
Sinergia | Kota Madiun – Ratusan ribu penumpang memanfaatkan moda transportasi kereta api di wilayah KAI Daop 7 Madiun pada Masa Angkutan Nataru 2025/2026. Sejak 18-26 Desember 2025, jumlah penumpang yang terlayani mencapai 176.897 orang. Sebagai rincian, 83.048 penumpang naik dan 93.849 penumpang turun.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan puncak penumpang tercatat pada Jumat (26/12/2025), dimana Daop 7 Madiun melayani total 20.944 pelanggan. Jumlah itu terdiri dari 10.468 pelanggan berangkat (naik) dan 10.476 pelanggan tiba (turun) di stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun.
“Itu melampaui jumlah tertinggi sebelumnya pada Rabu, 24 Desember 2025 yang mencatat sebanyak 10.405 pelanggan berangkat,” jelas Tohari saat dikonfirmasi Sabtu (27/12/2025).
Sementara itu, pantauan pada Sabtu pagi, Stasiun Madiun masih mendominasi pergerakan penumpang di wilayah Daop 7 Madiun. Tercatat penumpang di Stasiun Madiun yang berangkat 3.141 pelanggan dan tiba 3.604 pelanggan. Disusul Stasiun Kediri dengan 1.302 pelanggan berangkat dan 1.311 pelanggan yang tiba.

“Berdasarkan data hingga pukul 11.00 WIB pada Sabtu (27/12/2025), Daop 7 Madiun telah melayani 8.272 pelanggan berangkat dan 8.836 pelanggan tiba. Angka ini bersifat dinamis dan masih akan terus bertambah seiring penjualan tiket yang masih berlangsung,” terangnya.
Sementara, lima kereta api dengan okupansi tertinggi di wilayah Daop 7 Madiun selama masa Angkutan Nataru diantaranya KA Kahuripan, KA Brantas Tambahan, KA Brantas, KA Singasari dan KA Bangunkarta. Saat ini, sisa tempat duduk Angkutan Nataru dari wilayah Daop 7 Madiun masih tersedia sebanyak 1.357 tempat duduk.
“Masih tersedia tiket untuk Masa Angkutan Nataru tahun ini. Juga diskon sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi komersial serta diskon 25 persen untuk kelas eksekutif masih bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Tohari.
KAI mengingatkan kepadatan lalu lintas menuju stasiun di momen libur Nataru harus diperhatikan oleh calon penumpang. Jangan sampai calon penumpang KA terlambat masuk ke Stasiun di wilayah KAI Daop 7 Madiun. “Kami mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu keberangkatan dari rumah dan tiba di stasiun lebih awal agar tidak tertinggal kereta api,” pungkasnya.(Kris).