesempatan untuk putra dan putri ketua RT dan RW untuk mengikuti kelas khusus. Kami gratiskan sebagai bentuk apresiasi,” ujar Ketua KKMP Winongo, Agus Wijanarko, Selasa (14/10/2025).
Menariknya, kegiatan ini turut melibatkan Katie Dristas, warga negara Kanada yang tengah berada di Kelurahan Winongo melalui program Worldpacker. Katie dengan sukarela menjadi relawan pengajar Bahasa Inggris. Kehadirannya membuat suasana belajar menjadi lebih interaktif, karena peserta bisa langsung berlatih berbicara dengan penutur asing.
“Anak-anak jadi lebih semangat karena bisa belajar langsung dengan native speaker. Ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mereka,” imbuh Agus.
Sementara itu, untuk kelas reguler yang digelar sebelumnya tetap berbayar, yakni Rp 800 ribu per peserta, menyesuaikan dengan tarif lembaga mitra dari Kediri. Namun, hasilnya sepadan. Peserta gelombang pertama kini sudah jauh lebih percaya diri berbahasa Inggris.
Kemampuan mereka terlihat saat kegiatan English Camp di Kampung Inggris Winongo, Jumat pekan lalu. Dalam kegiatan tersebut, para peserta tampil percaya diri menceritakan pengalaman mereka menggunakan Bahasa Inggris, meski hanya mengikuti kursus selama sebulan.
Wakil Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi koperasi ini.
“Program ini sangat bagus dari teman-teman koperasi. Ini bukan hanya sekadar pelatihan bahasa, tetapi juga bagian dari pengembangan wisata edukatif. Kebetulan, wilayah ini juga dikunjungi oleh Worldpacker dari luar negeri. Jadi, kehadiran mereka bisa dimanfaatkan untuk mengenalkan pariwisata lokal sekaligus memberi pengalaman belajar langsung kepada anak-anak,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan “Kampung Inggris” di Winongo menjadi langkah nyata untuk menggabungkan unsur pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan pariwisata.
“Saya sangat salut. Biasanya koperasi hanya berjualan sembako, tapi kali ini menjual jasa yang bermanfaat besar bagi masyarakat. Ini ide yang bagus dan patut dikembangkan,” tambah Bagus Panuntun.
Dengan sinergi antara koperasi, masyarakat, dan relawan internasional, KKMP Winongo membuktikan bahwa koperasi bisa menjadi wadah kreatif yang tidak hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat kelurahan.
Surya – Sinergia
- Penulis: Kriswanto


