Berita Terkini
Trending Tags

Didik Haryono Calon Tunggal! Musda Golkar Magetan Adem Ayem, Fokus Konsolidasi 2025-2030

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 148
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Didik Haryono, calon Ketua DPD Partai Golkar Magetan, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Proses penjaringan calon Ketua DPD Partai Golkar Magetan yang semula diprediksi akan diwarnai persaingan sengit justru berjalan sangat tenang. Hingga masa pendaftaran ditutup pada Kamis (4/12/2025) pukul 13.00 WIB, hanya satu nama yang secara resmi mendaftar: Didik Haryono.

Didik Haryono, yang saat ini menjabat sebagai Plt Sekretaris DPD Golkar Magetan, dipastikan melenggang tanpa pesaing. Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Magetan yang biasanya dipenuhi manuver dan dinamika politik internal kali ini tidak menampakkan tanda-tanda persaingan. Selama dua hari pendaftaran dibuka, tidak ada satu pun kader lain yang mengajukan berkas pencalonan.

“Pendaftaran dibuka selama dua hari, dan hingga penutupan, hanya berkas saya yang diterima. Tentu ini melegakan, tetapi juga menjadi tanggung jawab besar yang harus diemban,” ujar Didik Haryono pada Jumat (05/12/2025).

Steering Committee Musda XI kemudian menerbitkan Berita Acara Penetapan Calon Tunggal. Setelah melalui verifikasi ketat, seluruh dokumen administratif Didik Haryono dinyatakan lengkap dan sesuai dengan ketentuan organisasi, serta tidak ada keberatan dari pihak manapun. Dengan penetapan ini, Didik dipastikan akan menjadi satu-satunya kandidat Ketua DPD Golkar Magetan untuk periode 2025–2030.

DPD Golkar Jawa Timur sebelumnya juga telah mengesahkan jadwal Musda XI yang akan berlangsung pada Senin, 8 Desember 2025, di kantor DPD provinsi. “Proses Musda tetap harus berjalan sebagaimana aturan organisasi untuk menegaskan keputusan secara formal,” tegas Didik.

Meskipun tidak menghadapi kompetitor, Didik menegaskan bahwa situasi calon tunggal ini bukan alasan untuk bersantai. Ia mengimbau seluruh kader Golkar Magetan untuk segera merapatkan barisan dan memperkuat solidaritas internal.

“Dengan adanya penetapan calon tunggal, saya berharap seluruh komponen partai bersatu. Ini bukan hanya soal kemenangan pribadi, melainkan amanah kolektif untuk membawa Golkar semakin besar dan solid, khususnya menjelang agenda politik lima tahun ke depan,” pungkasnya.

Keteduhan pada Musda XI kali ini dinilai justru membuka ruang yang lebih lebar untuk konsolidasi dan evaluasi arah organisasi. Langkah ini penting untuk memperkuat mesin partai dan memenangkan agenda-agenda politik di masa depan. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uji Petik PDPB Bawaslu Magetan Ungkap Data Pemilih Baru dan TMS Meningkat Signifikan

    Uji Petik PDPB Bawaslu Magetan Ungkap Data Pemilih Baru dan TMS Meningkat Signifikan

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menjaga akurasi data pemilih terus dilakukan Bawaslu Kabupaten Magetan melalui rangkaian pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Data pengawasan menunjukkan hasil uji petik yang dilakukan melalui koordinasi dengan lembaga pendidikan, pemerintah desa/kelurahan, hingga aparat keamanan. Dari hasil itu, ditemukan 172 data pemilih baru dan 158 data pemilih TMS. Sementara pada […]

    Bagikan
  • Petani di Magetan Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Pompa Air Sawah

    Petani di Magetan Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Pompa Air Sawah

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang petani lanjut usia di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di area persawahan miliknya di Desa Jajar, Kecamatan Kartoharjo, Sabtu (6/6/2026) pagi. Korban diduga meninggal akibat tersengat aliran listrik saat melakukan perbaikan pompa air yang digunakan untuk mengairi sawah. Korban diketahui bernama Subari (65), warga setempat yang ditemukan dalam […]

    Bagikan
  • Berkebaya Peringati Hari Kartini, KAI Daop 7 Madiun Gelar Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang

    Berkebaya Peringati Hari Kartini, KAI Daop 7 Madiun Gelar Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menggelar sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang dengan cara unik pada Rabu (22/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di JPL 138, Jalan Yos Sudarso, petak jalan antara Stasiun Madiun–Stasiun Magetan itu melibatkan petugas yang mengenakan kebaya dalam rangka memperingati Hari Kartini. Manager Humas […]

    Bagikan
  • Cerita Warga Soal Perlintasan KA Mangge Magetan, 3 Kali Makan Korban

    Cerita Warga Soal Perlintasan KA Mangge Magetan, 3 Kali Makan Korban

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Perlintasan kereta api di wilayah Desa Mangge, Kecamatan Barat Magetan, Jawa Timur, kembali menorehkan luka. Empat orang tewas seketika setelah kendaraan yang mereka tumpangi dihantam KA Malioboro Ekspres, Senin (19/05/2025). Tragedi ini menjadi kecelakaan ketiga dalam beberapa tahun terakhir di lokasi yang sama dan kali ini yang terparah sejauh ini. […]

    Bagikan
  • Realisasi Pajak Daerah Capai 49 Persen, Bapenda Madiun Fokus Kejar PBB dan Pajak Restoran

    Realisasi Pajak Daerah Capai 49 Persen, Bapenda Madiun Fokus Kejar PBB dan Pajak Restoran

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat realisasi penerimaan pajak daerah telah mencapai 49 persen dari target tahun 2025 sebesar Rp. 174 miliar per 19 Juli lalu. Capaian ini dinilai sejalan dengan proyeksi anggaran kas yang telah ditetapkan dalam rencana tahunan. “Target kumulatif hingga triwulan kedua adalah 40 […]

    Bagikan
  • Ironi di Ponorogo! Tak Ada Jembatan, Siswa Sidoharjo Digendong Seberangi Sungai Demi Sekolah

    Ironi di Ponorogo! Tak Ada Jembatan, Siswa Sidoharjo Digendong Seberangi Sungai Demi Sekolah

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Miris. Warga Dusun Karang Sengon, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Ponorogo, terpaksa menyeberangi Sungai Bentul setiap hari demi menjalani aktivitas. Bahkan, anak-anak sekolah harus digendong orang dewasa agar bisa sampai ke sekolah dengan selamat. Sungai tersebut menjadi satu-satunya akses terdekat bagi warga. Saat debit air normal dan surut, warga masih bisa menyeberang […]

    Bagikan
expand_less