Sederet Eks-Timnas Ramaikan Perayaan Super Copa 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 83
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Perayaan Super Copa 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) tidak hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola. Kehadiran para pemain nasional dalam laga eksebisi Timnas All Star kontra Gontor FC dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran karakter bagi para santri.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Pondok Gontor, Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Minggu (31/5), menyedot perhatian ribuan penonton. Sejumlah nama besar sepak bola nasional turut meramaikan laga pembuka tersebut, di antaranya Ferdinand Sinaga, Selvio Escobar, Bagus Kahfi, Bagas Kaffa, hingga King Polo.
Ketua Umum Panitia Peringatan 100 Tahun PMDG, Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, mengatakan kehadiran para pemain profesional tersebut bertujuan memberikan teladan kepada para santri mengenai pentingnya disiplin, kerja keras, dan sportivitas dalam meraih prestasi.
Menurutnya, para santri dapat mengambil banyak pelajaran dari perjalanan karier para pemain yang telah berkiprah di tingkat nasional. Setiap orang memiliki kesempatan untuk berprestasi sesuai bidang yang diminati selama dijalani dengan kesungguhan dan tanggung jawab.
Hamid menegaskan bahwa dunia olahraga juga dapat menjadi pilihan masa depan bagi para santri. Tidak menutup kemungkinan ada lulusan Gontor yang mampu menembus level nasional sebagai atlet profesional.
Ia mencontohkan salah satu alumni yang berkarier di bidang olahraga basket hingga menjadi pelatih bagi sejumlah sekolah menengah Islam di Jakarta. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa olahraga bukan sekadar aktivitas pendukung, tetapi dapat menjadi sarana pengabdian sekaligus dakwah di tengah masyarakat.
“Kalau memang ada yang memiliki kemampuan luar biasa hingga menjadi pemain nasional, tentu tidak ada masalah. Sepak bola juga bisa menjadi jalan pengabdian dan dakwah kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain laga eksebisi Timnas All Star melawan Gontor FC, Super Copa 100 Tahun PMDG juga diikuti 16 klub dari berbagai daerah. Di antaranya Persebaya Development, Persida Sidoarjo, Pelita Jabon Putra FC, Radjawali FC, S Parman FC Sampit, Sekar Jagad FC, dan YSBI Surabaya.
Turnamen tersebut berlangsung mulai 31 Mei hingga 28 Juni mendatang sebagai bagian dari rangkaian peringatan satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor.
Sementara itu, salah seorang penonton, Budi Setyo, mengaku sengaja datang untuk menyaksikan para pemain Timnas All Star yang selama ini menjadi idolanya.
“Setiap tahun memang ada Timnas All Star. Tadi ada Ferdinand Sinaga dan Gunawan. Jarang-jarang bisa melihat langsung,” katanya. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez





