Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Bengawan Solo
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 32
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ngawi – Warga Desa Watualang, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang mengapung di aliran Sungai Bengawan Solo, Minggu (15/2/2026) siang. Penemuan tersebut pertama kali dilihat oleh seorang warga yang sedang memancing di tepi sungai, sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak berwenang.
Rekaman video warga memperlihatkan tubuh perempuan itu dalam kondisi mengambang, hanya mengenakan celana selutut bermotif bunga. Temuan tersebut membuat warga segera menghubungi petugas untuk dilakukan penanganan.
Petugas gabungan dari TNI-Polri, Damkar, BPBD, dan SAR dikerahkan ke lokasi menggunakan dua perahu karet. Mereka membagi tugas pencarian—satu tim menyusuri aliran ke arah Bojonegoro, sedangkan tim lain bergerak ke arah Desa Watualang, titik pertama kali mayat terlihat mengambang.
Upaya pencarian berlanjut hingga akhirnya jasad perempuan tersebut ditemukan di sekitar barat Jembatan Ngunengan, wilayah Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi. Kondisi jasad sudah mengalami pembusukan, dengan perkiraan usia korban sekitar 60 tahun.

Setelah dievakuasi ke tepi sungai, jasad kemudian dibawa ke wilayah Desa Ngawi Purba sebelum dipindahkan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Seorang petugas lapangan, Broto Sanjoyo, mengatakan bahwa laporan warga langsung ditanggapi dengan pengecekan di lokasi.
“Setelah menerima laporan adanya mayat terapung, kami segera melakukan pengecekan dan terbukti informasinya benar. Korban menggunakan celana yang menunjukkan ciri-ciri perempuan,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Ngawi Kota AKP Jais Bintoro menjelaskan bahwa evakuasi dilakukan bersama tim gabungan. “Kami bergerak bersama petugas gabungan mengevakuasi jasad tersebut. Dari ciri-ciri awal, korban adalah perempuan berusia sekitar 50 hingga 60 tahun. Selanjutnya jenazah kami bawa ke RSUD Ngawi,” tuturnya.
Setelah proses identifikasi awal di lokasi, jenazah segera dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke Polsek Ngawi Kota guna mempermudah proses identifikasi lebih lanjut. (Nan)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Arrachmando


