Berita Terkini
Trending Tags

Berbagi Tips Penanganan PMK dari Putra Lembu Farm

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
  • visibility 275
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemberian ramuan rutin guna memperkuat daya tahan sapi dan mengantisipasi PMK. Foto : Kris

Sinergia | Kota Madiun – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang sapi sangat meresahkan para peternak di berbagai daerah. Tidak sedikit ternak sapi yang akhirnya mati akibat PMK tersebut. Berbagai cara dilakukan guna mengatasi sapi yang terserang virus PMK.

Seperti yang dilakukan di kandang Putra Lembu Farm yang berada di Kelurahan Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun ini. Penanganan yang dilakukan mulai dari menjaga kebersihan kandang yang setiap hari dibersihkan.

“Kami tiap harus membersihkan kandang serta menyemprotkan obat anti lalat. Kalau kondisi kandang bersih sapi nyaman dan lingkungan sekitar juga tidak bau” ujar Heri Prasetyo, Pemilik Putra Lembu Farm Sabtu (04/01/25).

Lanjut Heri, penanganan berikutnya bagi sapi yang terjangkit PMK yakni dengan menjaga asupan makanan. Selain itu, kondisi mulut sapi juga harus selalu dibersihkan serta disemprot campuran iodine atau betadine dengan air. Hal itu agar sakit di bagian mulut dapat sembuh.

“Kemudian saya berikan vitamin B kompleks kapsul per ekor biasanya 20 butir per hari. Saya pakai buah pisang kemudian saya bantu buat masukan ke mulut. Ini untuk menjaga asupan makan pada sapi. Karena sapi yang mati itu salah satunya tidak mau makan” terangnya.

Tidak berhenti disitu, untuk menjaga kondisi sapi baik yang terjangkit PMK maupun tidak, Heri juga memberikan ramuan khusus. Yakni ramuan rebusan daun jeruk purut, daun salam, daun pandan dan daun suruh.

” Semua daun itu direbus setelah mendidih dan airnya dingin dicekokkan ke sapi secara rutin. Sisa daun yang direbus tadi bisa diblender lalu diberikan ke kaki sapi yang terluka agar sembuh dan kering” kata Heri.

Untuk menjaga nafsu makan, sapi juga diberikan minuman dari campuran bubuk jahe, kunyit, lengkuas hingga gula merah. Pemberian racikan itu dapat dilakukan dengan cara di combor.

” Saat mencombor jangan pakai bambu karena mulut yang PMK biasanya sariawan. Jadi bisa pakai botol kaca dan diberikan saat malam hari” tandasnya.

Heri mengaku sapi yang terkena PMK harus dirawat secara telaten dan dilakukan pemantauan. Selain itu, juga dapat diberikan vaksinasi sesuai anjuran dokter hewan.

” Ya semoga PMK ini bisa segera lewat dan harga sapi tidak lagi anjlok dan kembali normal. Saya berharap peternak lain bisa mengatasi kondisi ini” harapnya.

D.Kris – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Denpal V/1 Madiun Dukung Pembinaan Atlit Muda dan Tumbuhkan Nasionalisme

    Denpal V/1 Madiun Dukung Pembinaan Atlit Muda dan Tumbuhkan Nasionalisme

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Detasemen Peralatan (Denpal) V/1 Madiun turut berkomitmen dalam mendukung pembinaan atlit-atlit muda di wilayah Madiun dan sekitarnya. Seperti dalam kegiatan event sparing bola volly yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 2 Madiun di lapangan Denpal V/1 Madiun. Kegiatan ini diselenggarakan pada 21-23 Februari 2025. Komandan Denpal V/1 Madiun, Mayor Cpl Risky […]

    Bagikan
  • Batu Nisan Makam Ki Ageng Mageti Hilang, Pemkab Magetan Perketat Pengamanan Situs Sejarah

    Batu Nisan Makam Ki Ageng Mageti Hilang, Pemkab Magetan Perketat Pengamanan Situs Sejarah

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan– Hilangnya salah satu batu nisan di kompleks Makam Ki Ageng Mageti, tokoh yang diyakini sebagai cikal bakal berdirinya Kabupaten Magetan, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan. Peristiwa tersebut tidak hanya dianggap sebagai kehilangan benda bersejarah, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga warisan budaya daerah. Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengungkapkan, berdasarkan […]

    Bagikan
  • Warga Ponorogo Digegerkan Penemuan Mortir di Pinggir Sungai

    Warga Ponorogo Digegerkan Penemuan Mortir di Pinggir Sungai

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Kelurahan Pinggirsari, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, digegerkan dengan temuan sebuah mortir di pinggir sungai pada Senin (9/3/2026) pagi. Benda yang awalnya dikira besi tua itu ternyata merupakan senjata artileri militer yang masih utuh. Mortir tersebut ditemukan oleh Edi Kusdianto saat hendak memancing di sungai dekat rumahnya. Saat itu, Edi melihat […]

    Bagikan
  • Ini Tanggapan Mensos Gus Ipul Soal Murid dan Guru Sekolah Rakyat yang Undur Diri

    Ini Tanggapan Mensos Gus Ipul Soal Murid dan Guru Sekolah Rakyat yang Undur Diri

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Saat kunjungi Bumi Reog Ponorogo, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut pelaksanaan Sekolah Rakyat tahun ini merupakan tahap awal. Namun ia memastikan program ini tahun depan dengan perbaikan dan penyempurnaan. Terkait adanya informasi kendala perizinan lingkungan di beberapa lokasi, Gus Ipul mengatakan belum mengetahui detailnya. Namun ia memastikan bahwa seluruh proses perizinan […]

    Bagikan
  • Tidur di Pinggir Jalan, Motor Warga Ngawi Dicuri, Pelaku Diciduk

    Tidur di Pinggir Jalan, Motor Warga Ngawi Dicuri, Pelaku Diciduk

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi cepat jajaran Tim Resmob Satreskrim Polres Magetan bersama Polsek Maospati berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang sempat viral terekam kamera CCTV di kawasan Jalan Nasional Maospati–Ngawi, tepatnya di Desa Malang, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. Pelaku berinisial S alias Tomblok (42), warga Kecamatan Karas, Magetan, berhasil ditangkap kurang dari 12 […]

    Bagikan
  • Menjelang Idul Adha, Harga Sapi Kurban di Magetan Justru Turun

    Menjelang Idul Adha, Harga Sapi Kurban di Magetan Justru Turun

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idul Adha, tren harga dan permintaan hewan kurban justru menunjukkan penurunan di Pasar Hewan Kliwonan, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan. Fenomena ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yang biasanya ditandai dengan lonjakan harga dan membludaknya pembeli. Pantauan di lapangan, para pedagang hewan kurban mengeluhkan sepinya pembeli, bahkan hanya sepekan jelang […]

    Bagikan
expand_less