Berita Terkini
Trending Tags

225 Jemaah Haji Kota Madiun Pulang dengan Tangis Haru, Satu Jemaah Masih Dirawat di Jeddah

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • visibility 213
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jemaah haji Kota Madiun tiba usai tunaikan ibadah haji. (7/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Tangis haru, pelukan hangat, dan senyum penuh syukur mewarnai kedatangan ratusan jemaah haji Kota Madiun di Asrama Haji Kota Madiun, Minggu (7/6/2026) dini hari. Sebanyak 225 jemaah yang tergabung dalam Kloter SUB-22 akhirnya kembali ke tanah air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Lima armada bus yang membawa para jemaah dari Asrama Haji Sukolilo Surabaya tiba di Kota Madiun dan langsung disambut keluarga yang telah menanti sejak malam. Momen pertemuan kembali itu berlangsung penuh emosional setelah lebih dari sebulan berpisah. Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, bersama jajaran Forkopimda turut hadir menyambut kepulangan para tamu Allah tersebut. Suasana haru semakin terasa saat para jemaah melaksanakan sujud syukur dan doa bersama atas kelancaran ibadah haji.

Salah satu jemaah asal Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Djatmiko, mengungkapkan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang matang.

“Pada prinsipnya ibadah haji itu memang harus betul-betul dipersiapkan, baik fisik maupun mental. Terutama saat menghadapi puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” ujarnya.

Menurutnya, para jemaah juga harus belajar beradaptasi dengan berbagai kondisi selama berada di Tanah Suci. Kebiasaan yang biasa dinikmati di rumah harus disesuaikan dengan situasi di lokasi ibadah yang dipadati jutaan umat Muslim dari berbagai negara.

Meski demikian, Djatmiko menilai pelayanan haji tahun ini berjalan sangat baik, khususnya dalam hal konsumsi. Ia mengaku tidak menemukan kendala terkait ketersediaan makanan selama menjalani ibadah.

“Alhamdulillah konsumsi sangat bagus. Tidak ada kekurangan makanan. Saat Armuzna pun sudah disiasati dengan makanan siap saji sehingga kebutuhan jemaah tetap terpenuhi,” katanya.

Cuaca ekstrem yang mencapai lebih dari 40 derajat Celsius juga menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi jemaah lanjut usia. Karena itu, ia memilih memprioritaskan ibadah wajib dan mengurangi aktivitas sunah agar kondisi fisik tetap terjaga.

Sementara itu, Kepala Kementerian Haji Kota Madiun, Datik Ardiyah, menjelaskan proses kepulangan jemaah tahun ini berlangsung lebih cepat berkat sistem pemeriksaan Imigrasi yang telah terintegrasi secara digital.

“Sekarang sudah ada alat yang mendeteksi secara otomatis sehingga tidak perlu pemeriksaan paspor secara manual di Asrama Haji Sukolilo. Prosesnya jauh lebih cepat,” jelasnya.

Datik juga memastikan seluruh jemaah yang tiba di Kota Madiun dalam kondisi sehat. Meski demikian, para jemaah tetap diimbau memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala flu atau batuk dalam beberapa hari ke depan.

Image Not Found
Suasana haru sambut kepulangan jemaah haji Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

“Alhamdulillah semuanya sehat. Tidak ada yang sampai harus dirawat. Bahkan yang kondisinya sedikit lelah pun tetap memilih naik bus bersama rombongan,” ujarnya.

Dari total 227 jemaah yang berangkat ke Tanah Suci, sebanyak 225 orang telah kembali ke Kota Madiun. Satu jemaah atas nama DJurianto meninggal dunia di Makkah, sementara satu jemaah lainnya, Yetty, masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Amir Abbas, Jeddah.

Menurut Datik, kondisi yang bersangkutan kini terus menunjukkan perkembangan positif. Saat ini ia sudah mulai bisa diajak berkomunikasi meskipun masih menggunakan isyarat.

“Kami mohon doa masyarakat Kota Madiun agar Bu Yeti segera sembuh dan dapat dipulangkan bersama kloter berikutnya,” katanya.

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menghimbau kepada para jemaah untuk memperbanyak istirahat setelah perjalanan panjang dari Arab Saudi. Ia juga berharap nilai-nilai dan pengalaman spiritual yang diperoleh selama berhaji dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang terpenting sekarang istirahat yang cukup. Kemudian apa yang sudah didapat selama menjalankan ibadah haji bisa diterapkan di tengah masyarakat Kota Madiun,” ujarnya.

Kepulangan para jemaah haji tahun ini bukan hanya menjadi akhir dari sebuah perjalanan panjang menuju Baitullah, tetapi juga awal dari pengabdian baru sebagai haji dan hajah yang diharapkan membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPW Komnas PPLH Soroti Kerusakan Hutan Lindung di Ponorogo, DPD Diminta Segera Bertindak

    DPW Komnas PPLH Soroti Kerusakan Hutan Lindung di Ponorogo, DPD Diminta Segera Bertindak

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kerusakan hutan lindung di Kabupaten Ponorogo menjadi sorotan utama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Komite Nasional Pemanfaatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup (Komnas PPLH) Jawa Timur. Sorotan itu disampaikan saat pelantikan pengurus DPD Komnas PPLH Ponorogo di Pendopo Pemkab, Senin (24/11/2025). Ketua DPW Komnas PPLH Jawa Timur, Agus Widjiono, menegaskan bahwa pihaknya mendapati […]

    Bagikan
  • Santri Tenggelam Saat Mandi di Bengawan Solo, Ibu Korban Menangis Histeris

    Santri Tenggelam Saat Mandi di Bengawan Solo, Ibu Korban Menangis Histeris

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang santri Pondok Pesantren Miftahul Jannah, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Bengawan Solo pada Kamis (11/6/2026) sore. Korban bernama Muhamad Maulana Rifai (14), warga Desa Mlale, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Peristiwa tersebut terjadi saat korban bersama 13 rekan sesama santri mandi di Sungai […]

    Bagikan
  • Noah Angkat Pesona Alam Ponorogo Lewat Project Side/B

    Noah Angkat Pesona Alam Ponorogo Lewat Project Side/B

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pesona alam Bumi Reog kembali menjadi sorotan nasional. Kali ini giliran grup band Noah yang mempromosikan keindahan Ponorogo melalui project Side/B di kanal YouTube resmi mereka, NOAH OFFICIAL. Dalam episode ketujuh berjudul NOAH SIDE/B – Sally Sendiri (Eps. 7 Watu Semaur, Ponorogo), Ariel, Lukman, dan David menjelajahi dua destinasi wisata. Mereka […]

    Bagikan
  • Tradisi Methik Masyarakat Adat Desa Glinggang Jelang Panen Raya

    Tradisi Methik Masyarakat Adat Desa Glinggang Jelang Panen Raya

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Desa Glinggang, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Jumat (22/8/2025) menggelar tradisi Methik Pari atau panen padi di hamparan sawah desa setempat. Acara yang sudah digelar sembilan kali ini menjadi wujud syukur masyarakat atas melimpahnya hasil panen. Sejak pagi, ratusan warga tampak membawa tumpeng dan ingkung menuju Balai Desa Glinggang. Setidaknya tercatat […]

    Bagikan
  • UMK Magetan 2026 Dipastikan Naik, Kapan Angka Resminya Diumumkan?

    UMK Magetan 2026 Dipastikan Naik, Kapan Angka Resminya Diumumkan?

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 482
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mengonfirmasi bahwa Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2026 akan mengalami kenaikan. Kepastian ini muncul setelah rapat dewan pengupahan digelar oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Magetan bersama unsur Forkopimda, perwakilan pengusaha, serta organisasi buruh dan pekerja. Kepala Disnaker Magetan, Arief Ridwan, menyampaikan bahwa kenaikan tersebut merupakan tindak lanjut dari […]

    Bagikan
  • Warga Ngawi Bongkar Diduga Makam Palsu Wali Lima

    Warga Ngawi Bongkar Diduga Makam Palsu Wali Lima

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Warga yang tergabung dalam Perjuangan Wali Songo Indonesia (PWI) Ngawi melakukan pembongkaran terhadap lima makam yang selama ini dikenal sebagai makam Wali Lima. Pembongkaran dilakukan karena makam tersebut dinilai tidak memiliki bukti sejarah yang jelas dan bisa menyesatkan banyak orang. Pembongkaran makam dengan pengawalan pihak kepolisian berlangsung di Desa Guyung, Kecamatan […]

    Bagikan
expand_less