Berita Terkini
Trending Tags

Nyalakan Lilin di Saat Mati Listrik, Ruang Makan Lansia di Kota Madiun Hangus Terbakar

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 353
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Api berhasil dipadamkan, tidak ada korban jiwa. (10/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Sebuah rumah milik Suparti (68), warga Jalan Indragiri Gang II, Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Kota Madiun, mengalami kebakaran pada Rabu (10/6/2026) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski satu ruangan di dalam rumah hangus terbakar.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kota Madiun, Gamal Arfan Afandi, menjelaskan kebakaran diduga dipicu oleh lilin yang dinyalakan saat terjadi pemadaman listrik.

“Kronologisnya tadi sebenarnya mati lampu. Penghuni rumah menyalakan lilin di atas meja kayu tanpa alas. Setelah itu ditinggal keluar rumah,” ujar Gamal.

Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 21.19 WIB. Warga yang mengetahui adanya api langsung menghubungi Damkar sehingga petugas segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Akibat kejadian tersebut, satu ruangan yang difungsikan sebagai ruang makan terbakar. Namun, berkat penanganan cepat petugas, api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke ruangan lainnya.

“Tidak ada korban. Yang terbakar satu ruangan, yaitu ruang makan. Tadi begitu kebakaran, warga langsung melapor ke Damkar,” katanya.

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi kendala akses menuju lokasi. Mobil pemadam tidak dapat masuk hingga depan rumah karena kondisi gang yang sempit.

“Kendala kami hanya bisa masuk sampai ujung jalan. Selanjutnya petugas harus menarik selang lebih dari 100 meter menuju titik kebakaran,” jelas Gamal.

Untuk menangani insiden tersebut, Damkar Kota Madiun menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran. Selain itu, satu unit mobil suplai air dari BPBD serta relawan ambulans juga dikerahkan ke lokasi.

Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 22 menit. Berkat respons cepat petugas dan warga, kebakaran tidak meluas ke bagian rumah lainnya maupun bangunan di sekitarnya.

Gamal mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, terutama menjelang musim kemarau yang identik dengan kondisi cuaca lebih kering.

“Bahaya kebakaran bisa terjadi di mana saja dan kapan saja dengan berbagai penyebab. Apalagi sudah memasuki musim kemarau panjang. Jika ada bahan-bahan yang mudah terbakar, masyarakat harus lebih berhati-hati,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSHT Pusat Madiun Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp. 4 Miliar Lebih Untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh

    PSHT Pusat Madiun Salurkan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp. 4 Miliar Lebih Untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bantuan kemanusiaan untuk para korban terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh terus mengalir. Seperti pemberangkatan bantuan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun pada Minggu (14/12/2025) di Padepokan Graha Krida Budaya Jalan Merak Kota Madiun. Total bantuan kemanusiaan senilai Rp. 4 miliar […]

    Bagikan
  • Pasar Murah Polres Magetan Diserbu Warga, Harga Sembako Lebih Murah dari Pasar photo_camera 2

    Pasar Murah Polres Magetan Diserbu Warga, Harga Sembako Lebih Murah dari Pasar

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gelaran pasar murah oleh Polres Magetan mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Sejak pagi, ratusan warga, didominasi ibu rumah tangga, langsung menyerbu stand sembako yang dibanderol lebih rendah dibanding harga pasar. Sudarwati, salah satu warga yang ikut berbelanja, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia menyebut selisih harga cukup signifikan dibanding […]

    Bagikan
  • Sakit, Mbok Yem Turun Lebih Awal dari Gunung Lawu

    Sakit, Mbok Yem Turun Lebih Awal dari Gunung Lawu

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Bagi pendaki di Gunung Lawu pada Ramadhan tahun ini akan terasa berbeda. Pasalnya, Mbok Yem memilih turun dari Gunung Lawu lebih awal. Biasanya, Mbok Yem baru turun menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dari foto dan video yang beredar di media sosial, Mbok Yem atau Wakiyem nampak ditandu oleh beberapa orang […]

    Bagikan
  • Razia Gabungan di Kota Madiun, Banyak Kendaraan Kena Tilang karena Pajak Mati

    Razia Gabungan di Kota Madiun, Banyak Kendaraan Kena Tilang karena Pajak Mati

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Petugas gabungan dari Satlantas Polres Madiun Kota bersama Jasa Raharja, Dinas Perhubungan Kota Madiun dan Badan Pendapatan Daerah Kota Madiun menggelar razia kendaraan bermotor di Jalan Jawa, Kota Madiun, Kamis (21/5/2026). Petugas tampak memeriksa kelengkapan kendaraan yang melintas. Sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat diarahkan ke tepi jalan untuk […]

    Bagikan
  • Masih Banyak Pelanggaran, Pemkot Madiun Gerak Cepat Tertibkan Reklame Liar

    Masih Banyak Pelanggaran, Pemkot Madiun Gerak Cepat Tertibkan Reklame Liar

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperketat penertiban reklame yang tidak berizin. Hal ini ditegaskan dalam rapat koordinasi lintas OPD yang melibatkan DPMPTSP, Kominfo, Bapenda, dan Dinas Pekerjaan Umum. Kepala DPMPTSP Kota Madiun, Sumarno, menjelaskan bahwa pihaknya bersama tim telah melakukan serangkaian survei lapangan sepanjang Oktober 2025. Dari hasil pengecekan yang dilakukan […]

    Bagikan
  • Penemuan 35 Kg Sabu-Sabu Gegerkan Warga Perairan Masalembu Sumenep

    Penemuan 35 Kg Sabu-Sabu Gegerkan Warga Perairan Masalembu Sumenep

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Sumenep – Penemuan mengejutkan menggegerkan warga di perairan sekitar Desa Sukajeruk Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep pada Jumat (30/05/2025). Empat nelayan secara tak sengaja menemukan drum mencurigkan. Lantaran penasaran, mereka lantas membawanya ke daratan. Setelah dibuka, drum tersebut berisi karung yang didalamnya terdapat bungkusan plastik mencurigakan diduga narkotika. Sontak saja, beberapa warga langsung mendatangi […]

    Bagikan
expand_less