Berita Terkini
Trending Tags

Berbagi Tips Penanganan PMK dari Putra Lembu Farm

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
  • visibility 247
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemberian ramuan rutin guna memperkuat daya tahan sapi dan mengantisipasi PMK. Foto : Kris

Sinergia | Kota Madiun – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang sapi sangat meresahkan para peternak di berbagai daerah. Tidak sedikit ternak sapi yang akhirnya mati akibat PMK tersebut. Berbagai cara dilakukan guna mengatasi sapi yang terserang virus PMK.

Seperti yang dilakukan di kandang Putra Lembu Farm yang berada di Kelurahan Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun ini. Penanganan yang dilakukan mulai dari menjaga kebersihan kandang yang setiap hari dibersihkan.

“Kami tiap harus membersihkan kandang serta menyemprotkan obat anti lalat. Kalau kondisi kandang bersih sapi nyaman dan lingkungan sekitar juga tidak bau” ujar Heri Prasetyo, Pemilik Putra Lembu Farm Sabtu (04/01/25).

Lanjut Heri, penanganan berikutnya bagi sapi yang terjangkit PMK yakni dengan menjaga asupan makanan. Selain itu, kondisi mulut sapi juga harus selalu dibersihkan serta disemprot campuran iodine atau betadine dengan air. Hal itu agar sakit di bagian mulut dapat sembuh.

“Kemudian saya berikan vitamin B kompleks kapsul per ekor biasanya 20 butir per hari. Saya pakai buah pisang kemudian saya bantu buat masukan ke mulut. Ini untuk menjaga asupan makan pada sapi. Karena sapi yang mati itu salah satunya tidak mau makan” terangnya.

Tidak berhenti disitu, untuk menjaga kondisi sapi baik yang terjangkit PMK maupun tidak, Heri juga memberikan ramuan khusus. Yakni ramuan rebusan daun jeruk purut, daun salam, daun pandan dan daun suruh.

” Semua daun itu direbus setelah mendidih dan airnya dingin dicekokkan ke sapi secara rutin. Sisa daun yang direbus tadi bisa diblender lalu diberikan ke kaki sapi yang terluka agar sembuh dan kering” kata Heri.

Untuk menjaga nafsu makan, sapi juga diberikan minuman dari campuran bubuk jahe, kunyit, lengkuas hingga gula merah. Pemberian racikan itu dapat dilakukan dengan cara di combor.

” Saat mencombor jangan pakai bambu karena mulut yang PMK biasanya sariawan. Jadi bisa pakai botol kaca dan diberikan saat malam hari” tandasnya.

Heri mengaku sapi yang terkena PMK harus dirawat secara telaten dan dilakukan pemantauan. Selain itu, juga dapat diberikan vaksinasi sesuai anjuran dokter hewan.

” Ya semoga PMK ini bisa segera lewat dan harga sapi tidak lagi anjlok dan kembali normal. Saya berharap peternak lain bisa mengatasi kondisi ini” harapnya.

D.Kris – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 227 Calon Jemaah Haji Kota Madiun Terima Uang Saku 750 Riyal, Permudah Pembayaran Dam

    227 Calon Jemaah Haji Kota Madiun Terima Uang Saku 750 Riyal, Permudah Pembayaran Dam

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persiapan keberangkatan jemaah haji Kota Madiun tahun 2026 telah memasuki tahap akhir. Selain kesiapan fisik dan administrasi, perhatian utama juga tertuju pada pemberian uang saku (living allowance) bagi jemaah sebagai bekal selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Sebanyak 227 Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Madiun dipastikan telah menerima perlengkapan utama, […]

    Bagikan
  • Harga Beras Terus Naik, Warga Keluhkan Beras SPHP Tak Kunjung Turun ke Pasaran

    Harga Beras Terus Naik, Warga Keluhkan Beras SPHP Tak Kunjung Turun ke Pasaran

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Harga beras di Kabupaten Madiun terus mengalami kenaikan meski saat ini telah memasuki masa panen. Kondisi ini dikeluhkan warga yang terpaksa mengorbankan kebutuhan lainnya demi memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Pantauan di Pasar Tradisional Pagotan, Sabtu (26/07/2025), harga beras lokal tembus Rp14.000 per kilogram. Sementara, beras kualitas medium dijual Rp15.000 dan […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Periksa 4 Saksi, Dalami Dugaan Pembalakan Liar

    Polres Madiun Periksa 4 Saksi, Dalami Dugaan Pembalakan Liar

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Polres Madiun tengah menangani dugaan pembalakan liar usai ditemukan puluhan batang kayu di Desa Kebonagung, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Sebanyak 43 batang kayu jati, satu truk, serta tiga orang yang berada di lokasi saat kejadian telah dimintai keterangan. Kepada penyidik ketiganya mengaku hanya kebetulan berada di sekitar area penemuan kayu. Namun, […]

    Bagikan
  • Jalan Ponorogo-Trenggalek Via Sooko Longsor, Akses Untuk Roda Empat Tutup Total

    Jalan Ponorogo-Trenggalek Via Sooko Longsor, Akses Untuk Roda Empat Tutup Total

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ruas jalan penghubung Ponorogo-Trenggalek di Dukuh Puru, RT 01 RW 01, Desa Mojo, Kecamatan Sooko, mengalami longsor pada Rabu (14/05/2025) sekitar pukul 04.00 WIB. Longsor menyebabkan sebagian pondasi bawah jalan cor sepanjang kurang lebih 100 meter amblas. Kondisi jalan menggantung dan membahayakan kendaraan, khususnya roda empat. Kapolsek Sooko, AKP Moh. […]

    Bagikan
  • Lutung Jawa Tersengat Listrik di Ngawi, Alami Luka Bakar Parah

    Lutung Jawa Tersengat Listrik di Ngawi, Alami Luka Bakar Parah

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seekor lutung jawa betina yang merupakan satwa dilindungi ditemukan dalam kondisi kritis setelah tersengat listrik bertegangan tinggi di Desa Ngawi Purba, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi. Luka bakar terlihat jelas pada bagian pantat dan kedua telapak kakinya, membuat hewan tersebut lemah tak berdaya. Warga setempat mengaku dikejutkan suara keras dari arah jaringan […]

    Bagikan
  • Singkong Jadi Dimsum? Inovasi Lokal Yang Menculik Perhatian

    Singkong Jadi Dimsum? Inovasi Lokal Yang Menculik Perhatian

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Di tengah berkembangnya tren kuliner modern saat ini, Mahasiswa Kelas 5C Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI Madiun mampu menghadirkan sebuah gagasan inovatif melalui produk Kong’s Dimsum. Inovasi ini lahir dari proyek mata kuliah Manajemen Inovasi dan Kreativitas dengan dosen pengampu mata kuliah bapak Hendra Setiawan, S.E., M.M. yang mendorong […]

    Bagikan
expand_less