Berita Terkini
Trending Tags

225 Jemaah Haji Kota Madiun Pulang dengan Tangis Haru, Satu Jemaah Masih Dirawat di Jeddah

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • visibility 255
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jemaah haji Kota Madiun tiba usai tunaikan ibadah haji. (7/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Tangis haru, pelukan hangat, dan senyum penuh syukur mewarnai kedatangan ratusan jemaah haji Kota Madiun di Asrama Haji Kota Madiun, Minggu (7/6/2026) dini hari. Sebanyak 225 jemaah yang tergabung dalam Kloter SUB-22 akhirnya kembali ke tanah air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Lima armada bus yang membawa para jemaah dari Asrama Haji Sukolilo Surabaya tiba di Kota Madiun dan langsung disambut keluarga yang telah menanti sejak malam. Momen pertemuan kembali itu berlangsung penuh emosional setelah lebih dari sebulan berpisah. Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, bersama jajaran Forkopimda turut hadir menyambut kepulangan para tamu Allah tersebut. Suasana haru semakin terasa saat para jemaah melaksanakan sujud syukur dan doa bersama atas kelancaran ibadah haji.

Salah satu jemaah asal Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Djatmiko, mengungkapkan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang matang.

“Pada prinsipnya ibadah haji itu memang harus betul-betul dipersiapkan, baik fisik maupun mental. Terutama saat menghadapi puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” ujarnya.

Menurutnya, para jemaah juga harus belajar beradaptasi dengan berbagai kondisi selama berada di Tanah Suci. Kebiasaan yang biasa dinikmati di rumah harus disesuaikan dengan situasi di lokasi ibadah yang dipadati jutaan umat Muslim dari berbagai negara.

Meski demikian, Djatmiko menilai pelayanan haji tahun ini berjalan sangat baik, khususnya dalam hal konsumsi. Ia mengaku tidak menemukan kendala terkait ketersediaan makanan selama menjalani ibadah.

“Alhamdulillah konsumsi sangat bagus. Tidak ada kekurangan makanan. Saat Armuzna pun sudah disiasati dengan makanan siap saji sehingga kebutuhan jemaah tetap terpenuhi,” katanya.

Cuaca ekstrem yang mencapai lebih dari 40 derajat Celsius juga menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi jemaah lanjut usia. Karena itu, ia memilih memprioritaskan ibadah wajib dan mengurangi aktivitas sunah agar kondisi fisik tetap terjaga.

Sementara itu, Kepala Kementerian Haji Kota Madiun, Datik Ardiyah, menjelaskan proses kepulangan jemaah tahun ini berlangsung lebih cepat berkat sistem pemeriksaan Imigrasi yang telah terintegrasi secara digital.

“Sekarang sudah ada alat yang mendeteksi secara otomatis sehingga tidak perlu pemeriksaan paspor secara manual di Asrama Haji Sukolilo. Prosesnya jauh lebih cepat,” jelasnya.

Datik juga memastikan seluruh jemaah yang tiba di Kota Madiun dalam kondisi sehat. Meski demikian, para jemaah tetap diimbau memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala flu atau batuk dalam beberapa hari ke depan.

Image Not Found
Suasana haru sambut kepulangan jemaah haji Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

“Alhamdulillah semuanya sehat. Tidak ada yang sampai harus dirawat. Bahkan yang kondisinya sedikit lelah pun tetap memilih naik bus bersama rombongan,” ujarnya.

Dari total 227 jemaah yang berangkat ke Tanah Suci, sebanyak 225 orang telah kembali ke Kota Madiun. Satu jemaah atas nama DJurianto meninggal dunia di Makkah, sementara satu jemaah lainnya, Yetty, masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Amir Abbas, Jeddah.

Menurut Datik, kondisi yang bersangkutan kini terus menunjukkan perkembangan positif. Saat ini ia sudah mulai bisa diajak berkomunikasi meskipun masih menggunakan isyarat.

“Kami mohon doa masyarakat Kota Madiun agar Bu Yeti segera sembuh dan dapat dipulangkan bersama kloter berikutnya,” katanya.

Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menghimbau kepada para jemaah untuk memperbanyak istirahat setelah perjalanan panjang dari Arab Saudi. Ia juga berharap nilai-nilai dan pengalaman spiritual yang diperoleh selama berhaji dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang terpenting sekarang istirahat yang cukup. Kemudian apa yang sudah didapat selama menjalankan ibadah haji bisa diterapkan di tengah masyarakat Kota Madiun,” ujarnya.

Kepulangan para jemaah haji tahun ini bukan hanya menjadi akhir dari sebuah perjalanan panjang menuju Baitullah, tetapi juga awal dari pengabdian baru sebagai haji dan hajah yang diharapkan membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Dugaan Penyebab Truk Boks Tabrak Bus Sumber Selamat Yang Mogok di Madiun

    Ini Dugaan Penyebab Truk Boks Tabrak Bus Sumber Selamat Yang Mogok di Madiun

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Nasional Madiun–Surabaya, tepatnya di Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Selasa (7/4/2026) siang. Sebuah truk boks menabrak bus AKAP yang tengah mogok di bahu jalan. Sopir truk dilaporkan meninggal dunia di lokasi. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.40 WIB saat truk melaju dari arah timur menuju […]

    Bagikan
  • Wisatawan Serbu Telaga Sarangan, Kunjungan Tembus 12 Ribu Orang dalam Sehari

    Wisatawan Serbu Telaga Sarangan, Kunjungan Tembus 12 Ribu Orang dalam Sehari

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Memasuki masa libur sekolah, kawasan wisata Telaga Sarangan di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, dipadati ribuan wisatawan. Lonjakan jumlah pengunjung yang terjadi sejak dua hari terakhir menyebabkan arus lalu lintas menuju objek wisata andalan Jawa Timur tersebut mengalami kemacetan panjang. Pada Minggu (5/7/2026) siang, antrean kendaraan terlihat mengular mulai dari kawasan Kebun […]

    Bagikan
  • Pelempar Bom Molotov di DPRD Kota Madiun Vical Ardiyansyah Turner Didakwa Pasal 187 KUHP

    Pelempar Bom Molotov di DPRD Kota Madiun Vical Ardiyansyah Turner Didakwa Pasal 187 KUHP

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus pelemparan bom molotov di depan Gedung DPRD Kota Madiun memasuki sidang perdana. Terdakwa Vical putra Ardiyansyah Turner alias Londo menjalani sidang dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Kota Madiun, Rabu (12/11/2025). Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Rahmi Dwi Astuti tersebut berlangsung sekitar 30 […]

    Bagikan
  • Tersangka Korupsi BPR Kota Madiun Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp. 8,7 Miliar

    Tersangka Korupsi BPR Kota Madiun Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp. 8,7 Miliar

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi di Perumda BPR Kota Madiun memasuki babak baru. Pada Jumat (14/11/2025), satu tersangka resmi diserahkan penyidik Polres Madiun Kota kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun. Tersangka Candra Wiyono (35), warga Jalan Gajah Mada, Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo Kota Madiun menjabat sebagai Account Officer (AO) […]

    Bagikan
  • Bantuan Rp3 Juta per RT Mulai Disalurkan di Magetan, Sasar 4.061 RT Desa

    Bantuan Rp3 Juta per RT Mulai Disalurkan di Magetan, Sasar 4.061 RT Desa

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan resmi meluncurkan penyaluran bantuan keuangan sebesar Rp3 juta untuk setiap Rukun Tetangga (RT) melalui Program Guyub Rukun. Program yang menjadi salah satu janji politik Bupati dan Wakil Bupati Magetan tersebut mulai direalisasikan secara bertahap pada akhir Juni 2026. Peluncuran program dilakukan bersamaan dengan dimulainya penyaluran bantuan kepada […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Ubah Pasar Pahingan Jadi Sentra UMKM, Pasar Hewan Kemana ?

    Pemkab Magetan Ubah Pasar Pahingan Jadi Sentra UMKM, Pasar Hewan Kemana ?

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, berencana mengubah fungsi Pasar Pahingan atau Pasar Hewan Maospati menjadi pusat kuliner dan UMKM (foodcourt). Langkah ini dilakukan guna mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut serta mendukung aktivitas perguruan tinggi yang berada tidak jauh dari lokasi pasar. Rencana tersebut disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati […]

    Bagikan
expand_less