Berita Terkini
Trending Tags

Kursi Plt Ketua DPRD Magetan Masih Kosong, Tunggu Usulan dari PKB

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • visibility 206
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sekretariat DPRD Magetan tunggu surat resmi dari PKB. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Proses penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Magetan hingga kini masih menunggu keputusan dan usulan resmi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sebagai partai yang memiliki kursi Ketua DPRD, PKB memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa anggota fraksinya yang akan ditunjuk sebagai Plt Ketua DPRD.

Plt Sekretaris DPRD Magetan, Yok Sujarwadi, menjelaskan bahwa mekanisme pengusulan Plt Ketua DPRD sepenuhnya menjadi ranah internal partai. Hingga saat ini, Sekretariat DPRD belum menerima surat resmi dari PKB terkait nama yang akan diusulkan.

“Belum ada surat dari Partai PKB yang masuk ke pimpinan DPRD terkait usulan Plt Ketua DPRD. Kemungkinan dalam waktu dekat akan ada, namun sampai sekarang belum kami terima,” ujarnya.

Menurut Yok, status kepemimpinan yang akan diisi nantinya juga masih bersifat pelaksana tugas. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap proses hukum yang masih dijalani Ketua DPRD Magetan definitif yang berasal dari Fraksi PKB.

Ia menjelaskan, setelah masa penahanan Ketua DPRD definitif melewati 30 hari kerja, partai politik pengusung memiliki hak untuk mengusulkan salah satu anggota fraksinya sebagai pelaksana tugas. Namun demikian, tidak ada ketentuan yang mengatur batas waktu pengajuan usulan tersebut.

“Tidak ada batas waktu kapan harus mengusulkan. Setelah memenuhi ketentuan yang ada, partai bisa langsung mengajukan. Karena ini menjadi kewenangan partai, tentu keputusan harus melalui pembahasan secara berjenjang mulai dari tingkat DPC, DPW hingga DPP,” jelasnya.

Kondisi tersebut membuat kursi pimpinan DPRD Magetan dari unsur PKB masih belum terisi oleh pelaksana tugas. Meski demikian, aktivitas kelembagaan DPRD tetap berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

Terkait kemungkinan adanya proses Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD yang tengah menghadapi persoalan hukum, Yok mengaku hingga kini belum menerima informasi maupun pemberitahuan resmi.

“Sampai saat ini belum ada informasi terkait PAW,” katanya.

Dengan belum adanya usulan dari PKB, publik masih menantikan keputusan partai mengenai sosok yang akan ditunjuk untuk mengisi posisi Plt Ketua DPRD Magetan guna memastikan fungsi kepemimpinan lembaga legislatif tetap berjalan optimal. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Thariq Megah Lakukan Perlawanan Hukum Atas Dakwaan, Maidi dan Rochim Pilih Ke Tahap Pembuktian

    Thariq Megah Lakukan Perlawanan Hukum Atas Dakwaan, Maidi dan Rochim Pilih Ke Tahap Pembuktian

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 612
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Terdakwa perkara dugaan korupsi, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Thariq Megah memilih langkah berbeda usai menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Kamis (11/6/2026). Setelah mendengarkan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Thariq melalui kuasa hukumnya […]

    Bagikan
  • Petani di Ngawi Tewas di Dalam Sumur Sawah, Diduga Terpeleset Saat Nyalakan Pompa Air

    Petani di Ngawi Tewas di Dalam Sumur Sawah, Diduga Terpeleset Saat Nyalakan Pompa Air

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, digemparkan dengan penemuan jasad seorang petani di dalam sumur sawah miliknya, Kamis (16/4/2026) malam. Korban diketahui bernama Muchlas (68), warga setempat. Korban pertama kali ditemukan oleh anak perempuannya, Aprilia (16), sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, Aprilia tengah mencari ayahnya yang sejak […]

    Bagikan
  • Gudang Penyimpanan Rosok di Ponorogo Terbakar, Damkar Sempat Kewalahan Padamkan Api

    Gudang Penyimpanan Rosok di Ponorogo Terbakar, Damkar Sempat Kewalahan Padamkan Api

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Bekas gudang penyimpanan rosok di Jalan Brigjen Katamso Gang 1, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terbakar pada Selasa (25/8/2026) petang. Banyaknya material mudah terbakar dan hembusan angin kencang membuat api cepat membesar. Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.45 WIB di gudang milik Muammar Qadafi (30) tersebut. Material yang terbakar […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Ajukan 1.412 PPPK Paruh Waktu, Masuki Tahap Verval Formasi

    Pemkot Madiun Ajukan 1.412 PPPK Paruh Waktu, Masuki Tahap Verval Formasi

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun resmi mengajukan sebanyak 1.412 tenaga honorer untuk diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Pengajuan ini menindaklanjuti SK Menpan RB Nomor 16 Tahun 2025 tentang PPPK Paruh Waktu. Kepala BKPSDM Kota Madiun, Haris Rahmanudin, menjelaskan bahwa proses saat ini masih berada di tahap verifikasi […]

    Bagikan
  • Bupati Sugiri Sampaikan LKPJ, DPRD Ponorogo Bentuk Pansus Evaluasi

    Bupati Sugiri Sampaikan LKPJ, DPRD Ponorogo Bentuk Pansus Evaluasi

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kinerja Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko selama setahun dievaluasi oleh DPRD setempat. Dalam sidang paripurna yang digelar di Kantor Bappeda Ponorogo, Senin (24/03/2025), Bupati Sugiri menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2024. Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno menegaskan bahwa bulan Maret ini merupakan batas akhir penyerahan LKPJ bupati. Setelah […]

    Bagikan
  • Dugaan Korupsi Kolam Renang Sukosari Masuk Tahap Penyidikan, Tapi Belum Ada Tersangka

    Dugaan Korupsi Kolam Renang Sukosari Masuk Tahap Penyidikan, Tapi Belum Ada Tersangka

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun terus mendalami kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kolam renang di Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan. Meski telah memasuki tahap penyidikan, Kejari belum menetapkan satu pun tersangka dalam perkara ini. “Masih dalam proses penyidikan. Kami mohon dukungan semua pihak agar kasus ini segera tuntas,” ujar Kasi Pidana […]

    Bagikan
expand_less