KPU Kota Madiun Coklit Data 28 Pemilih Berusia Lebih dari Seabad
- account_circle Kriswanto
- calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
- visibility 54
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Pencocokan dan penelitian (coklit) terbatas yang digelar KPU Kota Madiun pada 29–30 September 2025 menghasilkan temuan menarik. Tercatat, sejumlah warga yang usianya sudah melampaui satu abad.
Ketua KPU Kota Madiun, Pita Anjarsari, menjelaskan bahwa pihaknya menerima 28 data pemilih tidak valid dari KPU RI untuk diverifikasi. Dalam data itu, sejumlah nama tercatat berusia lebih dari 100 tahun.
“Verifikasi ini penting untuk memastikan status pemilih, apakah masih hidup atau sebenarnya sudah meninggal namun belum dilaporkan,” jelas Pita, Jumat (03/10/2025).
Coklit dilakukan secara door to door di tiga kecamatan dengan melibatkan enam petugas KPU yang didampingi Bawaslu. Dari hasil pengecekan, 14 orang dinyatakan telah meninggal dunia, delapan masih hidup meski usianya lebih dari seabad, sedangkan sisanya tidak berhasil ditemukan.
“Yang tidak ditemukan kemungkinan sudah meninggal tanpa ada ahli waris, atau pindah tanpa diketahui keluarganya,” tambahnya.
Menurut Pita, coklit semacam ini bersifat kondisional. Setiap kali ada data pemilih yang dianggap bermasalah, petugas akan turun langsung ke lapangan. Proses ini akan terus berjalan hingga tahapan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) berakhir menjelang Pemilu 2029.
Dalam rapat pleno terakhir, KPU Kota Madiun juga menerima lebih dari 300 data pemilih invalid tambahan dari KPU RI yang bersumber dari BPS dan BPJS Kesehatan. Sebagian besar tercatat sudah meninggal, namun dokumen resminya belum ada.
“Rencananya minggu depan data tersebut juga akan kami lakukan coklit, hasilnya akan disampaikan ke KPU Jatim,” kata Pita.
Selain pemilih invalid, KPU juga terus menerima masukan dari masyarakat, misalnya terkait pemilih pemula yang baru genap berusia 17 tahun. Semua data, baik dari coklit maupun masukan warga, akan diplenokan terlebih dahulu sebelum dikirim ke tingkat provinsi.
Surya – Sinergia
- Penulis: Kriswanto

