Berita Terkini
Trending Tags

Koperasi Merah Putih di Magetan: Antara Harapan dan Ketidakpastian

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
  • visibility 40
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu Program Koperasi Merah Putih di Desa Magental, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Di atas kertas, Program Koperasi Merah Putih (KMP) digadang-gadang menjadi lokomotif ekonomi desa. Tapi di lapangan, program ini justru terhenti sebelum benar-benar berjalan. Di Kabupaten Magetan, hanya satu dari 235 koperasi yang aktif, dan itu pun berdiri tanpa sepeser pun bantuan dari pemerintah.

Di tengah ambisi besar memberdayakan ekonomi rakyat melalui koperasi, Desa Mategal di Kecamatan Parang justru diam-diam bergerak. Satu koperasi di sana telah beroperasi secara mandiri, hanya bermodal semangat dan iuran dari masyarakat. Bukan karena program berjalan sempurna, tapi karena mereka tak mau terus menunggu yang belum pasti.

“Sekarang masih pakai dana dari anggota. Tapi dukungan masyarakat cukup bagus,” kata Pj. Sekda Magetan, Muchtar Wahid, Selasa (05/08/2025).

Dari ratusan koperasi yang terdaftar, sebagian besar masih ‘mati suri’. Penyebabnya bukan kurangnya minat atau kemampuan, tetapi ketiadaan regulasi yang membuat perangkat desa enggan bergerak. “Yang sudah ngurus izin baru sekitar 60-an koperasi. Tapi yang benar-benar berani jalan baru satu. Sisanya menunggu juklak dan juknis dari pusat,” ungkap Muchtar.

Penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk permodalan koperasi menjadi isu sensitif. Tanpa dasar hukum yang jelas, kepala desa takut disalahkan jika terjadi kesalahan administrasi. “Mereka takut pakai dana desa. Kalau belum ada juknis, nanti malah jadi temuan,” tambahnya.

Desa Mategal menunjukkan bahwa program bisa dijalankan tanpa harus menunggu. Tapi di sisi lain, ketidakpastian dari pemerintah pusat justru berpotensi mematikan semangat desa-desa lain yang masih menanti kepastian hukum. Padahal, semangat dan harapan masyarakat sudah mulai tumbuh. Jika terus dibiarkan menggantung, bukan tidak mungkin program ini akan dilabeli sebagai proyek gagal.

“Kalau masyarakat sudah semangat tapi pusatnya lambat, ya percuma. Harusnya ada sinergi,” pungkas Muchtar.

Kini, nasib Program Koperasi Merah Putih di Magetan berada di persimpangan. Di satu sisi, desa-desa penuh harap akan hadirnya solusi ekonomi berbasis koperasi. Di sisi lain, regulasi yang tak kunjung turun membuat semua itu sekadar wacana.

Jika pemerintah pusat tak segera menuntaskan aturan mainnya, KMP hanya akan menjadi mimpi kolektif yang perlahan dilupakan. Sementara itu, Desa Mategal tetap berjalan—pelan, mandiri, dan penuh tekad.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aparat Gabungan Intensifkan Patroli Malam di Magetan

    Aparat Gabungan Intensifkan Patroli Malam di Magetan

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Stabilitas keamanan di Kabupaten Magetan terus dijaga ketat. Pada Selasa malam (2/9/2025), Polres Magetan bersama TNI dan Satpol PP menggelar patroli skala besar yang menyasar pusat kota, gedung perkantoran, hingga objek vital lainnya. Patroli dimulai sejak malam hingga larut, menggunakan kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4). Langkah ini diambil […]

    Bagikan
  • RSUD dr. Sayidiman Identifikasi Empat Korban Tewas Insiden KA Malioboro Ekspres

    RSUD dr. Sayidiman Identifikasi Empat Korban Tewas Insiden KA Malioboro Ekspres

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Empat orang dinyatakan meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka dalam insiden tragis yang terjadi di Magetan, Minggu (19/5/2025). Meski kronologi lengkap belum dirilis secara resmi, para korban telah mendapatkan penanganan medis dan administratif oleh rumah sakit rujukan di wilayah setempat. Kepala Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD dr. Sayidiman Magetan, Pujo Catur […]

    Bagikan
  • Hore!! Jembatan Gantung Patihan – Sogaten Bisa Dilewati

    Hore!! Jembatan Gantung Patihan – Sogaten Bisa Dilewati

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 30
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Kabar gembira bagi masyarakat, khususnya bagi warga Kelurahan Patihan dan Kelurahan Sogaten Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Bagaimana tidak, jembatan gantung yang telah lama ditunggu-tunggu akhirnya selesai dibangun dan kini sudah dapat difungsikan. Masyarakat bisa melintasi jembatan gantung tersebut namun harus tetap memperhatikan ketentuan. Jembatan gantung yang dibangun Pemerintah Kota Madiun dengan nilai […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Catat Kriminalitas di Kabupaten Madiun Turun 5,9 Persen Sepanjang 2025

    Polres Madiun Catat Kriminalitas di Kabupaten Madiun Turun 5,9 Persen Sepanjang 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Madiun mengalami penurunan sepanjang 2025. Tercatat, total kasus kriminal menurun 5,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara menyampaikan, sepanjang 2025 Polres Madiun menangani 159 kasus kriminalitas, turun dari 169 kasus pada 2024. Data tersebut dipaparkan dalam konferensi pers akhir tahun, Senin […]

    Bagikan
  • Polemik Impor Pick up 4×4 Mengemuka, Pengurus Koperasi Daerah Pertanyakan Kesesuaian Unit photo_camera 3

    Polemik Impor Pick up 4×4 Mengemuka, Pengurus Koperasi Daerah Pertanyakan Kesesuaian Unit

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebijakan impor kendaraan pick up jenis 4×4 dari India oleh pemerintah pusat kembali menjadi sorotan. Pengadaan yang dilakukan melalui PT Agrinas Pangan Nusantara mencapai 105.000 unit dengan kontrak bernilai Rp24,66 triliun. Dua produsen asal India, Mahindra dan Tata Motors, terlibat dalam penyediaan kendaraan tersebut. Unit-unit itu direncanakan sebagai armada operasional Koperasi […]

    Bagikan
  • Menilik Lokasi Pembangunan BTP di Trenggalek

    Menilik Lokasi Pembangunan BTP di Trenggalek

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Trenggalek – Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan Indonesia Swasembada Pangan. Untuk mewujudkan hal itu,TNI AD berencana membentuk 100 Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) di tahun 2025 di seluruh Indonesia. Salah satunya di Trenggalek, Jawa Timur. “Lahan untuk BTP di Trenggalek kita siapkan di Kecamatan Bendungan dan Karangan. Luasan mencapai 36,95 hektare. Bendungan 27,05 […]

    Bagikan
expand_less