Berita Terkini
Trending Tags

Gelandangan dan Pengamen Merebak di Caruban saat Ramadan, Satpol PP Tindak Tegas nan Humanis

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • visibility 116
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sebanyak 8 gelandangan dan pengemis diamankan Satpol PP Kabupaten Madiun karena meresahkan di Wilayah Caruban. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun — Fenomena maraknya pengamen, gelandangan, dan anak jalanan di sejumlah titik keramaian kembali terlihat selama bulan suci Ramadan di wilayah Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Kondisi ini mendorong aparat melakukan langkah penertiban guna menjaga ketertiban umum dan keselamatan pengguna jalan.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun menertibkan delapan gelandangan dan pengemis (gepeng) yang beraktivitas di perempatan jalan dan kawasan strategis Caruban, Kamis (26/2/2026). Penertiban dilakukan menyusul meningkatnya mobilitas masyarakat serta arus kendaraan selama Ramadan.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun, Imam Nurwedi, mengatakan penertiban tersebut mengedepankan pendekatan persuasif dan pembinaan, bukan tindakan represif. “Kami melakukan pendataan terhadap delapan orang yang terjaring. Setelah itu diberikan pembinaan dan pemahaman agar tidak kembali beraktivitas di perempatan jalan, terutama di tengah arus lalu lintas yang meningkat selama Ramadan,” ujar Imam saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, peningkatan volume kendaraan, termasuk angkutan logistik menjelang Idulfitri, berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan jika aktivitas mengamen atau mengemis dilakukan di tengah jalan.

Menurutnya, langkah ini mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Madiun Nomor 4 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat. Satpol PP juga akan terus melakukan patroli rutin selama Ramadan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

“Menjelang hari raya, lalu lintas semakin padat. Kami khawatir jika mereka tetap beraktivitas di jalan dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain. Karena itu, pembinaan kami lakukan demi keselamatan bersama,” katanya.

Satpol PP menegaskan pendekatan humanis tetap menjadi prioritas dalam setiap operasi penertiban, sembari mendorong solusi jangka panjang melalui koordinasi lintas instansi terkait penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial di wilayah tersebut.(Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulog Madiun Serap 95,8 Persen Gabah dan Beras Petani dari Target Tahunan

    Bulog Madiun Serap 95,8 Persen Gabah dan Beras Petani dari Target Tahunan

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Perum Bulog Cabang Madiun mencatat serapan gabah dan beras sepanjang tahun 2025 hampir menembus target. Hingga 30 September, serapan setara beras mencapai 55.723 ton dari target 58.180 ton atau sekitar 95,8 persen. Pimpinan Bulog Cabang Madiun, Agung Sarianto, mengatakan serapan tersebut meliputi wilayah Kabupaten Madiun, Kota Madiun, dan Ngawi.  “Realisasi […]

    Bagikan
  • Ini Kronologi Mobil Taruna Hantam Palang Perlintasan KA di Kedunggalar

    Ini Kronologi Mobil Taruna Hantam Palang Perlintasan KA di Kedunggalar

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Insiden kecelakaan terjadi di perlintasan kereta api Jalan Raya Ngawi–Kedunggalar, KM 16–17, Dusun Pulorejo, Desa/Kecamatan Kedunggalar, Ngawi, Senin (5/1/2026). Sebuah mobil Daihatsu Taruna menabrak palang pintu hingga menyebabkan kerusakan pada fasilitas perlintasan, namun peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban. Mobil Daihatsu Taruna bernomor polisi AE 1658 RD yang dikemudikan Suwaji, 41, warga […]

    Bagikan
  • Tari Gambyong dan Tradisi Bersih Desa: Simbol Kehalusan Budaya Jawa di Bulan Suro

    Tari Gambyong dan Tradisi Bersih Desa: Simbol Kehalusan Budaya Jawa di Bulan Suro

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tari Gambyong atau Gambyongan adalah salah satu tarian tradisional Jawa yang dikenal karena gerakannya yang lembut dan anggun. Tidak hanya menjadi bagian dari kesenian istana, tarian ini juga lekat dengan tradisi masyarakat desa, terutama dalam upacara adat seperti bersih desa—sebuah tradisi sakral yang digelar setiap bulan Suro dalam penanggalan Jawa. […]

    Bagikan
  • Penghuni Kos di Kartoharjo Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

    Penghuni Kos di Kartoharjo Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga RT 20/RW 04, Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo, digemparkan oleh penemuan jenazah seorang pria di kamar kos lantai dua, Minggu (07/12/2025) sore. Korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan telungkup di lantai kamar. Pria tersebut diketahui bernama Saparin Budi Suwarno (64), warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Sehari-hari ia bekerja sebagai […]

    Bagikan
  • Menteri Wihaji Gaungkan Pelayanan KB dan Kespro Melalui Pasar Tradisional Secara Nasional

    Menteri Wihaji Gaungkan Pelayanan KB dan Kespro Melalui Pasar Tradisional Secara Nasional

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) sekaligus Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Wihaji meluncurkan secara resmi kegiatan nasional pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan Kesehatan Reproduksi (Kespro) di pasar-pasar tradisional yang tersebar di seluruh Indonesia. Acara ini diadakan di Pasar Sukolilo Jiwan Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Rabu […]

    Bagikan
  • Rem Blong Saat Turuni Jalur Ekstrem Sarangan–Cemoro Sewu, Pesepeda Terlempar ke Arah Hutan

    Rem Blong Saat Turuni Jalur Ekstrem Sarangan–Cemoro Sewu, Pesepeda Terlempar ke Arah Hutan

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jalur ekstrem Sarangan–Cemoro Sewu kembali menelan korban. Kali ini, bukan pengendara motor atau sopir bus, melainkan seorang pesepeda yang kehilangan kendali saat melintasi turunan tajam di kawasan lereng Gunung Lawu. Korban diketahui bernama Widi Suprayitno (37), warga asal Magetan, yang saat itu mengikuti kegiatan gowes bersama komunitasnya pada Minggu pagi (22/6/2025). […]

    Bagikan
expand_less